Ksatria Pemilik Takdir

Ksatria Pemilik Takdir
Episode 6


__ADS_3

Didalam liang dibawah dataran lembah terkutuk, Resi Guntara merawat bayi tersebut seperti anaknya sendiri. Dari mulai kaki mungil itu sedang belajar melangkah sang pendekar kijang merah telah menempanya dalam ilmu pesilat. Apalagi anak tersebut ditakdirkan dgn bakat alam yang luar biasa.



Selama sepekan bayi itu terlantar dilembah terkutuk, ia berada diantara gelimpangan tengkorak. tubuh sang bayi dipenuhi lalat dan penyakit kulit yg mengenaskan. hanya berteman rasa sakit dan lapar. pada setiap malam aura mistis bermunculan seperti ratusan ruh pendekar saling bertarung sebagai tontonan matanya yg kecil. Rangkaian gerakan berdarah tersebut menjadi potongan gambar yg melekat dala ingatan sang bayi. aura mistis dari Kesaktian dan kedigdayaan para pendekar yg tewas kala itu turut menjadi aura keramat memapar tubuhnya.



Lalu mulailah alam bekerja melampaui tugasnya. Tubuh kecil yg ringkih itu mampu bertahan dilembah yg sangat angker dan menakutkan. Alam memberkahi nyawa lebih pada bayi tsb Hingga seminggu kemudian Resi Guntara menemukannya ditengah2 tumpukan rangka manusia.



Hari berlalu tahun pun berganti, 25 thn sudah usia pemuda yg diberi nama **RAKA** oleh Resi Guntara. Selama itu ia dididik oleh sang resi, bersama kekuatan alam yang ditakdirkan lebih untuknya. Ia akan menjadi sosok pendekar yang punya insting langka krn aura mistis yg memapar tubuh kecilnya dulu ditambah ingatan yg tajam dgn gerakan petarung kala itu membuatnya mempunyai bakat alami sebagai pendekar. Atas semua kelebihan yg diberikan alam padanya, pun ia berada dalam bimbingan seorang pendekar yg sangat mahir.

__ADS_1



Pada malam tertentu ketika lembah terkutuk tsb dikepung kabut yg gelap, Raka sering keluar liang dan mencoba merekayasa ulang setiap gerakan pendekar yg bertarung. Ingatannya akan gerakan2 tsb sangat melekat mati pada pikirannya. Seolah2 ditengah kabut yg pekat itu sekelebat bayangan bertarung dgn ratusan ruh2 pendekar yg tewas dilembah kutukan.



Hanya Resi guntara seorang lah yg melihat kemampuan Raka. Terkadang Sang guru menyimpan ketakutan yg amat sangat bila melihat Raka berlatih tanding dgn para hantu lembah terkutuk. kegesitan Raka dalam kabut yg pekat tsb mampu mengalahkan bayangan2an arwah gentayangan. Sebuah kengerian tak terkira apabila kekuatan itu sampai salah digunakan oleh Raka.




Dirinya dibekali jurus yang belum pernah ada didunia, matanya dilapisi penglihatan 3 alam, dan kecepatannya melebihi kecepatan itu sendiri. Puncak kekuatannya adalah ketika mampu memperlambat gerakan kehidupan 10 detik\(seperti slow motion pada era lain\).

__ADS_1


di saat yg sama Raka mampu melihat 10 detik lbh cepat apa yg akan terjadi. sebuah anugrah yg tidak berasal dari manusia. kekuatan itu dari pemberian Sang Maha yg memberi ketetapan.



Hari itu dimalam yang gelap gulita sang resi memberi wejangan terakhir pada muridnya.



\* Raka, disinilah kau dibesarkan diantara dua telapak tangan ku yg sudah keriput. Disini jugalah kau ditempa untuk mengasuh dirimu menjadi seorang ksatria. Aku tidak tahu dr mana kau berasal dan juga tak pernah ingin mencari tahunya. Satu hal yg pasti Sang Maha Agung telah mentakdirkan mu berada disini dgn semua alasannya. Diantara alasan tsb aku memilih salah satunya bahwa keberadaan kau disini adalah menjadi pendekar tanpa tanding yg mampu menjaga nilai2 kebaikan dari angkara kerakusan, kesombongan dan ketamakan.



Disudut gelap sisi ujung liang itu, Raka terpekur takzim mendengar wajangan sang guru. ia menyimpan semua nasehat itu dlm relung kalbunya yg terdalam.

__ADS_1


__ADS_2