KEPEDIHAN

KEPEDIHAN
EPS-28


__ADS_3

"Ada apa pulang pulang muka ceria begitu, lagi tidak ke sabetkan?? Biasanya juga muka udah kayak jalanan datar saja ," tegur sang mamah, tak biasanya anak se mata wayangnya itu pulang dengan senyum di wajahnya. Buaknkah ini momen langka, setelah 7tahun yang lalu, "Apa kamu sedang menang proyek miliaran?"


Sang mamah memindai sang anak sambil melihatnya dari atas sampai bawah, spertinya tak ada yang salah. "Ah ya, tadi Cindy bilang ke mamah, katanya kamu gak jadi kemall sama dia. Kenapa??"


Reno berjalan menuju sang mamah, setelah sampai di dekat sang mamah Reno langsung mencium pipi sang mamah, dan menyandar kan kepala ke pundak sang mamah. "Reno bahagia mah, dan jangan bahas Cindy dulu, Reno lagi malas."


"Hey jangan cium cium istri papah, kamu sudah besar, jangan manja manja lagi sama mamah!" sela sang papah. Reno hanya menatap sang ayah jengah posesifnya bukannya berkurang malah bertambah. Dasar papah.


Reno mendengus dan berjalan pergi munuju kamarnya, Reno ingin membersihkan diri dulu baru turun untuk berkumpul dengan kedua orang tuanya.

__ADS_1


"Kenapa ya pah anak kita itu?" Mamahnya masih heran melihat sang anak. Bukan tak senang. Malah sang mamah sangat bahagia melihat prubahan sang anak. Ini yang dia inginkan selama ini. Melihat sang anak kembali ceria. Yang jadi pertanyaannya itu apa yang membuat sang anak ceria kembali.


"Sudah lah mah, nanti anak itu juga cerita sendiri, Tak perlu terlalu di fikirkan, Bersyukur aja." sang papah beranjak dan menghampiri sang istri yang sedang berdiri sambil menyusun bunga bunga di dalam potnya. Sang papah langsung memeluk sang mamah dari belakang. sambil mendusel duselkan wajahnya di ceruk leher sang istri.


"pah hentikan... Ini sangat mengganggu, mamah lagi merapikan bungan ini pah." tegus sang istri dasar papah slalu saja menghilangkan fokus sang istri. Bukannya berhenti sang suami semakin menjadi, tangannya kemana mana, tanpa menghiraukan para pelayan yang ada di sekitarnya.


"Mah ayok, Main sama papah," bisik sang suami. Sambil meniup daun telinga sang istri. Dan hembusan nafasnya membuat sang mamah slalu berdesir dan tak bisa menolah.


Reno kembali ke kamarnnya, dan Reno merebahkan tubuhnya di atas kasur king sizenya itu sambil melihat langit langit kamarnya. Reno ingin mengunjungi Monic untuk meminta maaf, Reno ingin memperbaiki semuanya, entak seperti apa hasilnya, itu urusan nanti, yang penting minta maaf dulu...

__ADS_1


Reno sadar Monic tak akan menerima maafnya kalau di lihat dari salahnya di masalalu, tapi Reno akan mencobanya. Dari pada slalu merasa bersalah. Lebih baik di coba dulu.


Reno kini sedang menikmati makan malamnya dengan kedua orang tuanya, Reno segera menyelesaikan makannya, karna Reno akan menelfon Jo untuk menanyakan hasilnya. Reno slalu tak sabar jika sudah bersangkutan sang Monic


"Tuan muda..."


mohon dukungannya ya readers, terimaksih. 😊😊


Ah ya hati hati ya sekarang sedang marak penculikan anak. Apa lagi yang rumahnya pinggir jalan. Di jaga dengan baik para anak ana kita ya.

__ADS_1


Semoga semua dalam lindungan sang pencipta. Aminnn


__ADS_2