
Xiao Yuan mulai mengerti kenapa Chen Jian mengatakan hal ini. Sebagai seorang Alkemis yang menangani Bahan Obat, hal ini tentu saja sangat sensitif.
Bukan hanya Kualitas Bahan yang harus dijaga, melainkan peralatan yang baik juga harus diperhatikan. Karena Xiao Yuan akan memurnikan Pil Roh Tingkat Origin maka sudah sewajarnya dia menggunakan Tungku Obat Tingkat Origin, hal ini juga berlaku dengan Master Penyulingan Artifak dan dia tidak bisa mengabaikannya.
"Sekarang yang menjadi masalahnya adalah dimana aku bisa meminjam atau membeli Tungku Obat Tingkat Origin. Apakah kau memiliki saran yang bagus ?" Tanya Xiao Yuan yang terlihat serius.
"Saya rasa tidak akan ada orang yang akan menjualnya, tapi bukan berati kita tidak bisa meminjamnya. Menara Pil adalah satu-satunya yang memiliki Tungku Tingkat Origin, aku yakin mereka akan meminjamkannya selama Tuan Muda yang memintanya." Kata Chen Jian dengan jujur.
Menara Pil memang memiliki Alkemis yang berbakat, namun sejak saat kematian Pemimpin mereka yang merupakan satu-satunya Alkemis Tingkat Origin. Menara Pil hanya memiliki Alkemis Tingkat Penciptaan, ini adalah salah satu faktor mengapa Benua Zien hanya memiliki tiga Kultivator Tingkat Origin.
Bagi Kultivator Tingkat Penciptaan yang ingin menerobos Tingkat Origin, terdapat persyaratan besar untuk melakukannya. Mereka harus merubah Sumber Qi mereka menjadi Origin Qi.
Barulah mereka dapat melangkah ke Tingkat Origin yang sebenarnya. Perbedaan Tingkat ini sangatlah jelas, karena itulah sekuat apapun Xiao Yuan dia tidak akan bisa mengalahkan Kultivator Tingkat Origin jika hanya menggunakan Sumber Qi miliknya.
Origin Qi memiliki kemurnian dan kepadatan yang lebih tinggi dari Sumber Qi. Namun membutuhkan banyak usaha untuk merubah Sumber Qi menjadi Origin Qi, yaitu mereka harus menggunakan obat yang setara dengan Tingkat Origin atau berkultivasi ke Tingkat yang sangat ekstrim.
__ADS_1
Xiao Yuan sendiri tidak yakin orang-orang Menara Pil akan meminjamkan barang yang menurut mereka sangat berharga. Tapi bagaimanapun juga tidak ada salahnya untuk mencoba, Pil Roh yang akan dibuatnya akan sangat bermanfaat untuk dirinya dan Xiao Yuan tidak bisa mengabaikan hal ini begitu saja.
"Baiklah kalau begitu... mari menunggu Xie Tan di Sekte Teratai, setelah kita sampai maka kita akan pergi ke Menara Pil dan meminjamnya nanti !" Kata Xiao Yuan dengan santai.
"Baik." Chen Jian menyetujuinya dan terbang lebih cepat.
Setelah melakukan perjalanan selama seharian penuh, akhirnya mereka sampai di Wilayah Sekte Teratai. Tempat ini berada di Pinggiran Benua Zien dan terdapat Kota yang mereka atur, Xiao Yuan tidak menyangka bahwa Ibunya dulu adalah Murid dari Sekte Teratai.
Xiao Yuan dan Chen Jian bergegas melewati Kota itu, tidak jauh darinya sudah merupakan Gerbang masuk Sekte Teratai. Disana terlihat banyak Murid Wanita Muda yang sedang melakukan kegiatan mereka, namun beberapa Penjaga melihat kedatangan Xiao Yuan.
"Kami akan segera kembali dan mohon untuk Tuan Muda untuk menunggu ditempat ini !" Kata salah seorang Penjaga itu dan dia segera pergi untuk melapor.
Beberapa Murid yang mendengar ini bergegas menyebarkan berita tentang kedatangan Tuan Muda keempat Keluarga Xiao. Rumor tentang Xiao Yuan sudah menyebar sampai ke seluruh penjuru Benua Zien.
Xiao Yuan merupakan penyelamat besar di Kota Awan dan merupakan Jenius tak tertandingi, bahkan wajahnya sangat tampan dan hal ini membangkitkan rasa penasaran dari Gadis-Gadis muda yang berada didalam Sekte.
__ADS_1
Mereka sangat jarang melihat seorang Pria dan sekarang banyak dari mereka yang berkumpul didepan pintu masuk. Tidak ada dari mereka yang ingin melewatkan kesempatan untuk melihat Pria yang dirumorkan menjadi Jenius nomer satu.
"Kakak lihat... Pria itu adalah Tuan Muda keempat dan dia sangat tampan !"
"Benar... Kultivasinya bahkan berada di Tingkat Penciptaan, takutnya dia tidak akan tertarik pada kita."
Xiao Yuan mulai merasa kesal dan mendengar suara Gadis-Gadis yang membicarakannya dari belakang. Bahkan dia sempat berpikir apakah Ibunya dulu juga sama seperti ini dan berakhir dibodohi Ayahnya.
Chen Jian menahan tawa dan berkata, "Tuan Muda... sepertinya Anda adalah sosok yang terkenal hingga membuat keributan seperti ini, kenapa Anda tidak membawa mereka pulang !"
"Tutup mulutmu... aku memiliki Kekasih ditempat ini, siapa yang menyangka mereka adalah sekumpulan gadis polos yang mendambakan romansa. Jika aku tahu maka aku akan mengirim surat saja dan bertemu diam-diam." Kata Xiao Yuan dengan kesal.
Setelah beberapa waktu akhirnya Penjaga itu kembali dan mempersilahkan mereka untuk masuk. Sekte Teratai memang sangat besar dan mereka diarahkan Penjaga itu untuk langsung pergi ke Aula Puncak dimana para Tetua sudah berkumpul untuk melihat kedatangan Xiao Yuan.
Setiap dia melangkah kemanapun dia pergi semua mata akan tertuju padanya. Hal ini sungguh sangat membuatnya tidak nyaman, namun Xiao Yuan berusaha untuk tenang.
__ADS_1
Chen Jian hanya menikmati hal ini dan melihat kesulitan Xiao Yuan. Dia tidak menyangka kalau Xiao Yuan yang tegas dan selalu percaya diri akan memiliki tempramen yang seperti ini jika berurusan dengan Wanita.