KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 165 - Ikutlah Denganku


__ADS_3

Xiao Yuan perlahan berjalan menuju kearah Chen Jian dan Racun disekitarnya diserap masuk kedalam tubuhnya. Dari kejauhan Yun Shuang dan Xie Tan sangat terkejut dengan keberanian Xiao Yuan.


Keberaniannya dalam menghadapi Master Racun seperti Chen Jian sangatlah layak untuk dipuji, bahkan Kultivator Origin tidak akan sangat berhati-hati terhadap Racun yang dimiliki Chen Jian.


"Sebagai Kultivator Tingkat Penciptaan Lapisan ketiga kau terlihat sangat menyedihkan Pak Tua, kekuatan fisikmu mengalami kemunduran karena Racunmu itu sendiri. Bahkan kau tidak memiliki kelayakan sama sekali untuk menghadapiku !" Kata Xiao Yuan dengan dingin.


"Cough... memangnya kenapa... aku membutuhkan Racun ini untuk membalas dendam Istriku yang dibunuh mereka. Tidak ada penyesalan dalam tindakanku dan aku sangat puas setelah membunuh mereka." Mata Chen Jian memancarkan kebencian yang sangat dalam.


Xiao Yuan menggelengkan kepalanya dan sedikit paham dengan maksudnya. Semakin kuat sebuah hubungan akan menciptakan perasaan yang dalam, hal ini akan memperkuat diri mereka sekaligus kelemahan terbesar setiap orang.


Chen Jian dulunya merupakan Ahli Obat yang terkenal, namun dalam suatu kasus beberapa Keluarga Bangsawan dari Kerajaan Yun menargetkannya dan menginginkan Resep Racun yang mematikan darinya.


Chen Jian menolak mereka secara halus karena pantang bagi seorang sepertinya menggunakan kemampuannya untuk menyakiti Manusia. Namun Keluarga Bangsawan itu merasa tidak terima akan penolakan Chen Jian dan berakhir dalam penyerangan.


Istri, Anak dan orang-orang didekatnya semua mati didepan matanya. Chen Jian berhasil melarikan diri dan hidup dengan kebencian yang besar, setelah dia menghilang beberapa tahun dia menjadi Master Racun yang gila.

__ADS_1


Kerajaan Yun dibuat kacau olehnya dan perkembangan Kultivasinya sungguh tidak biasa, dia membantai Keluarga yang memiliki masalah dengannya dan sejak saat itu dia tinggal di Gunung Salju.


Xiao Yuan mengakui bahwa jika hal ini terjadi kepadanya mungkin dia akan melakukan hal yang sama. Orang yang baik seharusnya memiliki akhir yang baik, namun Surga terlalu kejam dan hanya kekuatan yang berbicara di Dunia ini.


Xiao Yuan memandang Chen Jian dengan jijik dan berkata, "Kau terlalu menyedihkan... setelah membalaskan dendam didalam dirimu kau malah berubah menjadi Iblis yang penuh dengan kebencian."


Yun Shuang dan Xie Tan mendekat kearah Xiao Yuan namun dengan cepat Xiao Yuan menghentikannya. Mereka melihat dari samping dan tetap diam.


"Biarlah aku menjadi Iblis... Istri dan Anakku sudah tidak ada, mereka sudah mati ditangan para Bajingan itu. Bahkan jika seluruh Dunia mengutukku maka aku akan menerimanya."


"Dan apa kau pikir Istri dan Anakmu akan senang melihat dirimu yang seperti ini. Aku juga memiliki seorang Ayah... jika dia orang sepertimu maka aku tidak akan sudi menganggapnya sebagai Ayahku." Teriak Xiao Yuan dengan marah.


Chen Jian merasakan guncangan yang besar didalam hatinya. Air matanya mulai keluar dan dia mengingat masa lalunya yang bahagia bersama Keluarga kecilnya.


Xie Tan yang melihat hal ini tersenyum bangga dan berkata, "Tuan Muda memanglah sosok yang luar biasa, dari pada membunuhnya dia memilih untuk membuatnya sadar akan perbuatannya. Aku tidak tahu apakah ini hal yang baik atau tidak, tapi jelas Tuan Muda adalah seseorang yang disebut sebagai Pria yang penuh cinta."

__ADS_1


Xiao Yuan menghela nafas dan berkata, "Racun ditubuhmu itu sudah mengurangi banyak masa hidupmu. Bergabunglah denganku didalam Pasukan Bayangan, aku akan menjadikanmu orang yang kuat. Untuk merubah Dunia sesuai apa yang kau inginkan, maka kau membutuhkan kekuatan."


"Racun ditubuhku sudah menyatu dengan tulang dan daging, untuk menghilangkannya rasanya sama sekali tidak mungkin." Kata Chen Jian dengan sedih.


"Aku bisa... jawab saja pertanyaanku. Apakah kau setuju atau tidak ?" Tanya Xiao Yuan dengan tegas.


Chen Jian merasa bahwa ada harapan yang besar bagi dirinya, "Aku bersedia... lagi pula aku tidak bisa menemui mereka dalam keadaan seperti ini, selama Tuan ini berjalan dijalan kebenaran. Maka Orang Tua ini bersedia menyerahkan kesetiaan dan pengabdian seumur hidupnya !"


"Aku berjanji akan hal itu dan sekarang tahanlah rasa sakitnya !" Xiao Yuan menyentuh dada Chen Jian dan Akar Spiritualnya mulai berdengung.


Chen Jian membuka matanya dengan lebar dan dia merasa bahwa sesuatu yang didalam tubuhnya ditarik keluar dengan paksa. Daya hisap ini bahkan terlalu kuat dan mencuci darah serta tulangnya.


Keringat membanjiri tubuhnya dan Chen Jian mengerang kesakitan. Matanya berubah menjadi merah dan rasa sakit yang ditanggungnya sungguh sangat luar biasa.


Xie Tan dan Yun Shuang yang melihat hal ini menjadi merasa sedikit kasihan. Proses yang mereka lihat sangat menyakitkan seolah Chen Jian dibakar langsung kedalam Api.

__ADS_1


Perlahan lebam hijau ditubuhnya mulai menghilang dan kulitnya berubah menjadi pucat. Hal ini merupakan hal yang wajar mengingat Racun sudah berada didalam tubuhnya untuk waktu yang lama.


Darah, daging dan tulangnya semua terinfeksi oleh Racun yang ganas. Xiao Yuan cukup penasaran bagaimana Chen Jian bisa bertahan dalam kondisi seperti ini untuk waktu yang lama.


__ADS_2