
**1.000 tahun sebelum tragedi lembah terkutuk**
Pada masa itu terjadi perang 3 alam antara bangsa peri di kayangan, manusia di bumi dan gen malatid\(ras makhluk hidup yg dianggap gagal dalam penciptaannya yang menghuni ruang kosong jagad raya\).
Masa tersebut semua makhluk di beri kekuatan pada masing~masing dan menjadi tuan atas kekuatan itu sendiri.
Pada masa itu pula, tugas mereka hanya memuja Sang Penciptanya dan selalu berupaya menghibur Sang Agung tersebut dengan berlomba melakukan perbuatan dan persembahan baik. Mereka tak punya keinginan lain dari itu sehingga alam semesta pada masa itu begitu damai dan tenang. Persembahan kebaikan pada Sang Pencipta itu lambat laun seperti menjadi perlombaan. Masing~masing Ras sudah mulai berambisi untuk melakukan persembahan terbaik padaNya.
Bangsa Peri seperti mengungguli perlombaan tersebut sehingga membuat kecemburuan pada Gen malatid. api cemburu itu membuahkan dendam yg tersembunyi hingga Ratusan tahun.
__ADS_1
Gen malatid yg selalu merasa di kucilkan karena Sang Pecipta hanya Sering singgah di kayangan memberkahi tempat tersebut dengan keindahan. sedangkan ruang kosong yang mereka huni semakin sepi tanpa berkat dan cahaya. kecemburuan tersebut membenihkan sebuah rencana jahat yang akan menjadi malapetaka pada lebih dari seratus tahun mereka merahasikan rencana tersebut dan mengaturnya dengan rapi.
suatu ketika tatkala Sang Pecipta sedang menyajikan dan memberkati keindahanNya di surga. Diam~diam jutaan Gen malatid keluar dari ruang kosong, lalu dengan serentak menuju kayangan sambil mengusung alat perang lengkap. Mereka menembus kayangan dengan pasukan besar. Sebuah serangan mendadak yg sangat menghancurkan telah dimulai. Bangsa peri yang mendapat serangan dahsyat tersebut menyambutnya tanpa syarat. Peperangan itu berlangsung puluhan tahun tanpa henti, kedua belah pihak terlihat seimbang. Sedangkan ras manusia masa itu hanya jadi penonton. Mereka tak ingin ikut campur karena masa itu Ras manusia dalam transisi peradaban.
Serangan kejut tersebut membuat kondisi dan suasana peperangan berubah. Gen malatid mulai mengungguli dan menguasai keadaan. Siasat Gen malatid dengan Ras terbuang terbukti berhasil. Aliansi rahasia mereka meluluh lantakan kayangan.
Daya hancur aliansi tersebut sangat hebat, memporak porandakan kayangan hingga alam itu terlihat mengalami kehancuran yg parah. pada sisi kayangan, Formasi tempur bangsa Peri terpecah sehingga Kekuatan mereka langsung melemah. Jutaan Gen malatid yg terbakar bara api cemburu yang beratus tahun lamanya terpendam akhirnya meledak menjadi kemarahan yg brutal dan keji. Mereka menggempur bangsa Peri dengan kekuatan penuh tanpa ampun. Kemusnahan sebuah ras suatu makhluk hanya menunggu waktu.
__ADS_1
Para ksatria bangsa Peri yg tersisa berusaha menyelamat diri dari amukan aliansi gen Malatid dan ras terbuang, mereka keluar dari kayangan. Mereka menyebar keseluruh penjuru jagad raya mencari tempat persembunyian. Salah satu tempat tujuan pelarian tersebut adalah Puncak gunung SIMAYA yg berada di bumi karena pada masa itu gunung tersebut adalah tanah yg paling tertinggi dibumi, puncaknya bisa diintip dari kayangan.
Ada 4 ksatria peri secara rahasia menembus angkasa menuju puncak Simaya untuk bersembunyi dari kejaran dan buruan Gen malatid. tapi sayang pelarian itu dapat di lihat oleh gen malatid sehingga mereka mengejar para ksatria peri tersebut.
Melihat ada kegaduhan di puncak gunung Simaya, para Raja~Raja ras manusia berusaha mengusir sekelompok Gen malatid yg memburu 4 ksatria Peri. Mendapat pengusiran dari Ras yg mereka anggap lemah membuat Gen malatid terhina, lalu sekelompok gen malatid tersebut membunuh seorang raja~raja.
Kematian Raja itu menyulut amarah ras manusia. Apalagi dalam beberapa tahun angkasa di buat bising oleh peperangan mereka, ras manusia jadi jengah dengan keributan itu, Tak ayal sekelompok gen malatid itupun di bunuh oleh Raja Raja lain ras manusia.
Kematian kelompok gen malatid di puncak gunung Simaya tersebut membuat arah serangan berpalingan kearah bumi. seketika genderang perang ditabuh untuk kedua kalinya. Gen malatid mengarahkan angkatan perangnya menuju bumi karena pada sisi lain alam kayangan sudah terlihat musnah. secara besar~besaran gen malatid mengepung angkasa menuju bumi dengan kekuatan penuh untuk menyerang.
__ADS_1