Ksatria Pemilik Takdir

Ksatria Pemilik Takdir
EPISODE 86


__ADS_3

Menjelang pagi itu di pelataran lembah.


Jendral Hutama telah selesai membentuk 5 kelompok pencari. Di saat jendral sedang memberikan arahan, terlihat muncul Raka bersama pasukan komerad yg hilang itu di antara barisan pohon yg lebat disisi hutan terluar lembah terkutuk. Semua orang hanya diam terpana melihat pasukan itu menghampiri tenda markas. Setelah yakin yg datang itu adalah Kaisar Mu Raka, serentak mereka memberi hormat kebesaran.


Beberapa saat kemudian para petinggi kekaisaran Galandara berkumpul di dalam tenda. Terlihat ada perdana mentri, panglima, jendral tempur, kepala pembangunan militer dan beberapa pejabat.


Cukup lama perbincangan mereka, termasuk Rayola yg menjelaskan rincian proyek kemiliteran. Panglima pun telah memastikan kepada kaisar bahwa personil ketentaraan telah dibagi hingga setingkat daerah kabupaten, lalu jendral tempur menyatakan angkatan perang Galandara sudah sanggup melawan Atsylandya dalam seminggu sebagai bentuk perbandingan.


Perdana mentri pun memberi kabar gembira bahwa suplai alat perang dan anggaran untuk kemiliteran sudah tersedia untuk 5 kali peperangan jika kaisar menghendaki itu. Setelah koordinasi antar pejabat tinggi tersebut selesai, semua kembali ke pos jabatan mereka masing~masing ketika matahari sudah menggantung di tengah langit.


Siang itu di hadapan satu batalyon Komerad.


Raka mendatangi Ayandaru yg berdiri paling ujung di tengah para pelatih, ia nampak malu~malu di hampiri.


* bagaimana kabar mu?


* sepertinya masih seperti yg kamu peluk sebulan yg lalu.


Jawaban yg berbisik itu nembuat Raka tersenyum. senyum itu yg di ingin di buat Ayandaru harus terpampang di wajah kekasihnya. ia bahagia sudah dapat melakukannya.


* kamu bekerja di sini?


* Rayola yg menempatkan ku di sini. Dia pernah menanyakan kabar mu.


Raka pun membaca pikiran Ayandaru yg terlintas sedikit pikiran cemburu.


* jangan ganggu dia dengan rasa cemburu mu, saya membutuhkannya dalam kemiliteran.


* maaf, aku cuma terkesan. dia mungkin terlihat cantik dibalik cadarnya.

__ADS_1


* aku sudah melihatnya.


* hah ?


* jauhkan pikiran jelek mu, aku memang sudah liat wajahnya langsung. Dia memang cantik.


Mendengar itu Ayandaru bersungut~sungut.


* kamu menyukainya Ra?


Raka memalingkan wajahnya ke barisan pasukan komerad.


* 80 personil itu terjebak di tengah hutan, tapi aku pikir mereka sudah hafal lembah itu sekarang. Kamu boleh membawa mereka ke sana lagi. Mudah~mudahan mereka bisa mengalahkan mu.


Elakan Raka dari pertanyaan tadi membuat Ayandaru nelangsa, ia merasa kekasih nya benar~benar konsentrasi dengan tentara perangnya.


Ia mendesah berat yg tertangkap oleh telinga Raka.


Di ujung ujaran yg tersamar itu, Raka berlalu ke depan barisan komerad. Tinggalah Ayandaru yg terbunga~bunga jiwanya.


"aku juga".


Suara bhatin itu hanya Ayandaru yg mendengar.


Raka bersama kepala pelatih yg di ambil dari perwira senior pasukan perisai Atsylandya mendatangi pasukan komerad.


* 80 personil yg bersama saya semalam harap maju ke depan.


Perintah kaisar dengan suara yg tegas itu langsung di respon oleh tentara yg merasa.

__ADS_1


* kalian adalah Kompi Letus Pora, kalian akan di pimpin oleh pendekar Kayangan. Tugas kalian hanya Patuh, setia dan mati. Apakah ada pertanyaan?


Pasukan itu langsung memberikan hormat kebesaran dihadapan kaisarnya tanpa bicara.


Raka memberi tanda pada Ayandaru untuk menghampirinya.


* pasukan ini di bawah perintah mu.


* terima kasih yg mulia.


Raka berlalu dihadapan satu kompi Letus Pora tersebut menuju ketengah barisan komerad lainnya yg diberi perintah membentuk lingkaran.


sedangkan Ayandaru setelah beberapa saat, memberikan intruksi kepada pasukan Letus Pora.


* kita ke lembah terkutuk lagi dan pastikan setiap kalian membawa bunga rumput merah dalam keadaan utuh. Besok pagi tugas itu harus selesai dan berkumpul lagi di sini.


Pasukan Letus Pora langsung menyerbu memasuki hutan terkutuk setelah perintah tugas di berikan. Sebuah perintah yg terasa mustahil menemukan rumput yg langka itu. Apalagi nanti dengan gangguan dari pendekar Penari Kayangan yg setiap waktu akan menghajar mereka dengan sekonyong~konyong.


Sebulan bersama Ayandaru para komerad sudah mengenal Gadis nan cantik yg jadi pimpinan mereka itu jika sudah dalam aura bertarung, sulit menahan gairahnya, Paling usil membuat personil babak belur dalam latih tanding.


Ayandaru lalu menyusul pasukan Letus Pora yg sudah memasuki hutan lembah.


Sedangkan pada sisi Raka, yg berada di tengah satu batalyon Komerad.


* izinkan saya untuk berlatih tanding kepada kalian semua, jangan sungkan. ini untuk mengetahui sejauh mana pasukan ini akan dapat mengemban amanah perintah tertinggi Galandara.


Pelatih kepala memberikan sebilah rotan yg menyerupai pedang pada kaisarnya. dan ia sebagai kepala pelatih di minta jadi komandan Komerad untuk memerintah tentaranya menyerang Raka. Sepuluh tentara komerad langsung bergerak bersama pedang dan perisainya yg di iringi dua puluh lagi melayangkan tombak rotan mereka. Serbuan dua serangan yg bergelombang itu sempat membuat Kaisar mereka kewalahan. Pada serangan gelombang ketiganya 10 personil menyasarkan panah Rajut untuk menyergap Raka, di antara puluhan senjata mirip bumerang yg melayang menutup pergerakannya.


Raka yg belum menerima informasi kemajuan para Komerad memang dibuat terkejut, Ternyata sangat terampil. Sedangkan bagi para tentara Komerad yg sudah mengetahu bahwa Kiasar mereka seorang pendekar yg mumpuni tanpa sungkan menyerangnya dengan alat latih. Hampir 60 tentara yg melakukan penyerangan, beberapa tombak rotan mengenai tubuh dan kepala Raka, sedangkan belasan Komerad mengalami cidera terkena sabetan pedang Rotan bahkan beberapa orang mengalami patah tulang.

__ADS_1


Pertarungan anak buah dengan Bos nya berlangsung seru hingga sore hari.


__ADS_2