KEPEDIHAN

KEPEDIHAN
EPS-73


__ADS_3

"sudahlah tuan. Anda sendiri yang menyuruh saya melupakan semuanya. Jadi ku mohon berhentilah menggangguku. tuan tidak perlu khawatir, rahasia tuan aman dengan saya." Sofia segera berlalu dari sana sambil mengusap air mata yang tiba tiba menetes. "tidak perlu khawatir Fi, mari semangat dan baik baik saja." Sofia menyemangati dirinya sendiri.


Keesokan harinya semua tamu undangan  sudah berdatangan satu persatu di hotel bintang lima milik keluarga Darmawan. Mobil mewah pun berjejeran rapi di basmen Hotel. Semua keluarga Monic sudah memasuki hotel. jangan lupakan gadis pecicilan yang urat malunya sudah agak putus. Siapa lagi kalau bukan adik kesayangan Reno, Keyla. Dari tadi Keyla menempel terus dengan Fatih, sedangkan para keluarga pada merias wajah, ini si Keyla malah sibuk ngurusin Fatih. Bahkan meskipun di cuekin seorang Keyla tidak patah semangat.


"kak, tampan sekali... mau gak jadi pacar Key..."  Keyla menaik turunkan alisnya, sedangkan Fatih sudah sangat geram melihat tingkah Key. Tidak di sini, di kantor, kenapa Keyla selalu saja mengganggunya.


"Key jangan seperti ini, jaga sikapmu Key." Fatih berusaha melepas belitan tangan Keyla di lengannya,  Fatih sangat malu di lihat para calon keluarga sang kakak, apa lagi melihat tingkah Keyla yang seperti ini.  "oh tuhan... Jauhkan wanita seperti ini di hidupku." batin Fatih.


"tidak mau.!!" Keyla malah semakin menempel pada Fatih. Dan mendusel duselkan wajahnya di lengan Fatih.

__ADS_1


Sedangkan di kamar, sedang terjadi keributan, siapa lagi kalau bukan para tantenya Reno sedangkan Monic yang melihat itu hanya tersenyum saja. Tidak menyangka bahwa keluarga Reno akan heboh dengan hal hal kecil.


"Kak apa aku sudah terlihat cantik." Adik mamah Lidya bertanya dengan nada senangnya. Sambil memutar kekanan ke kiri demi melihat penampilannya di cermin.


"Tentu. Sampai terlewat." Mamah Lidya menahan tawa setelah mengatakan itu, dan itu sukses membuat sang adik mendengus.


"Makanya ingat umur, sudah tua masih saja ingin terlihat cantik, ingat yang nikah bukan kamu, tapi Monic." Timpal Riri kakak kembar Rara.


"Sudah Ri ayo keluar jangan di ladeni adikmu ini, biar nanti di jemput pujaan hati sendiri.." Kelakar mamah Lidya "sayang kamu sudah siap. Ayo keluar, acaranya akan segera di mulai," mamah Lidya melihat Monic yang sudah slesai dan mengajaknya untuk turun.

__ADS_1


"Baik Ma," Monic berjalan menghampiri sang mamah  mertua yang sedang berdiri di dekat pintu dan di bantu para MUA.


"Tunggu winda kak," Winda segera berjalan cepat menyusul sang kakak yang sudah keluar dari tempat rias para wanita itu.


Tidak lama Monic menuruni tangga dengan di apit para wanita Darmawan, sedangkan ibu Monic yang melihat itu tersenyum haru dengan mata yang ber kaca kaca, akhirnya sang putri akan mendapatkan kebahagiannya, sang ibu berharap semoga setelah ini putrinya akan selalu bahagia. bapak Monic pun ikut tersenyum dan menggenggam tangan sang istri.


Disisi lain Reno yang melihat Monic sampai tidak berkedip, sang papah yang menyadari itu langsung menyonggol lengan sang anak. "Tenang lah, dia akan menjadi milikmu malam ini." Goda sang papah, dan  itu sukses membuat Reno gelagapan.


"Apa sih pah." Reno sangat malu ketahuan sang papah dan di goda oleh papahnya.

__ADS_1


__ADS_2