KEPEDIHAN

KEPEDIHAN
EPS-21


__ADS_3

10 bulan berlalu..


"kakek... Nenek...." panggil Raka dari luar, sambil berlari menghampiri kakek neneknya, sudah dua bulan yang lalu anak dan mamah itu pulang ke rumah orang tuanya, Monic meninggalkan semua yang ada di kota A, dan dia sekarang sudah menetap dengan orang tuanya.


Sofia pun kini berada di kota sedang bekerja, Sedangkan Viola, di bawa pergi ayahnya ke luar negri. Semua seperti mimpi, begitu cepat berlalu.


Flasback


Tok


tok


tok


"permisi..."


"iya cari siapa...,?"


"Apa benar ini rumah Mona??"


"Maaf anda siapa ya?

__ADS_1


"Saya Haili oscar, temennya Mona."


"Mari silahkan masuk dulu"


Sofia pun mempersilahkan Haili untuk masuk, karna dia mengaku teman sang kakak, tapi setelah mendengar penjelasannya, bagai di sambar petir di siang bolong, ternyata Haili ayah biologis Viola. Sofia begitu syok, apa benar dia akan mengambil Viola setelah sukses, seperti ujar sang kakak. Dan inilah faktanya, Viola benar benar ikut sang ayah.


Sofia tak bisa melarang, karna memang Viola berhak bahagia dengan sang ayah. Setelah Haili berjanji akan menjaga Viola sebaik mungkin,dan akan slalu menjaganya. Dan sayangnya, Sofia dan Viola akan jarang ketemu. Karna beda negara.


Dan setelah Viola pergi dengan sang ayah, Sofia sang tante pun pergi ke kota untuk memperbaiki hidupnya, dia bekerja diprusahaan ternama. Walaupun hanya sebagai OB. Tapi Sofia bersyukur. Dia sadar hanya lulusan SMA. Dapet kerja saja sudah alhamdulillah bagi Sofia.


flasback off


"Walaikumsalam, Fatih..." seru semua orang yang ada di rumah itu, fatih 1 bulan sekali akan pulang, karna memang jarak tempat kerjanya yang dekat dangan tempat tinggalnya.


"Raka mana bu?? Fatih baw~~~"


"Ommmmm..., om sudah pulang??" teriak Raka, perkataannya langsung terpotong olleh bocah kecil ini yang berlari dari belakang rumahnya. "mana mainannya om?" Lanjutnya Raka.


Sambil mengacak ngacak rambutnya Fatih memberi mainan yang sudah di janjikan sama Raka, Raka yang dapat mainan melompat lompat saking senangnya. Bahkan dia terus terusan menciumi sang om.


"Apa kamu senang anak tampan?"

__ADS_1


"Senang om" ujar raka dengan cerianya.


"Kenapa wajah Raka sangat mirip dengan direktur ya..."


☆ batin Fatih.


Sofia sedang istirahat makan siang, sabil makan dia VC sama Monic, Mereka berbincang riang sambil membahas apa saja yang bisa mereka bahas. Monic berencana bekerja dengan Sofia, di tempat Sofia kerja, siapa tau dia juga keterima di tempat Sofia bekerja,bMereka sudah memutuskan tlfonnya.


Monic kini sedang mempersiapkan surat lamarannya.


Sedangkan Raka akan tinggal dengan kakek neneknya. Monic akan pulang 1 minggu sekali di hari libur, Raka gak dibawa karna Raka kini sudah sekolah. Dan Raka lebih aman dengan sang kakek neneknya.


kini Monic sudah menginjakkan kakinya di kota dimana dia dulu menimba ilmu, kini bedanya dia pergi ke kota ini untuk bekerja, Untuk memenuhi masa depan sang anak.


Huffff...Monic mengotak atik hpnya, Untuk mengirim pesan pada sang sahabat. Tak lama dia mendapatkan balasan jika sebentar lagi akan menjemputnya. Sekalian pulang kerja.


"Mon...!" teriak Sofia, Monic menoleh dan tersenyum ketika melihat sang sahabat, "kamu sudah makan? Dan apa kabar?" tanya Sofia sambi memeluk Monic teman rasa saudara itu. "Ayo aku ajak makan di luar, nanti aku yang traktir," lanjut Sofia.


Monic membalas pelukan Sofia, "Aku baik, dan aku belum makan, ayo kalau mau traktir, dengan senang hati makan yang gratis" ujar Monic, sambil tertawa terbahak bahak.


Mereka bergandengan tangan sambil berjalan keluar dari terminal, Untuk mencari bakso kesuka,an keduannya.

__ADS_1


__ADS_2