Ksatria Pemilik Takdir

Ksatria Pemilik Takdir
EPISODE 40


__ADS_3

Tiga hari telah berlangsung


Resepsi pernikahannya Selvia Haru dengan Pangeran Ega Syahdan.


Hari ini pesta itu terakhir diadakan di kabupaten Topala. Selanjut resepsi akan diadakan di istana. Disela~sela pesta itu Ayandaru mencuri waktu menghilang dari tempat resepsi. Ia ingin mengunjungi teluk biru, rindu pada teman remajanya yg baru.


Di ujung jalan teluk.


Sekitar 30 orang dengan berpakaian sebuah perguruan sedang mendatangi rumah Bowo. Warga yg melihat anggota elang bungkuk yg sedang berkumpul di rumah bowo sangat menarik perhatian.


Ratih yg sedang menyapu pekarangan kala itu dibuat menjerit keras memanggil ibunya yg langsung disusul dengan tergopoh~gopohnya ibuk masni keluar dari dapur. Bowo pun yg sedang tertidur siang langsung meloncat lewat jendela menuju halaman. sedangkan Raka menatap suasana di depan rumah itu dari sudut kandang kuda yg sedang ia bersihkan di belakang.


* kau yg telah mengacau pada murid~murid diperguruan elang bungkuk?


Seorang pria berkumis jampang menunjuk Bowo dengan sebilah golok. Bowo yg menyadari sekumpulan orang didepan rumahnya pasti lanjutan atas penyerangan beberapa malam yg lalu.


* maafkan saya tuan, saya tidak paham apa yg tuan bicarakan.


* kau jangan berpura~pura, mana saudara mu dia harus bertanggung jawab!


Si kumis jampang langsung merenggut Ratih dari pelukan ibu masni.


* tolonglah tuan jangan lukai anak saya, saya mohoooooonnn.


Ibu masni langsung bersujud ditanah di iringi Bowo, mereka sudah kehilangan bapak dan Mereka tak ingin lagi kehilangan Ratih.

__ADS_1


melihat suasana di halaman tersebut nyali membunuh Raka langsung menyala, ia muncul disamping rumah sembari berjalan dengan tenang sambil Insting membunuhnya menghitung semua detak jantung sekumpulan anggota perguruan tersebut. Raka telah memperkirakan hanya butuh lima kali gerakan untuk menebas leher semua anggota perguruan elang bungkuk.


tapi..


Ketika Sesaat mata Raka telah menutup, sekonyonh~konyong seorang penunggang kuda datang membelah kerumunan warga. Seorang gadis yg tak lain adalah Ayandaru langsung turun dari kudanya yg kebetulan memang sedang menuju ke rumah ratih.


Ketika berada di posko atas tadi Ayandaru sedikit terkejut tatkala melihat kerumunan warga di rumah ratih, Ayandaru meniliknya dengan mata ghaibnya dan persis disaat yg sama ia melihat rambut ratih di jambak seseorang. Ayandaru langsung memburu pacuan kudanya ke kampung nelayan bawah


Sesampai ia di kerumunan anggota elang bungkuk, Ayandaru langsung menuju si kumis jampang yg sedang menjambak rambut Ratih. Sembari mengahampiri, tangan Ayandaru langsung menyelip diketiak si kumis jampang, meliukan jarinya ke dada si kumis dan memberinya sebuah tusukan di mana Ayandaru telah melapisi tanganya dengan jurus SELAKSA CAKRA SUCI. lalu sejurus yg sama satu sapuan lutut Ayandaru yg di topang jurus PANAH DEWI MENARI seolah mengayun ringan meluncur cepat ke pinggang si jampang.


Taakhhk..


kraattaakkhh


Dua suara seperti bunyi tulang yg patah terdengar bersamaan seiring tubuh si kumis jampang terhempas sejauh dua meter terjajal ke tanah. Ayandaru yg begitu amarah melihat rambut Ratih di jambak maka tak alang kepalang ia menggunakan jurus yg mematikan sekaligus. akibatnya tubuh si kumis terhempas dengan nyawa melayang seketika.


* tangkap mereka.


lalu...


* tahaaaaannnn !!!


Seorang anggota perguruan yg berdiri tak jauh bergegas ke depan.


* tahan ketua, sebaiknya kita balik ke padepokan dulu. Tolong ketua. Tahan serangan.

__ADS_1


* apa kau bilang, sial kau. Minggir !!


Pria yg memberi aba~aba berusaha mendorong pemuda tersebut, tapi ia cepat berkelit sambil berlari ke arah ayandaru, lalu meletakan lututnya ketanah, mengatupkan tangannya ke dada. Sambil kepala tertunduk.


* mahon maafkan saya yg mulia tuan putri, saya pelayan tamu dihotel. Mereka tidak tahu siapa yg mulia, Mohon maafkan teman kami satu perguruan ini.


Mendadak semua yg berada di tempat tersebut jadi diam terpaku, warga yg melihat pun jadi hening tatkala melihat pemuda yg menjura hormat sambil bersimpuh, mereka saling pandang dengan perasaan masing~masing.


Sembah hormat itu hanya dilakukan untuk Kaisar dan keluarganya pada saat tertentu. Kalau dalam keadaan biasa sembah hormat itu tidak dianjurkan kekaisaran. Tapi jika dalam keadaan tertentu itu kalau ada yg membangkang maka ia dihukum 30 tahun penjara, bukan itu saja semua keluarganya pun dihukum yg sama bahkan sehari saja bayi lahir dari keluarga pembangkang maka otomatis juga dihukum 30 thn dan itu berlaku pada tiga kali keturunannya.


Rakyat benua Utara tahu betul aturan kekaisaran tersebut.


melihat pemuda itu bersimpuh hormat, Satu persatu semua yg berada di tempat itu mengikuti. sehingga semua orang yg berada disisi ujung jalan teluk biru dan warga sekitar bersembah simpuh seluruhnya.


Tidak berapa lama mereka bersimpuh, pak lurah datang dengan satu peleton tentara tempur. Komandan pasukan yg cepat tanggap melihat situasi pada orang yg bersimpuh langsung menuju Ayandaru.


* hormat yg mulia tuan putri, saya perwira muda dari peleton ini. masalah ini biar kami ambil alih dulu, Sekiranya perlu nanti kita selesaikan di gedung komando.


Pak lurah yg baru menyadari Ayandaru adalah keluarga kaisar langsung meminta maaf.


* mohon maafkan atas kelancangan ini yg mulia tuan putri. Saya harus menyusul ke gedung komando dulu. Setelah selesai nanti saya ke sini lagi.


* baik lah pak lurah, mohon maafkan saya juga dengan situasi ini.


Pak lurah menghampiri ibu masni dan meminta maaf. Ia menatap raka dan bowo sambil mengangguk kecil. Raka membalasnya seperti tak acuh. Perhatiannya telah tersita dengan kedatangan Ayandaru.

__ADS_1


Perasaan hatinya lebih ganas dari nyali membunuh yg tadi telah ia persiapkan. jiwanya bergetar ketika wajah Ayandaru berpaling padanya.


Apalagi Ayandaru, ia pun terkejut bertemu pemuda itu di rumah Ratih padahal sudah beberapa kali ia ke rumah tersebut.


__ADS_2