
"kamu lelah sayang." monic yang ditanya seperti itu hanya menggeleng.
Ya mereka berdua baru selesai bercinta, dan itu sebuah kebahagian buat Reno, Monic tidak pernah menolak keinginannya. Apa lagi masalah ranjang.
"kak segeralah makan keburu dingin nanti tidak enak kak, aku akan membersihkan tubuhku dulu." Monic segera beranjak dari tempat tidur yang berada di ruangan Reno di balik pintu rahasia itu. Dan hanya Monic wanita pertama yang masuk kedalam sana.
setengah jam berlalu, Reno dan Monic baru keluar dari kamar Reno. Dan mereka makan bersama, niat hati ingin segera mandipun gagal karena Mereka mengulang kembali pergulatan panas itu di kamar mandi. Di sinilah mereka sedang saling menyuapi.
"kenapa sayang mukanya kok di tekuk begitu.?" Monic yang di tanya menggeleng.
"kak hari ini kan ulang tahun Fatih. Apa kakal tidak ada rencana mengajaknya kemana gitu kak."
__ADS_1
"tentu sudah kakak siapkan. Nanti malam kita makan bersama"
"terima kasih kak." Monic segera menghambur kepelukan sang suami.. "ah kita harus segera menejmput Raka kak, nanti telat." Monic yang ingin beranjak dari sofa di tarik kembali oleh Reno untuk duduk.
"tenanglah Raka sudah di jemput Omanya sama supir tadi. kakak sudah menelfon mamah."
"syukurlah kak. Ya sudah kalau begitu habis ini aku pulang ya kak. Kasian Raka di rumah."
"kita pulang bersama."
"disini aku bosnya." Monic yang mendengar itu hanya mencebikkan bibirnya. Tanda mengejek sang suami. sedangkan Reno hanya terkekeh dan membawa Monic ke dalam pelukannya.
__ADS_1
"kak, kamu itu pura pura gak tau apa bagaimana. Aku ini cinta lho sama kamu kak, jelas lah aku cemburu melihat kamu tiba tiba di peluk wanita lain di depanku." keyla yang polos tidak merasa malu mengatakan isi hatinya begitu saja di depan banyak orang. Bahkan di tempat umum. Karena Keyla akan selalu mengatakan suasana hatinya pada siapapun.
"hahaha kamu itu aneh. Kamu yang mencintaiku, tapi aku tidak. Itu salahmu sendiri. Lagian kamu tahu sendiri kan, aku tidak suka wanita manja dan bar bar seperti dirimu. Apa lagi dengan tingkahmu yang tidak tau malu itu. Bahkan aku yang melihatnya saja malu. Cobalah menjadi wanita yang punya harga diri."
Deg.
"apa dia bilang, manja, tidak tau malu." batin keyla. Keyla merasa terhina dengan perkataan Fatih yang begitu menyakiti hatinya, bahkan tanpa segan dia mengatakan di depan teman perempuannya.
Keyla tersenyum dengan mata yang berkaca kaca. pada akhirnya tes. air mata itu menetes tanpa bisa berhenti. Fatih yang sadar dengan perkataannya yang keterlaluan merasa bersalah. Apa lagi melihat Keyla sampai menangis.
Keyla merasa mendekati Fatih selama ini dengan segala cara ternyata salah. Dia pikir Fatih akan luluh, dengan usahanya yang selalu mendekatinya, tapi Fatih mengartikannya salah. Justru dia di anggap tidak tahu malu.
__ADS_1
Keyla segera mengusap air mata yang menetes di pipinya. "ya kamu benar kak, aku memang bar bar, tidak tahu malu. Manja dan murahan, tidak punya harga diri, mungkin bisa juga di sebut seperti wanita ******." Keyla terus mengusap air matanya yang masih saja tidak bisa berhenti terus menerus. "ah maaf kan aku yang selalu mengganggumu selama ini, aku berjanji kak, akan melupakanmu dan rasa ini, aku berjanji ketika kita bertemu di jalan atau bahkan di manapun aku akan mencoba untuk tidak mengenalmu."
keyla segera berlalu dari sana meninggalkan sebuah kotak yang memang dia siapkan untuk Fatih dari kemaren. ya rencana Keyla mengajak Fatih makan siang bersama tidak lain untuk mengucapkan selamat ulang tahun untuk Fatih pria yang ia cintai. Tapi sayang rencana hanya tinggal Rencana. Bukan balasan cinta yang di dapat, melainkan sehuah hinaan.