
Setelah hampir setengah jam mereka bertiga hanya mampu terdiam pada tangga. Lamat~lamat mata Resi Buyako terbuka. Ayandaru langsung berdiri untuk menghampiri tapi di cegah oleh eyang Rinjani.
* sabar nduk, sebentar yaa.
* sudah berapa lama seperti ini eyang putri?
* sudah sehari semalam, Raka sedang mencoba menyalurkan energi murninya.
Ayandaru memandangi eyang Rinjani dengan mata sendunya yg sedikit membulat. Ia terkejut dengan nama yg disebut eyang Rinjani.
* Raka ??!!
Ayandaru memang tidak fokus melihat orang yg berada diatas tubuh resi karena tatapannya tak lepas dari wajah eyangnya sejak ia menuruni anak tangga. Apalagi rambut Raka yg awut~awutan menutup wajahnya. Ayandaru benar~benar tak menyadari, hanya Sebuah desiran halus kembali menggoda hatinya dalam kondisi seperti itu.
Beberapa menit kemudian, cahaya yg keluar dari mata Raka mulai meredup, bias cahaya ditangannya yg menempel di dada Resi Buyako pun mulai hilang. Raka memperbaiki posisi tubuhnya dengan turun dari dipan lalu duduk dikursi yg terletak diujung kaki resi. Ayandaru pun menghampiri gurunya, ia diberikan kursi oleh si pengemis disamping kanan gurunya. Ayandaru menggengam tangan resi dengan erat.
__ADS_1
* eyaaanng, eyang Resiiii. Ini Ayandaru.
Bola Mata Resi Buyako mulai terlihat bergerak dengan kelopak matanya mulai mengkelip.
* eyang tak apa~apa? Aya rindu pada eyang.
Terlihat sudut bibir resi Buyako yg terkatup bergerak seperti tersenyum. Sejurus kemudian Raka perlahan menghampiri Ayandaru.
* aya sayang sama eyang.
* eyang.
Suara Ayandaru samar dalam isaknya yg sunyi.
Pendekar Satria Harimau itu telah pergi selama~ lamanya bersama senyum terakhirnya.
__ADS_1
Kembali dunia persilatan kehilangan panutannya. Seorang pendekar yg melegenda dihadiahi usia yg sangat panjang untuk mengantarkan sebuah takdir. Ayandaru muridnya pingsan berkali~kali.
Jasad Resi Buyako dikubur di ruangan bawah tanah tersebut atas permintaannya sendiri. Makamnya di gali oleh Raka dan si pengemis yg kemarin bertemu di persimpangan kota Padangari. Pengemis itu bernama Sutarsa berjuluk pendekar KALENG. Ia adalah wakil ketua raja pengemis.
Sutarsa sedang dalam pelacakannya mencari Ayandaru untuk mengetahui tentang Raja mengemis karena informasi terakhir Ki Jalu terlihat bersama pendekar Penari Kayangan. Organisasi pengemis telah berbulan~bulan tak melihat Raja mereka.
Pada sebuah dusun itulah Sutarsa menemukan Ayandaru dalam keadaan terluka. Pendekar Kaleng adalah pelacak yang ulung. Ia disegani hampir di semua Raja kerajaan karena keahliannya banyak di gunakan mereka. dan ia adalah seorang pendekar yg sangat sulit dilacak. Dunia persilatan menganggap bila bertemu dengan pendekar kaleng maka itu sebuah mukzizat.
Sejak dari kota Masoa hingga teluk biru, Sutarsa merasa ketinggalan langkah dari pergerakan Ayandaru. lalu ia mencium langkah Raka dan Apin menuju kota padangari dan mengikutinya.
Gegernya benua Utara dengan kehilangan sebuah pusaka membuat pendekar pengemis kaleng bekerja dua kali. antara menemukan Ayandaru dengan pencarian pusaka tersebut. apalagi mereka mencium keberadaan Resi Buyako di padangari. Pendekar Kaleng dengan Organisasi pengemisnya yg sangat militan berhasil menemukan Ayandaru.
Dari organisasi pengemis tersebut eyang Rinjani mendapat informasi penting sebab musabab terlukanya Resi Buyako. lalu Rinjani dan Sutarsa mengerahkan semua sumber daya anggotanya membawa Ayandaru ke rumah berpintu merah. kondisi Pendekar Satria Harimau hanya menunggu detik~detik ajalnya.
Permintaan Resi untuk bertemu cucunya menjadi prioritas karena itu adalah permintaan seseorang yg sangat mempengaruhi dunia persilatan bahkan bisa disebut Resi Buyako adalah leluhurnya para pendekar.
__ADS_1