
Di bagian lain
(pada sisi Ayandaru, beberapa hari sebelum tibanya Raja pengemis di kota Masoa)
Menjelang pagi Rombongan pasukan perisai yg membawa Ayandaru tiba di istana, mereka masuk lewat pintu khusus bagian samping istana yg hanya bisa diakses oleh pasukan perisai. Sampai di suatu bangunan yg tersembunyi di antara gedung lainnya Ayandaru di antar seorang tentara melewati koridor panjang. korodor yg di penuhi lorong ke bangunan lain.
Di lorong ke lima Ayandaru terhenti menunggu bersama satu regu penjaga yang bertugas di pos tersebut. Seseorang keluar dari pintu bangunan di ujung lorong. ia bergegas menghampiri.
Ayandaru mengenal orang itu, ia Perwira JO ajudan pribadi khaisar. Perwira jo memberi anggukan kecil dan meminta ayandaru mengikutinya ke bangunan diujung koridor tersebut, setelah sampai di tempat yg dituju Perwira Jo menyuruhnya masuk lalu menutup pintunya kembali.
Ruangan itu cukup luas dan mewah tapihanya ada sebuah meja dan tiga kursi yg mengelilingi. Sebuah ruangan khusus hanya menerima tamu di luar protokol istana.
Ayandaru melihat Kaisar berdiri tegap dengan melipat kedua tangan didadanya. Sebuah kharisma kewibawaan terpancar dari sikap tsb. Ayandaru langsung meletakan kedua lututnya kelantai, mengatupkan kedua telapak tangannya didada sambil membungkukan badan dengan kepala tertekuk.
* Bangunlah lah dan silahkan duduk
suara kaisar yg terkesan bernada santai membuat Ayandaru mengikutinya sambil melangkah ketengah ruangan dan duduk di salah satu tiga kursi tersebut, tanpa berani menegakkan Kepalanya.
* bagaimana kedaan mu? Dan kota Maltara? Saya dengar kamu lama disana?
* kabar saya baik yg mulia dan kota maltara masih tetap indah.
__ADS_1
Lalu kaisar mengajak Ayandaru berbincang~bincang. Terkadang mereka berdua tertawa ringan.
* kamu sudah punya kekasih?
Kaisar menggoda adiknya dengan sedikit candaan, Ayandaru hanya mampu menjawab dengan gelengan malu.
* mungkin takut sama yg mulia
Kaisar pun tertawa kecil. Ayandaru merasa senang mendengar tawa itu. Rasanya sudah bertahun ia tak mendengar lagi. Lalu terdengar helaan napas yg berat dari kaisar, membuat Ayandaru menegakan kepala dan menatap kaisar. Wajah pemuda gagah berusia 35 tahun terlihat gelisah.
* ada masalah apa kak?
Ayandaru memanggilnya seperti yg ia lakukan di pondok di rimba terlarang. Kaisar mengusap wajahnya seakan mencari kalimat yg tepat untuk bicara. Ia menoleh menatap ayandaru. Yg kaisar lihat Ayandaru malah mengangkat alisnya, Ekpresi itu membuat kaisar tersenyum.
* selucu itukah saya hingga membuat kakak terlihat murung?
* hehehe
kaisar terjebak dgn perkatannya sendiri.
* bahasa mu sudah mirip resi Buyako
__ADS_1
* hahahaha
Keduanya serentak tertawa lepas. setelah candaan ringan ity, kaisar memperbaiki sikap duduknya.
* sepupu saya minta tolong karena perusahaan pertambangannya sudah sepekan berhenti beroperasi. Saya tak bisa turun tangan langsung nanti mengganggu hubungan dengan kerajaan Soloka Utsu. Saya juga tak bisa meminta PARTAI SUCI menyelesaikannya karena mungkin nanti persoalan akan melebar kemana~mana.Saya dengar orang yg mengganggu pertambangan itu ada hubungan dengan PERSEKUTUAN KERAMAT.
kaisar sesaat terdiam.
*Jadi saya meminta mu datang kesana dan menyelidiki apa yg terjadi.
Ayandaru mencerna ucapan kaisar, baginya kaisar adalah seorang kakak, sepupu kaisar berarti sepupunya juga, Kalau ada yg mengganggu sebuah keluarga maka nyawa bisa di jadikan bantalan gratis menghadapinya. Tapi bukan itu yg dipikirkan ayandaru, ia hanya teringat eyang resi di rimba terlarang.
* saya sudah mengutus org ke pondok untuk mengurusi keperluan eyang dan saya juga sudah minta izin sama beliau dengan permintaan saya ini.
Kaisar cepat merespon kebimbangan Ayandaru. setelah Mendengar kaisar sudah minta izin sama resi, Ayandaru jadi tersenyum lega. Lalu ia mengangguk mantap sambil menatap kaisar.
* kamu istirahat dulu disini, kamu boleh pergi kapan pun kamu siap. Nanti perwira jo akan mengantar mu sampai ke kerajaan MARAKAN, di sana sudah ada penghubung menunggu. Dari marakan kamu di bawa oleh penghubung lain ke kerajaan SOLOKA UTSU.
Setelah menjelaskan kaisar berdiri dari duduknya dan mengambangkan kedua tangannya. Ayandaru sedikit malu tapi ia jatuh juga kedalam pelukan sang kaisar yg hangat.
* kamu hati~hati disana, jaga diri dengan baik.
__ADS_1
Kaisar berlalu dari ruangan tersebut dan menghilang di balik pintu ke ruangan lain. Sesaat kemudian perwira jo muncul di pintu lain lalu mengantarkannya ke sebuah kamar yg berada di gedung sebelah untuk istirahat.