KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 49 - Hadiah


__ADS_3

Xiao Yuan bernafas dengan lega setelah mendengar penjelasan dari Jiwa itu, jika mereka dikirim keluar maka semuanya akan baik-baik saja.


"Namaku adalah Huang Shen... kalian bertiga terpilih untuk mendapatkan sedikit warisan selama aku masih hidup. Pecahan Jiwa ini tidak akan bertahan untuk waktu yang lama dan aku sengaja membuka Portal menuju tempat ini dengan tujuan untuk mencari pewaris !" Huang Shen mengangkat tangannya dan sebuah benih melayang didepan Xiao Yuan.


Xiao Yuan cukup terkejut dengan Benih yang hampir sama dengan miliknya. Benih yang sebelumnya diberikan Kaisar Perang juga memiliki kemiripan namun berbeda warna, didepannya saat ini Benih Spiritual yang didapatkannya berwarna perak.


Sedangkan Bu Feng dan Zie Yun tidak mendapatkan apapun, Xiao Yuan mengambilnya dan menyimpannya kedalam Cincin Ruang miliknya. Segera dia membungkuk dan berterimakasih kepada Huang Shen dengan sopan.


"Ho... kau sepertinya sudah tahu akan cara kerjanya, tapi aku sedikit penasaran siapa yang memberikanmu pengetahuan tentang hal ini dan bagaimana kau bisa sebodoh itu menyianyiakan potensi Akar Spiritual milikmu !" Huang Shen berkata dengan santai.


"Junior ini sebelumnya adalah orang yang cacat dan tidak bisa berkultivasi, karena itulah Junior ini masih menjadi Murid Luar yang tidak penting. Seseorang dermawan menyukai semangat Junior dan berharap kalau Junior ini akan meneruskan semangatnya untuk meraih puncak, dia mengobati Dantianku yang rusak dan memberikan kesempatan pada Junior ini. Karena itulah Junior ini menetapkan hidupnya untuk mengejar puncak Martial Dao !" Xiao Yuan berkata dengan singkat namun terdapat beberapa hal yang dia sembunyikan.


Huang Shen mengeluarkan Slip Giok dan memberikannya kepada Xiao Yuan, "Jalan Martial Dao bukanlah sesuatu yang mudah untuk ditempuh, Duniamu terlalu rendah dan bahkan tidak layak untuk ditempati."


"Apa maksud Senior ?" Xiao Yuan tidak mengerti apa yang sebenarnya dimaksudkan Huang Shen.

__ADS_1


"Tidak ada... perlahan kau juga akan tahu karena takdirmu sudah berubah. Kau akan mewarisi pencapaian orang itu." Huang Shen berkata dengan jujur.


Terlepas dari semua warisan Xiao Yuan merupakan orang yang sangat berbakat, hal ini terbukti bahwa dia bisa mengatur semua kekuatannya dan melengkapi apa yang kurang darinya.


Pemikiran itu memanglah hal yang sederhana namun manfaatnya benar-benar berpengaruh dengan diri Xiao Yuan yang sekarang. Kekuatan yang besar yang hanya dimiliki sampah hal itu tidak akan ada gunanya, tapi jika itu ditangan yang tepat maka siapa tahu akan sekuat apa dirinya dimasa depan.


"Aku punya saran untukmu... berikan Benih Spiritual itu kepada seseorang yang bisa kau percaya, terlebih orang itu haru memiliki Atribut Air yang kuat. Aku yakin orang itu akan menjadi pendukung yang kuat untukmu dimasa depan, terlebih musuh masih mengintai tempat ini dan menunggu waktu yang tepat untuk memulai Perang." Huang Shen berkata dengan santai.


"Kalau boleh tahu siapa musuh yang Senior maksud ?" Bu Feng dan yang lainnya bertanya dengan penasaran.


Huang Shen melanjutkan, "Lantai pertama berisi Seni Beladiri dan Lantai dua berisi Artifak Tingkat Penciptaan. Sedangkan untuk Lantai tiga berisi Tanaman Obat dan hanya nomer satu dan dua yang diijinkan untuk memilih satu hal, setelah itu nomer dua dan tiga bisa pergi ke Lantai empat dan keluar dari Dunia ini. Sedangkan nomer satu akan tinggal... karena aku ingin berbicara sesuatu yang penting dengannya !"


"Baik." Segera mereka bertiga masuk kedalam Menara.


Mata Zie Yun tertuju kepada Xiao Yuan mengingat Benih Spiritual yang diberikan sangat cocok untuknya. Namun Xiao Yuan hanya mengabaikanya dan terlihat sama sekali tidak peduli, dia sudah menemukan orang yang cocok dan itu adalah Lei Yun Ting.

__ADS_1


Mereka bertiga masuk bersama dan setelah mereka melewati pintu, ketiganya dikirim ketempat yang berbeda. Singkatnya mereka diberikan Ruang tertutup agar tidak ada orang yang saling berebut dalam Teknik yang akan mereka ambil.


Didepan Xiao Yuan saat ini terlihat banyak sekali Rak Buku dan tempat ini hampir mirip dengan perpustakaan. Xiao Yuan melihat beberapa Teknik yang menarik namun dia masih berkeliling untuk menemukan sesuatu yang bagus.


Liontin Emas perlahan mulai menyala dan menuntun Xiao Yuan, setelah berjalan untuk beberapa saat Xiao Yuan berhenti disebuah Rak Buku dan mengambil Buku Berwarna Hitam.


"Siklus Kekacauan ?" Xiao Yuan membaca Buku Hitam itu dan Liontin Emas dengan paksa menyimpannya.


Jiwa Xiao Yuan masuk kedalam Liontin Emas dan Buku Siklus Kekacauan Melayang. Tiba-tiba Buku itu terbuka dan sebuah Api Hitam yang kecil keluar dari dalam Buku.


Api Hitam itu melesat kearah Xiao Yuan dan kecepatannya yang cepat membuat dirinya tidak bisa menghindar.


"Argh..." Jiwa Xiao Yuan dibakar didalam Api Hitam yang mengerikan dan teriakan kesakitan terdengar sangat keras.


Rasa sakit yang dirasakan Xiao Yuan bahkan lebih parah dari pada yang terakhir kali dirasakannya. Api Hitam ini memancarkan Aura yang mengerikan seolah, apapun yang ada dihadapannya akan dihancurkan menjadi kekosongan.

__ADS_1


Perlahan Akar Spiritual Xiao Yuan mulai berdenyut dan Vitalitas yang besar mulai membantu perbaikan Jiwanya. Tetapi Api Hitam itu tidak akan padam dan Xiao Yuan perlahan kehilangan kesadarannya dan pingsan karena rasa sakit yang dideritanya.


__ADS_2