KEPEDIHAN

KEPEDIHAN
EPS-26


__ADS_3

"Fi, kamu tak papa? Tanya Monic" Sofia hanya mengangguk. Monic mendongak melihat sang asisten atau atasannya, dan meminta maaf atas nama Sofia.


Reno yang mendengar suara tak asing langsung menoleh sambil menaruh ponselnya kedalan saku. Setelah melihat pemilik suat bagai tersambar petir.


Deg......


"Dia" batin meraka bersamaan. Reno tak menyangka akan bertemu Monic di prusahaan cabang darmawan. Reno sangat bahagia, luar biasa bahagia, bagaimana tidak, wanita yang selama ini di cari, kini berada di hadapannya, suatu keajaiban bukan. hapirb7tahun mencari setelah berhenti sang wanita datang sendiri ke hadapannya.


Sedangkan Monic, hanya diam memantung. Tidak tau harus bagaimana, ingin memaki dia sadar dia siapa, ingin menyapa dia tidak se baik itu bisa melupakan segalanya. Jangan untuk lupa. dia bahkan sangat mengingat dengan jelas. Meski bertahun tahun berlalu. Dan jangan di tanya rasa cinta. Masih tersimpan rapat di hatinya. Mana bisa hilang begitu saja. Reno cinta pertamanya. bahkan karna Reno juga enggak dekat dengan lelaki manapun.

__ADS_1


"Sayang... Ayo katanya mau jalan ke mall setelah ini" ujar Cindy. Cindy heran saja. Melihat Reno yang tiba tiba diam dengan tatapan sendu. Tak biasanya, dia biasanya punya tampang garang. Dan sangat menakutkan.


Monic sadar setelah mendengar suara Cindy memanggil Reno sayang. Monic segera menundukkan pandangannya. Dia sadar sekrang Reno sudah punya kekasih. Atau bahkan istrinya. Monic cemburu tentu saja, tapi Monic sadar siapa. Bahkan dia ingat bahwa dirinya hanya wanita murahan di hadapan Reno.


"Besok lagi hati hati! kali ini saya memaafkan anda" bentak Jonathan. "tidak untuk lain kali" Jo iniiii, siapa yang nabrak siapa, tapi Sofia tak berani menyalakan Jo, karna dia atasannya, biarlah dari pada kehilnangan pekerjaan.


"Baik lak terimakasih." jawab Monic. Monic yang menjawab, karna Monic ingin segera pergi dari sana. Tak lama Monic pun menarik tangan Sofia dengan tergesa gesa untuk di bawa pergi Monic tak ingin menoleh ke belakang. Monic tak sanggup lama lama di sana. Dia berasa ada di lingkatan panas. Yang membuatnya sesak nafas.


Sedangkan Reno, setelah kepergian Monic, dia menatap tajam Cindy, dia tak suka mendengar Cindy memanggil dia dengan sebutan sayang di depan Monic, Reno sangat takut Monic salah paham. Meski mereka baru bertemu. Tapi Reno berharap Monic tak percaya atau bahkan tak mendengarkan perkataan Cindy, meski mustahil, karna Cindy memanggiknya begitu keras.

__ADS_1


"jangan memanggil saya dengan dengan sebutan itu, saya tak suka" Reno berkata sambil berlalu dari sana. Reno masih tak menyangka jika dia akan bertemu Monic di sini.


Cindy hanya menghentak hentakkan kakinya ke lantai sambil komat kamit. Dia marah, karna Reno membentaknya. Hanya karna panggilan sayang. Cindy gak tau aja kalau Reno membentaknya, hanya karna Monic takut salah paham.


Cindy megejar Reno yang sudah jauh sambil masih menggrutu. dia berencana mengadukan dengan sang tante. Atau lebih teparnya calon mertua.


Sedangkan Jonathan yang melihat raut wajak Reno tiba tiba berubah bertanya tanya. Apa mungkin wanita yang menabraknya itu Monic...


"Jo!"

__ADS_1


__ADS_2