
Pendekar pemilik takdir
Profil utama
Nama : Raka
Julukan : tidak diketahui
Guru : tidak duketahui
Asal padepokan : tidak diketahui
Jurus : tidak dikenal
Senjata : sejenis pedang
Raka adalah pendekar yg dilahirkan oleh takdir, dituntun oleh alam dan diberkahi kekuatan tiada batas. Selama 25 thn sejak ia dilahirkan ingatannya disimpan diatas langit. Sang pemberi kemuliaan memberkahi napasnya memulai kehidupannya didunia persilatan ketika berada pada tepian sebuah sungai.
Profil kedua
Nama : ayandaru
Julukan : Pendekar penari kayangan
Tingkat pesilat : master
Guru : Resi buyako alias pendekar satria harimau
__ADS_1
Jurus : selaksa cakra suci, panah dewi menari, penghibur kayangan, altar pengabdian
Senjata : harimau
Ayandaru adalah pendekar tingkat 5 yg namanya begitu dikenal, pamor tsb ia dapat dari nama besar gurunya, medali utama pd turnamen yg ia ikuti.
Kisah dua orang anak manusia yg di takdirkan untuk memiliki sebuah kekuatan dan kekuasaan besar untuk sebuah tanggung jawab yg sepadan dengan itu pula. Perjalanan hidup Mereka di tuntun oleh takdir hingga sampai bertemu dan bersama, sebuah perjanan cinta yg akan selalu mereka wujudkan meski melampaui waktu dan masa.
Kehidupan akan terus berjalan dengan semestinya, meski Sang Pencipta menukarnya dengan lakon yg berbeda.
Kisah itu di mulai di sini.
SENGKETA DUA GOLONGAN
Perguruan aliran putih:
*pedang teratai
*penjaga cahaya
*bukit bertuah
Sedangkan Perguruan aliran hitam:
*bambu kuning
*singa hitam
__ADS_1
*gunung tengkorak
*iblis kembar
*trisula setan
*pengembala ruh
Di pelataran kaki sebuah gunung yang puncaknya terselimuti awan gelap, sedang terjadi pertumpahan darah.
Perang besar hidup dan mati dua golongan antara pendekar aliran putih dan aliran hitam.
Pertarungan tersebut telah berlangsung mulai di tengah malam buta yang mencekam hingga matahari tergantung tepat diatas mereka. Jerit kematian dan erangan kesakitan meraung seantero lembah, begitu banyak korban berjatuhan dengan kondisi kepala yg terpenggal dan lusinan tubuh yg tertikam, serta genangan darah seperti mengucuri setiap lekuk tanah tempat tersebut.
Dataran pada lembah itu laksana dibumbui oleh bau amis, semak belukar seperti di baluri aroma racun yang mematikan.
Ketika matahari menyeret cahayanya lebih jauh, temaram pun menyisakan sedikit sinarnya diufuk sana.
Di balik bias senja yg mengintip redup dicelah dedauanan, nampaklah tumpukan mayat yg bergelimpangan. Ratusan jasad terkapar tak beraturan dan mayat yg berserak dengan luka dan perut yg terburai.
Begitu memiriskan hasil dari tragedi tersebut, hanya menyisakan malang yg tak bisa diratapi lagi oleh sesal siapapun karena petaka tersebut telah disepakati menjadi takdir yang harus terjadi.
Beberapa burung pemakan bangkai berpesta pora. Serigala dan binatang buas lainnya telah ambil bagian mengunyah sisa tragedi berdarah umat persilatan bersama seiring gulita menutup senja.
Pertumpahan darah dua golongan tersebut sampai pada klimaknya dimana Golongan putih mengalami kekalahan telak dgn banyaknya kematian pesilat dan pendekar papan atas dan hancurnya perguruan besar yg selama ini menjadi pilar perdamaian penjaga nilai kebaikan umat manusia.
Sedangkan golongan hitam pun mengalami kerugian yg besar pula dgn tewasnya tetua dan dedengkotnya pesilat dan pendekar hitam. Namun mereka masih menyisakan pendekar dan jawara tingkat master yg masih cukup banyak.
Baku hantam dua golongan tersebut terjadi selama dua hari di suatu tempat yg berada di pelataran kaki gunung yg terletak dibenua utara. Kelak dikemudian hari tempat tersebut dinamakan LEMBAH TERKUTUK.
__ADS_1
Tempat angker penuh aura mistis yg mampu menggetarkan nyali siapapun ketika mendatanginya. bahkan untuk membicarakannya saja seperti jadi momok menakutkan. tempat tersebut seolah~olah seperti kawasan yg namanya tabu untuk dibicarakan.