KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 36 - Kompetisi


__ADS_3

Setelah semuanya selesai tiba-tiba tempat itu mulai berguncang dan tidak jauh dari mereka Gerbang Cahaya muncul. Semua orang bergegas melewatinya dan berpikir kalau disana mungkin terdapat hadiah karena sudah berhasil menyelesaikan Ujian.


Xiao Yuan berniat untuk masuk paling akhir dan mengamati keadaan. Jiwa itu berkata kalau ini baru ujian pertama, jadi kemungkinan besar adalah Gerbang Cahaya itu adalah pintu masuk untuk Ujian selanjutnya.


Jadi dirinya tidak ingin terburu-buru untuk masuk dan mengamati keadaan sekitarnya. Bagaimanapun juga tempat ini sangat asing dan dirinya harus tetap waspada.


"Nona... bukankah sudah waktunya untuk melepaskan tanganku !" Xiao Yuan terlihat tidak nyaman dengan Cai Lin yang selalu menempel padanya.


Lei Yun Ting yang melihat ini entah mengapa menjadi kesal, segera dia masuk dan membawa Lei Li bersama dengannya. Hong Feng tersenyum canggung dan berpikir kalau Adiknya sudah jatuh hati kepada Xiao Yuan, dia tidak sabar mengetahui reaksi Ayahnya jika mengetahui hal ini.


"Untuk bersama Putri ini adalah berkah bagi orang sepertimu, jadi jangan menolaknya." Cai Lin terlihat sangat percaya diri.


"Saudara Xiao... Adikku ini sangat keras kepala, jadi semoga kau kuat. Untuk sebelumnya aku sudah salah paham terhadap Saudara Xiao. Aku harap kau mau memaafkan kesalahpahaman yang terjadi !" Hong Feng meminta maaf dengan tulus.


"Tidak apa-apa... aku mengerti perasaan Pangeran saat itu. Jika aku memiliki Adik mungkin juga aku akan melakukan hal yang sama." Xiao Yuan tidak terlalu mempermasalahkan hal yang sebelumnya terjadi.


Hong Feng merasa sedikit lega karena Xiao Yuan mau memaafkannya. Lagi pula dia adalah penyelamat nyawa Adiknya, sebagai Kakaknya dia seharusnya berterimakasih atas bantuan yang diberikan Xiao Yuan.


Zhou Ying bersama dengan rombongannya dan melihat obrolan Hong Feng, "Cih... sampah tetaplah sampah, tunggu saja nanti !"

__ADS_1


Ling San yang melihat hal ini tidak terlalu senang, selain memiliki bakat yang bagus tempramen yang dimiliki Zhou Ying masihlah tidak stabil. Sekarang dia mulai meragukan keputusannya dengan memilih Zhou Ying sebagai Pria yang mampu membantu Keluarganya dimasa depan.


Mereka semua masuk satu persatu dan akhirnya Xiao Yuan masuk, setelah dia melewati gerbang cahaya angin yang kencang bertiup kearahnya dan udara ditempat itu sedikit panas.


Lautan biru yang indah membentang sangat luas dan sebuah Arena yang luas mengapung diatas laut yang indah. Jiwa itu muncul diatas arena dan Penghalang Qi yang sangat kuat mulai terbentuk.


"Selamat karena telah melewati Ujian pertama, sekarang kalian akan melakukan kompetisi. Arena ini disiapkan untuk kalian untuk melakukan pertarungan, kami akan memilih lawan kalian secara acak. Tidak ada batasan dalam mencapai kemenangan, segala macam cara boleh untuk digunakan selama kalian mampu !" Kata Jiwa itu dengan santai.


"Sebenarnya apa hadiah yang kami dapatkan jika memenangkan hal ini ?" Teriak salah seorang Murid yang berasal dari Sekte Poison.


Semua orang yang ada disini sangat tertarik dengan hal ini. Lagi pula sejak awal tujuan mereka datang kemari hanya untuk menemukan hal baik, siapa yang menyangka kalau mereka akan mengalami situasi semacam ini. Jika hadiah yang mereka dapatkan tidak sesuai maka pertarungan ini tidak layak untuk dilakukan.


Pecahan Jiwa itu tersenyum dan berkata, "Hadiah akan tetap menjadi sebuah rahasia... tetapi apa yang akan didapatkan pemenang bukanlah sesuatu yang bisa diukur dengan pengetahuan dangkal kalian. Hanya tiga orang yang akan diambil sisanya sama sekali tidak diperlukan."


Semua orang mengangguk dan menjadi jauh lebih bersemangat, jika mereka bisa mendapatkan salah satu Harta yang kuat. Mereka mungkin bisa mengambil pijakan yang kuat di lima Kerajaan dan membuat nama mereka menggema diatas langit.


"Sekarang mari kita mulai kompetisinya !" Pecahan Jiwa itu menghilang.


Lingkaran cahaya muncul dibawah Xiao Yuan dan dalam sekejap mata dia sudah berada didalam arena. Didepannya terlihat seorang Pria kekar dengan Kultivasi Tingkat Bumi Lapisan kedua, sepertinya mereka adalah orang pertama yang akan bertarung.

__ADS_1


"Chang dari Sekte Buddhis salam kenal !" Chang melakukan perkenalan dan mengeluarkan Artifak Tingkat Bumi yaitu sebuah Kampak.


"Xiao Yuan dari Sekte Langit... mohon bimbingannya !" Xiao Yuan mengepalkan tinjunya dan menaruh rasa hormatnya.


Chang mengangguk dan berlari kearah Xiao Yuan, segera dia mengayunkan Kampak miliknya dan Api yang kuat mulai menciptakan momentum yang mengerikan.


Xiao Yuan mengguncang tubuhnya dan sedikit menggeser tubuhnya kesamping, ayunan Kampak milik Chang melewati Xiao Yuan yang dapat dengan mudah menghindarinya.


Chang yang melihat hal ini merasa sedikit kesal, dia tahu bahwa Xiao Yuan adalah orang yang kuat. Bahkan Jenius nomer satu dari Sekte Poison mengakuinya sebagai lawan, jadi dirinya hanya bisa melakukan yang terbaik dan mengeluarkan semuanya.


Segera Chang mendesak Sumber Qi miliknya dan lingkaran api mulai mengelilingi Arena, Lingkaran Api itu mulai mengecil dan mempersempit jarak.


Kecepatan Xiao Yuan terlalu cepat dan membatasi gerakannya adalah pilihan terbaik. Chang menuangkan semua Sumber Qi miliknya dan melompat kearah Xiao Yuan, lompatan itu cukup tinggi dan Chang mengayunkan Kampaknya kearah Xiao Yuan.


Arena itu diselimuti Api yang besar dan gerakan mereka berdua sama sekali tidak terlihat.


*Krak.*


Suara pecah terdengar sangat keras dan sosok Chang melesat keluar dari kobaran Api menabrak dinding penghalang. Chang memuntahkan darah dari mulutnya dan kembali keluar arena.

__ADS_1


__ADS_2