
2bulan berlalu hubungan Monic dan Reno semakin dekat. Mereka selalu makan siang bersama dan pulang bersama. Monic juga sering berkunjung ke mansion Reno bersama Sofia pastinya, sahabat baiknya.
"Hay kak, sama siapa kesini,Apa kak Sofi tidak ikut?" Keyla bertanya karena tidak melihat keberadaan Sofia, biasanya Sofia mengekor di belakangnya.
"Ah ikut kok, in- kemana dia??" Setelah menoleh ternyata Sofia tidak ada di belakangnya. "Apa dia tersesat" gumam Monic yang masih bisa di dengar Keyla.
"Hahaha kakak ini ada ada saja, mana ada tersesat di tempat ini." Keyla masih saja tidak berhenti tertawa
"Mon kenapa kamu meninggalkan ku," sungut Sofia, "kamu tau, tadi aku melihat laki laki tampan melintas di depan mansion ini, dia sedang berlari pagi." Bisik Sofia.
Monic yang mendengar itu menjiwit kecil lengan Sofia, "kamu ini, matanya kalau liat cowok tampan langsung berubah ungu."
"Sepertinya semua kaum hawa, kalau melihat cowok tampan pasti lupa suami di sebelak," kelakar Sofia dan mereka bertiga tertawa bersama.
"Ada apa ini kenapa ramai sekali seperti pasar pagi saja" mamah Lidya menuruni tangga untuk menghampiri para wanita muda yang sedang bercengkrama.
"Tidak mom, kami hanya bercanda tadi. Apa kita jadi pergi mom? " Keyla bertanya sambil memperbaiki penampilannya.
__ADS_1
"Tentu, ayo anak anak mom, kita pergi. Mon kamu sama mamah, biar Sofia sama Keyla ya."
"Iya mah,"
"Kita satu mobil aja Mom, aku yang bawa nanti. " usul Kelya,
"Baiklah." Mereka akhirnya pergi bersama untuk ke mall, tidak lama mereka sampai di mall City. Monic dan Sofia yang tidak terbiasa berbelanja tanpa melihat harga merasa canggung.
"Hey kenapa kalian diam saja." Sofia dan Monic terkejut mendengar suara Keyla.
"Kau ini Key, membuatku terkejut saja." Sofia langsung menggeplak Keyla. Ingat meskipun Keyla kaya Sofia tetaplah Sofia dengan ke unikannya. Dan masa bodonya.
"Tidak perlu Key, bajuku masih banyak," Monic berniat mengembalikannya tapi sayang keburu di cegah oleh Keyla.
"Hey kak, bahkan uang mertuamu tidak akan habis tujuh turunan." Bisik Keyla yang masih bisa di dengar oleh mamah Lidya. Dan capitan kepitingpun mendarat di kuping Keyla, siapa lagi pelakunya kalau bukan mamah Lidya. Sofia yang melihat itu langsung tertawa terbahak bahak.
"Sudah, kalian ini, ayo cepat habis ini kita ke rumah Monic di kampung untuk ketemu cucuku yang tampan.
__ADS_1
3jam berlalu dan mereka sudah selesai berbelanja dan makan. Kini mereka sedang bersiap untuk ke rumah Monic yang ada di kota B.
"Apa kamu sudah siap sayang?" Monic terkejut karena tiba tiba ada tangan yang memegang pinggangnya dari belakang,ternyata sang calon suami.
"Sudah, kamu dari mana saja? "
"Dari rumah. Ayo kita ke tempat ibu bapak. Kamu sama aku saja naik mobilnya. Yang lainnya biar di anter Jo. Yang di antar supir cuman mamah sama papah."
"Jo ikut?"
"Iya ikut, Jo sama calonnya," Monic dan Reno bergandengan tangan untuk menuju ke mobilnya.
"Apa aku bisa sama tante saja.?" Sofia merasa tidak nyaman jika harus satu Mobil dengan Jonathan. Jadi Sofia meminta untuk satu Mobil dengan Tuan dan nyonya Darmawan.
"Maaf sayang tempat duduknya yang di depan sudah di tempati bodyguard."
"Kalau gak gini saja, biar om yang sama Jonathan" sambung tuan Jonathan.
__ADS_1
"Ah tidak perlu om, Sofia bersama tuan Jonathan saja gak papa." Sofia segera ke Mobil Jo "mana mungkin aku membiarkan tante Lidya dan Om Darmawan beda Mobil. Baiklah sekarang cobalah untuk tidak peduli. Bismillah" gumam Sofia.