KEPEDIHAN

KEPEDIHAN
EPS-75


__ADS_3

"Mamah." Raka berlari menghampiri sang mamah yang berada di ballroom hotel tersebut .


"Oh anak tampannya mamah. Dari mana saja kamu sayang." Monic memegang tangan Raka yang berdiri di sebelahnya.


"Bermain. Mah tadi Raka berbicara dengan Vio di hpnya tante Sofia dan Vio sudah sekolah mah di sana."


"Iya kah sayang.apa Vio baik nak.?"


"Tentu mah." Raka bermanja manja pada sang mamah yang sedang duduk. "Mah Raka mengantuk, ayo kita pulang mah." Monic yang mendengar itu menatap semua keluarga yang ada di sekitarnya. Mana mungkin Monic pulang sedangkan acaranya belum slesai.


"Sini cucu Oma, tidur di Sini ya sama Oma, mamah nanti sebentar lagi menyusul. Bagaimana." Raka melihat sang mamah yang mengagguk kan kepalanya

__ADS_1


"Oke Oma," Raka menghampiri sang Oma dan bergegas dari sana untuk tidur. Karena jam sudah menunjukkan jam 8 malam.



"Kak tunggu, kita jalan jalan dulu yuk. Ini kan baru jam 8 malam" Keyla mengejar Fatih yang hendak keluar Hotel untuk mencari angin segar.


"Astagaaa, kamu itu kenapa selalu menggangguku.!" Tanpa segaja Fatih membentak Keyla. Keyla yang tidak pernah di bentak pun berhenti dan matanya mulai berkaca kaca. Bella segera berlalu dari sana dengan berlari, sedangkan Fatih yang melihat itu merasa bersalah dan mengusap wajahnya kasar. "Sial, kenapa aku membentaknya. Bisa habis aku kalau kak Reno tahu, aku sudah membuat adeknya menangis."


"Ehemm." Fatih berdehem demi membuat Keyla sadar kalau dirinya sedang berada di dekatnya. Dan itu sukses membuat Bella menoleh.


"Eh kak Fatih. Ada apa kak.?" Keyla bertanya sambil memakan makanan yang ada di tangannya tidak lupa senyum manis yang tersemat di bibir seksinya itu.

__ADS_1


Sedangkan Fatih melongo melihat raut wajah Keyla yang biasa saja. Tidak terlihat bersedih sama sekali, "prasaan tadi dia menangis. Tapi kenapa sekarang biasa saja. Dan lihat ini dia bahkan makan dengan lahapnya." Fatih membatin.


"Kamu tidak papa?" Keyla bingung dengan pertanyaan Fatih yang menurutnya aneh. Bagaimana tidak aneh, datang datang bertanya tidak papa.


Keyla menujuk wajahnya sendiri. "Aku?" Fatih hanya mengangguk mendengar pertanyaan Bella. "Memangnya aku kenapa kak.?"


Fatih yang mendengar itu mendengus. Sia sia tadi dia merasa takut Keyla sedih. Eh ternyata Keyla sudah melupankan semuanya. "Sudah lupakan." Fatih hendak berlalu dari sana tapi Keyla mencegahnya.


"Tunggu kak, kenalkan ini kakak kakakku semua, yang ini Osward, dan Ini Owais. Mereka ini kembar. Dan yang ini Radinka  dan Raditya. Anak dari tanta Rara dan Riri." Fatih pun menyalami mereka satu persatu


Waktu semakin berjalan kini jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Para tamu pun sudah meninggal kan hotel. Monic dan Reno kini sudah mamasuki kamar suite room yang begitu mewah. Ketika Monic melewati pintu badannya langsung berdesir, Monic bukan wanita remaja yang tidak tau apa apa ketika baru menikah. Dia bahkan sangat sadar apa yang harus iya lakukan untuk sang suami. Monic hanya merasa gugup saja.

__ADS_1


__ADS_2