
Apa yg di duga semua orang akhirnya terjadi. Hanya butuh dua hari, Losmen Kayu Rawa di benua Timur mencuri perhatian dunia. Terutama Persekutuan Keramat. Mereka menyediakan hadiah seratus batang emas murni bagi siapapun yg mampu menangkap atau membunuh pelaku pembunuhan anggota mereka. Kemarahan Persekutuan itu sudah meledak, mereka mengerahkan semua anggotanya mencari si pemuda gundul itu, bahkan mengirim anggota tambahan dari sekte selatan dan barat menuju sebuah kawasan dekat perbatasan dua kerajaan antara NESRIABAR dengan TURGHI di mana markas sekte timur itu berada.
Tak tanggung~tanggung kemarahan itu mereka kobarkan, persekutuan tersebut mengutus seorang pendekarnya ke menara langit dan mengultimatum partai suci untuk menyerahkan pelaku tersebut. Tapi menara langit menyangkal keberadaan orang yg mereka cari bukan berasal dari aliran putih. Bahkan namanya dan perguruannya pun tidak ada dalam dunia pesilat aliran putih. Menara Langit berlepas diri atas si pelaku pada peristiwa di losmen Kayu Rawa. Kerajaan~kerajaan yg berada dibenua timur pun tak ingin campur dengan persoalan dunia persilatan, Mereka memilih bungkam.
Hanya organisasi pengemis yg bereaksi keras atas diamnya golongan putih. Mereka langsung menyatakan diri keluar dari keanggotaan partai suci. Pendekar Kaleng yg menjabat sementara sebagai Ketua organisasi begitu marah karena tidak ada pembelaan terhadap Raka yg ia tahu telah membunuh Bulaha. seseorang menyebabkan kematian Raja mereka yg telah mereka temukan di bawah tumpukan pasir pantai di pesisir ujung benua Barat, Mereka pun tidak terima atas kematian Resi Buyako dengan penyebab yg sama. Organisasi pengemis melakukan rapat besarnya di wilayah kerajaan Turghi dan melakukan konsilidasi organisasi mereka dengan rahasia.
Atas keluarnya organisasi pengemis membuat menara putih mengalami perpecahan, pro dan kontra saling bersahutan di antara pendekar, gesekan antar pengurus pun tak terelakan.
__ADS_1
Dua bulan telah berlalu, konsilidasi diam~diam organisasi pengemis di wilayah Turghi mencapai klimaknya. Mereka melayangkan tantangan terbuka kepada persekutuan keramat sekte benua timur. Memintai dalam rentang waktu 10 hari untuk menyerahkan nyai Sumbi si peracik racun yg mematikan itu ke organisasi pengemis. Kalau permintaan tersebut tidak di penuhi mereka akan melakukan dengan cara mereka sendiri, mengambilnya langsung ke biliknya, markas sekte !.
Permintaan tersebut seperti bernada Tantangan, dan sudah pasti persekutuan keramat menerimanya. mereka langsung menyatakan siap berperang pada hari kesebelas. Berita akan terjadinya pertempuran itu mengguncang seluruh benua. Ada yg saling mendukung, ada juga yg hanya ingin jadi penonton.
Di tempat lain
satu bulan sebelum pernyataan perang organisasai pengemis kepada persekutuan keramat Raka kembali ke liangnya di lembah terkutuk. malam itu di losmen kayu rawa, Raka melesat ka atas awan dengan sayap anginnya. kekuatan yg sulit ditangkap oleh mata. aksi pembunuhannya di losmen tersebut membuat Raka marah pada diri sendiri. Ia meratap dalam kesunyian diliang itu. Pemberontakan dirinya atas kekuatan yg ia miliki membuat guncangan hebat pada jiwanya. Raka tak menginginkan jadi pembunuh tapi di sisi lain takdir memilihnya untuk sesuatu di depan sana yg tidak ia ketahui.
__ADS_1
Takdir tersenyum, mereka memberikan apa yg ia minta oleh manusia tempaan mereka. sepuluh gentayangan pendekar kelas Resi di hadapankan padanya. Pertarungan tanpa henti itu terjadi hingga sepekan, Raka berjibaku melawan sesuatu yg tidak bisa di bunuh di lembah terkutuk.
Sosok yg bersamayam di gunung Simaya memandangi Raka dalam pertarungan itu, mereka ikut campur lagi dengan masalah manusia yg mereka temukan di tumpukan tulang belulang.
sosok~sosok itu memberikan 1 senjata yg mampu Melewati alam yg berbeda kepada Raka. Sesuatu yg pernah mereka gunakan pada perang 3 alam. Sebatang tombak berukuran panjang 2 meter sebesar genggamannya berbentuk seperti angin padat. akhirnya dengan senjata itulah Raka mampu menakhlukan 10 para resi gentayangan.
Dua hari menjelang pertarungan antara organisasi pengemis dengan persekutuan keramat, suasana BUKIT TULANG yg terletak di perbatasan kerajaan NESRIABAR dengan TURGHI mulai di penuhi oleh pendekar2 pengemis. Mereka memadati sebuah telaga kecil yg berjarak 1 km dari markas persekutuan sekte benua timur. Diantara anggota pengemis terdapat pendekar2 aliran putih yg ikut bergabung dengan alasan yg berbeda2. Membalas dendam pribadi dan "berjihad" untuk melenyapkan kejahatan. Atau beberapa pendekar profesional yg menginginkan hadiah yg diberikan klan kacio atas ancaman pembunuhan terhadap keluarga mereka.
__ADS_1
Para pendekar yg berkisar 200 orang tersebut menyatakan bergabung dengan anggota pengemis berjumlah kisaran 700 orang yg berkumpul di telaga. Sedangkan persekutuan keramat yg kedatangan tamu di depan mereka telah mempersiapkan apa yg miliki. Keanggotaan persekutuan yg mencapai 2.000 orang di benua timur di penetrasikan di markas sekte timur. lalu tambahan sekitar 500 anggota lagi bantuan dari sekte barat dan selatan yg dalam perjalanan.Kekuatan persekutuan yg jauh lebih besar tidak menciutkan gabungan pendekar profesional bersama organisasi pengemis. Meski dalam beberapa harinya masih banyak yg menyatakan bergabunng tapi jumlahnya tidak signifikan.
Di lain tempat Kerajaan2 yg berada di sekitar markas persekutuan seperti kerajaan Turghi, Nesriabar dan baidur bai telah menyiapkan pasukan prajuritnya untuk mengantisipasi perseteruan dua golongan dunia persilatan tidak meluas ke luar dari kawasan Bukit Tulang.