
Semua mata tertuju kepada Tian Du dan berharap kalau dia bisa memberitahu mereka semua tentang Pemadatan Jiwa Muridnya. Terlebih Dao yang digunakan Xiao Yuan hampir mirip dengan milik Tian Du, namun entah mengapa Sun Ronghua merasakan perasaan yang berbeda dan merasa jauh lebih dalam.
Tian Du menghela nafas dan berkata, "Jika itu masalah Dao yang dia gunakan maka aku yang memberikannya. Namun Dao masih belum lengkap dan aku hanya mampu mempelajari seperempat, entah berapa banyak Anak itu mendapatkan pencerahan Dao Harmonisasi mungkin setelah melihatnya nanti aku akan tahu."
Sun Sie mengangguk dan berkata, "Lalu bagaimana dengan pemadatan Jiwanya, Putriku ini sudah melihat banyak Jenius di Istana. Namun jika hal ini membuatnya terkejut maka seharusnya Pemadatan Jiwanya tidak sederhana !"
"Jiwa Gagak Emas berkaki tiga dan itu sudah berevolusi." Jawab Tian Du dengan santai.
Mereka semua baru mendengar Bentuk Jiwa seperti ini. Gagak Emas berkaki tiga tidak ada sama sekali bahkan di Wilayah Leluhur, harusnya ini adalah sesuatu yang sudah diluar pemahaman mereka.
Tian Du dengan santai berkata, "Awalnya aku juga memiliki pemikiran yang sama dengan kalian, namun aku dapat mengukurnya. Jiwa Gagak Emas berkaki tiga memiliki level yang hampir menyamai Binatang Suci, ketika Xiao Yuan menerobos Tingkat Saint dan Bentuk Jiwanya berevolusi sekali lagi. Maka hasilnya keberadaan Jiwa Gagak Emas berkaki tiga akan menandingi kelima Binatang Suci atau mungkin melebihinya."
__ADS_1
Tian Du melanjutkan, "Pangeran Iblis hanya memiliki Jiwa Pohon Kegelapan yang diturunkan turun temurun dari Generasi Ras Iblis. Bahkan jika itu Jiwa Leluhur Pulau Melayang, mereka tidak layak untuk disandingkan dengan Jiwa Gagak Emas berkaki tiga."
Sun Ronghua sangat setuju dengan hal ini, hanya mereka yang melihatnya langsung akan tahu seberapa menakutkannya tekannya. Dirinya juga sangat senang karena Putrinya tidak melirik Pria yang salah.
Abaikan soal latar belakangnya yang berasal dari Dunia yang rendah, potensi dan ambisinya sangat layak untuk menjadi Suami Jia Yie. Mungkin dimasa depan dia dapat mewarisi kehendak Kaisar Bergelar dari Suaminya.
Semua orang sangat terkejut dan harus lebih memperhatikan Xiao Yuan, dia adalah Kultivator Ras Manusia yang memiliki kualifikasi dalam memperebutkan Tahta Kaisar Bergelar dimasa depan.
Terlebih keseimbangan antar ketiga Ras harus terus dijaga, Putra Dewa memang memiliki bakat yang bagus dan mendapatkan warisan dari Leluhur Pulau Melayang. Namun mereka masih tetap tidak bisa disandingkan dengan Jenius yang sebenarnya.
Gelar Kaisar harus seimbang dan karena itulah Ras Iblis dan Manusia memiliki dua. Sedangkan Ras Monster hanya menyembah Binatang Suci sebagai tuannya dan tidak mendambakan Gelar Kaisar, demi keseimbangan inilah agar tidak terjadinya perang dalam perebutan Kaisar Bergelar.
__ADS_1
....
Disisi lain Xiao Yuan duduk ditangga depan ruangannya, Xiao Yuan melihat kearah langit cerah dan sedikit penasaran dengan keberadaan Lei Yun Ting saat ini.
Lei Yun Ting pergi ke Wilayah Leluhur lebih awal darinya dan Xiao Yuan sangat ingin bertemu dengannya. Sekuat apa Lei Yun Ting sekarang membuatnya sangat penasaran, mungkin dirinya yang sekarang bukan tandingan bagi Lei Yun Ting.
Xiao Yuan menyipitkan matanya dan merasakan hawa keberadaan seseorang yang memasuki Puncak Harmonisasi. Setelah beberapa waktu seorang Pria yang berasal dari Puncak Pedang menyapa Xiao Yuan.
"Salam Saudara... maafkan ketidaksopananku karena datang tanpa permisi, karena tidak ada Murid ataupun Penjaga diluar aku berinisiatif untuk masuk sendiri. Namaku adalah Gou Che dan berasal dari Puncak Pedang." Kata Gou Che dengan rasa hormat.
"Maafkan aku karena tidak bisa menyambut Saudara Gou Che dengan baik, tempat ini memang sangat sunyi dan aku adalah satu-satunya Murid disini. Ngomong-ngomong apa yang Saudara Gou Che butuhkan dariku, atau kedatanganmu kali ini untuk mencari Tetua Tian Du ?" Tanya Xiao Yuan dengan sopan.
__ADS_1
"Saya disini hanya sebagai pembawa pesan dari Putra Dewa peringkat keenam Die Yao, beliau bermaksud untuk mengundang Saudara untuk bergabung dengan Fraksi Pedang. Tolong jangan salah paham... Die Yao saat ini sedang melakukan retret dan mengutus saya, jika dia tidak dalam masa penting dalam Kultivasinya Putra Dewa Die Yao pasti akan datang menemui Saudara secara langsung." Kata Gou Che dengan jujur.
"Maaf aku tidak bisa bergabung... aku tidak bermaksud untuk meremehkan Putra Dewa Die Yao, namun untuk saat ini aku harus fokus dengan Kultivasiku. Aku memiliki janji pertarungan dengan seseorang dalam Perang Virtual setahun dari sekarang, aku hanya ingin fokus dan berharap kalau Putra Dewa Die Yao tidak akan memaksakan kehendaknya." Kata Xiao Yuan dengan dingin.