KEPEDIHAN

KEPEDIHAN
EPS-32


__ADS_3

Monic berlari ketaman deket prusahan tempatnya bekerja. Dia benci dengan dirinya sendiri yang slalu lemah jika menyangkut Reno, Monic tak bisa membayangkan bagaimana jika harus setiap hari bertemu Reno.


Flasback


"sayang bisakah kita pulang bersama, mumpung akunya hanya 1 makul." Monic sangat berharap bisa pulang bersama, atau gak jalan berdua, ini sudah 1 tahun hari jadinya bersama Reno, dia ingin merayakannya dengan makan jajanan pinggir jalan, Monic yang polos tak sadar jika Reno anak konglomerat, dia hanya tau Reno kekasihnya terlepas siapa dia, Mereka sedang ada di taman kampus.


Reno memegang tangan Monic, dia sangat nyaman jika bersama Monic. "Maaf sayang aku gak bisa karna aku ada pembahasan bersama teman teman di kampus, Kamu pulang sendiri gak papa ya?"


Monic tersenyum dengan lembutnya, Dia tak masalah jika pulang sendiri. Toh dia sering sekali pulang sendiri. "baiklah sayang, semangat ya, jangan lupa nanti mampir ke kost ya, nanti aku buat kue." pinta Monic.

__ADS_1


"Ok sayang, maaf sekali lagi ya,..."


setelahnya Monic pamit pulang terlebih dahulu, dia melambaikan tangannya Reno pun membalas lambaian tangannya dan kiss jauh. tak lama hp Reno berdering, di sana ada pesan dari kontak berbentuk hati. Reno tersenyum dan segera beranjak dari duduknya untuk menemui sang pengirim chat.


"Sudah lama menunggu baby? Sory ya tadi habis bertemu Monic, eits jangan marah, kan kamu tau sendiri apa tujuanku bersama dia" ketika Reno melihat Tere akan protes dia segera menyelanya, karna Tere sendiri yang sudah menyuruhnya untuk menerima tawaran teman temannya.


"Ok baby, kita juga sudah lama tak kesana" Reno beranjak dari tempat duduknya sambil menggandeng tangan tere kekasihnya, entak kenapa Reno sekrang merasa biasa saja ketika bersama Tere, tapi segera di tepisnya, Entah kenapa akhir akhir ini Reno slalu memikirkan Monic.


padahal jam segini club belum buka, tapi Reno dan tere tak peduli karna itu club milik temannya, Jadi dia bisa keluar masuk seenaknya.

__ADS_1


Sampai di club seperti biasa mereka akan bercinta, Tanpa rasa sungkan mereka memulai membuka pakain masing masing dan memulai apa yang mereka ingin lakukan sejak dari kampus tadi.


Dipercintaannya dengan Tere entak kenapa Reno tidak begitu bersemangat seperti dulu, Hanya bercinta seperlunya.


Setelah sore hari Reno pergi ke tempat kost Monic. Ketika akan mengetuk pintu kost Monic, pintu sudah di buka dari dalam dan Monic muncul dengan senyum cerianya, dan Deg... Reno begitu terpesona melihat senyum itu, senyum yang slalu menyambut ke datangannya, dan seperti biasa setelah di persilahkan masuk Monic segera membuatkan minum dan menyiapkan makanan ringan untuk sang kekasih,ini yang Reno suka dari Monic. Monic slalu bisa membuat Reno nyaman ketika bersama wanita itu. "terima kasih sayang," ujar Reno sambil memeblai pipi caby Monic.


"Sama sama sayang, apa kamu lelah, sini aku pijitin, bagaimana bersama temen teman tadi?" Sambil memijat Monic bertanya terhadap kekasih tercintanya. dia ingin menjadi kekasih sekaligus tempat curhat sang kekasih.


Entak kenapa Reno merasa bersalah kepada Monic. Padahal kekasih yang sesungguhnya Tere, tapi dia merasa seperti sedang menghianati Monic. "lancar sayang, maaf ya kamu pasti lama menunggu" Reno menatap Monic dengan tatapan entah tak terbaca.

__ADS_1


__ADS_2