Ksatria Pemilik Takdir

Ksatria Pemilik Takdir
EPISODE 9


__ADS_3

Raka keluar dari lembah kutukan dgn kondisi yg kacau tanpa tahu hendak kemana. Hanya langkah ringannya yg menuntun setiap tapak kaki itu berjalan hingga dipagi yg cerah Raka menemukan sebuah curug.


Raka mencoba mandi membasuh tubuhnya pada genangan air dicurug tsb, bahkan Raka sesekali berendam dan berenang hingga ke dasar yg kedalamannya sekitar 5 meter. Terkadang ia bermain dgn cipratan air yg jatuh, beberapa kali menggoda ikan kecil dgn sedikit sentilan secara tiba2 sehingga ikan itu berlompatan, Raka tersenyum menikmati tingkah hewan air tsb. rasanya cukup jadi penghibur hatinya yg sedang gundah gulana.



Curug tersebut berada disebuah kecamatan yg penduduknya berladang jagung, tempat yg berada disebuah kerajaan kecil dibenua timur bernama **La GHULKA**, kerajaan yg berbatasan langsung dgn kekaisaran **ATSYLANDYA** dibenua utara.



Cukup lama Raka menikmati mandinya sampai perutnya keroncongan. Setelah bergegas memakai pakaian ia menyusuri tepian curug tsb untuk menemukan sisi yg dangkal. Mungkin ditepian itu lbh mudah menangkap ikan, pikirnya. Ternyata arus curug tsb keluar disebuah sungai yg tak terlalu lebar.


__ADS_1


Bagi Raka kalau hanya sekedar menganjal perutnya yg kelaparan ia bisa menggunakan energi tenaga dalamnya sbg sumbu tenaga. Tapi ia telah rindu dgn rasa ikan yg dibakar, lidahnya sudah lama tak mengunyah daging empuk itu diantara gerahamnya.


Sambil berjikrak2 kecil diatas batu yg berserakan pada tepian sungai Raka terus mencari ikan yg cukup besar.



tiba~tiba Raka tertegun, naluri pendekarnya memberi tanda spt alarm kalau ada sesuatu yg berkelebat diatas pohon sana. Pendengaran yg peka pun mendengar getaran dua ekor rusa sedang mengawasi anaknya yg berada disebrang sungai. Raka juga mendengar derapan sesuatu yg menghentak tanah.




Lalu, Terjadilah pembunuhan kilat pada tepian sungai yg disaksikan sepasang mata sendu milik seorang gadis yg berayun pada sebuah dahan kayu. Kejadian yg begitu tiba2 mengejutkan nalar pesilat manapun termasuk Ayandaru berjuluk pendekar Penari Kayangan.

__ADS_1


Itulah PERTEMUAN pertama Ayandaru dgn Raka sang pendekar pemilik takdir. Karena penasaran yg tinggi ayandaru berusaha menguntit pemuda yg telah memenggal tiga orang anggota kelabang hutan dgn cara keji.


 


(kembali ke pertemuan Raka dengan Ayandaru)


Ayandaru harus kelimpungan menguasai diri ketika tubuhnya terpental setelah menabrak tubuh Raka. Sulit bagi ayandaru memasang jurus Altar pengabdian dlm posisi yg hanya berjarak 50 cm lagi terhempas ke tanah. Ia hanya berusaha mengalirkan tenaga dalam pd bagian punggungnya untuk meredam benturan.


Tapi Sontak ayandaru merasakan pergelangan tangan kanannya dikait seakan menarik tubuhnya kembali lalu kaitan ity mengayunkan ayandaru kebagian sisi kanannya, Mendapat peluang selamat dr hempasan tsb ayandaru langsung berkelit dan berputar sambil menggunakan jurus ALTAR PENGABDIAN. Sebuah jurus seperti pendulum yg stabil meski dihentak oleh kekuatan besar.


Ayandaru berhasil menapakan kakinya ketanah yang disanggah sepasang betis mulus yg indah. Ayandaru berpikir sesuatu yg mengait tangannya tadi adalah raihan tangan seseorang.


meskipun ayandaru berhasil menguasai tubuhnya dr posisi yg sulit tapi ia belum berhasil menguasai pikirannya dari rasa kaget dgn peristiwa2 yg barusan terjadi. Belum reda rasa keterkejutannya itu tiba~tiba tubuh Ayandaru menjadi kaku ditempat berdirinya, karena Ia terkena totokan pada tubuhnya yg di lakukan oleh pemuda tersebut.

__ADS_1


__ADS_2