KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 156 - Perebutan Hak


__ADS_3

Xiao Yuan juga berniat memberikan Pil Roh Kesadaran Ilahi kepada Ye Lin dan Tang Yu, mereka sudah membuat kontribusi yang cukup membantu dan layak untuk mendapatkan hadiah.


Kota Awan adalah Wilayah kekuasaan dari Keluarga Xiao dan mereka seharusnya bisa mengabaikan hal ini. Namun mereka berniat untuk membantu dan Xiao Yuan cukup berterimakasih kepada mereka.


Qin Yue perlahan menjadi sangat gelisah dan wajahnya sangat merah, dia merasakan sentuhan langsung dari Xiao Yuan dan hal ini merupakan kali pertama dia dekat dengan Pria yang seumuran dengannya.


"Bi... Bisakah kau melepaskanku... ini mulai menjadi sedikit panas !" Kata Qin Yue dengan gugup.


"Oh... kau harus tahu aturan yang aku buat, setiap kalian menerima hadiah dariku maka kalian harus membayarnya dengan tubuh kalian. Aku ini Pria yang tidak mudah dipuaskan dengan mudah." Kata Xiao Yuan dengan santai.


Wajah Qin Yue menjadi semakin merah karena malu, dia paham kalau hal ini akan terjadi dimasa depan. Namun dia tidak menyangka kalau akan terjadi secepat ini, dia belum memiliki pengalaman apapun dan hal ini membuatnya merasa malu.


*Brak.*


Tiba-tiba Pintu terbuka dan Xiao Rong masuk kedalam kamar tanpa permisi, Qin Yue segera melompat dan mencoba untuk tetap tenang.


"Salam Paman !" Qin Yue memberi hormat dengan sopan dan wajahnya masih terlihat merah.

__ADS_1


Xiao Yuan mengerutkan keningnya dan tersenyum dengan canggung, dari sekian banyak waktu mengapa Ayahnya mengganggu dimomen yang penting.


"Hehehe... sepertinya aku datang diwaktu yang tidak tepat !" Kata Xiao Rong sambil melihat kearah mereka berdua.


"Paman tidak mengganggu... Gadis kecil ini baru saja akan pergi dan permisi !" Qin Yue berjalan keluar dengan malu.


Xiao Yuan menghela nafas dan berkata, "Ada apa Ayah... kenapa kau kembali lagi ?"


"Jangan kesal seperti itu... kedua Tuan dari Keluarga Ye dan Tang ingin melihatmu, saat ini mereka menunggu kedatanganmu diruang Tamu bersama Kakekmu. Berikan mereka wajah dan jangan terlalu kurang ajar !" Kata Xiao Rong dengan santai.


"Anakmu ini bisa menjaga sopan santunnya." Kata Xiao Yuan dengan kesal.


Xiao Yuan menghampiri mereka dan memberi hormat, "Salam untuk ketiga Tuan !"


"Ha... jadi ini Naga diantara para Generasi muda saat ini. Terimakasih sudah membantu yang lainya untuk pergi dari Hutan Monster." Tang Ru berkata dengan jujur.


"Junior ini hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Senior tidak perlu berterimakasih dengan hal kecil ini." Kata Xiao Yuan dengan hormat.

__ADS_1


"Hahaha... untuk seseorang yang sudah mematahkan tangan dari Patriak masa depan Keluarga Tang kau cukup berani !" Tang Ru tertawa dengan keras.


"Junior ini hanya memiliki sedikit pertengkaran kecil, tangan yang patah bisa disembuhkan kembali namun pelajaran yang didapatkannya akan menjadi bekal untuk masa depan. Tolong jangan marah dengan tindakan saya yang sedikit kurang ajar !" Xiao Yuan berkata dengan sopan.


"Kurang ajar... sepertinya kau salah paham... aku disini malah ingin berterimakasih. Biarkan Tang Yu belajar sesuai perkataanmu, dia terlalu sombong dan berpikir kalau dirinya adalah yang terkuat. Selama kau tidak membunuhnya maka aku tidak memiliki alasan untuk dendam padamu dan menganggapnya sebagai pertengkaran Anak-Anak." Tang Ru berkata dengan jujur.


Ye Sun meletakkan cangkirnya diatas meja dan mengangkat satu jarinya. Tekanan Jiwa yang kuat diarahkan langsung kepada Xiao Yuan dan dia berniat menilai seberapa kuat Xiao Yuan.


Perlahan-lahan dia menaikan kekuatannya Jiwanya dan saat ini sudah setara dengan Tingkat Penciptaan Lapisan kedua puncak. Xiao Yuan mengerti niat Ye Sun dan melawan balik, Kekuatan Jiwanya meledak dari tubuhnya dan ruangan itu dipenuhi Badai Kekuatan Jiwa.


Xiao Sheng mengangkat satu jarinya dan Kekuatan Jiwanya mulai menyapu semua orang, "Cukup... aku tahu kalau dirimu sangat bersemangat ketika melihat orang berbakat, Kekuatan Jiwa yang kau gunakan sudah terlalu berlebihan dan aku tidak bisa membiarkan Cucuku terluka !"


"Hahaha... sungguh menarik... bahkan Kekuatan Jiwa yang setara dengan Lapisan kedua kau mampu menahannya. Bahkan dapat melawan balik... bagaimana jika kau menjadi Muridku, aku berjanji akan memberikan Sumber Daya terbaik untuk melatihmu dan membimbingmu untuk menjadi Kultivator Tingkat Origin !" Kata Ye Sun yang terlihat sangat bersemangat.


Xiao Yuan sedikit terkejut dengan pernyataan Ye Sun. Xiao Sheng mengerutkan keningnya dan berkata dengan kesal, "Bajingan Tua... apa kau berniat mencuri Cucuku didepan wajahku !"


Xiao Sheng tahu bahwa Ye Sun sangat mencintai bakat, bahkan dia membangun Sekte Keadilan dengan tangannya sendiri dan merekrut orang-orang berbakat diseluruh Benua Zien.

__ADS_1


Banyak Murid Ye Sun yang berhasil menjadi orang besar dan di Benua Zien dia dikenal sebagai Dermawan besar. Namun bagaimanapun juga Bakat Xiao Yuan memang bukanlah hal yang bisa dipandang sebelah mata, bahkan dirinya sudah memiliki rencana untuk melatihnya secara pribadi.


"Xiao Sheng... jangan salahkan aku... bakatnya terlalu menggoda dan dia jauh lebih kuat dari Cucuku Ye Lin. Akan sangat disayangkan kalau kau yang mengajarinya, mengingat tidak ada satupun dari Anakmu yang kau ajari yang memiliki pencapaian. Biarkan ahlinya yang mengajari dan aku yakin tidak butuh waktu dua puluh tahun sampai dia menjadi Kultivator Tingkat Origin." Kata Ye Sun dengan tegas.


__ADS_2