
Di suatu tempat yg tidak jauh dari keberadaan Raka
Seorang lelaki tua kurus terlihat duduk di tepi jalan di depan sebuah toko roti, pakaiannya compang camping dengan rambut putihnya yg semrawutan. Jenggot tipisnya ada beberapa helai yg memanjang, Ia sedang mengemis di kota MASOA, sebuah kota yg berada dikerajaan kecil bernama SOLOKA UTTSA. Kerajaan yg berada di pesisir ujung benua barat. sebuah wilayah di mana Raka tersasar di pesisir pantainya yg terkucil.
Aktifitas Kota itu disiang hari sangat lengang kecuali pagi dan sore hari ketika para pekerja tambang pulang atau pergi bekerja. Masoa memang terkenal dengan kota pertambangan emasnya. Ada tiga perusahaan besar disana, satu milik kerajaan Soloka itu sendiri dan dua lagi di miliki pebisnis dari luar kerajaan. Salah satu Perusahaan pebisnis tersebut sahamnnya di punyai oleh kerabat kekaisaran ATSYLANDYA dan seorang pengusaha yg bernama KI JALU. Segelintir saja khalayak yg tahu bahwa Ki Jalu itu adalah pendekar RAJA PENGEMIS. sosoknya tak pernah nampak didunia persilatan tapi pengaruhnya sangat besar, ia Pebisnis yg ulung.
Bayangkan saja, kekaisaran Atsylandya yg di bangun di atas puluhan kerajaan di benua utara hingga menjadi kekaisaran tunggal hanya mampu menguasai sebuah benua.
Sedangkan Ki Jalu sang raja pengemis, ia memiliki anak buah di setiap kecamatan, kabupatan, provinsi, dan kota pada setiap kerajaan yg ada di 4 benua, mereka disebut pemulung. Jika satu pemulung memiliki sekarung sampah setiap hari yg bisa diolah jadi penghasilan?! Jumlahkan saja dengan keberadaan pengemis di seluruh benua. Potensi itulah yg dikelola ki jalu dengan organisasi pengemisnya. Mereka memiliki saham diperusahan besar yg nyaris ada disetiap tempat. Cara bisnis yg tak kasat dalam perhitungan pengusaha manapun. Itulah yg membuat Ki Jalu tajir melipir. Hebatnya ia mampu menipu dunia dengan profesi ngemisnya.
Sekarang sang konglomerat tsb sedang mengais koin receh didepan toko roti sambil mengharapkan ada pembeli yg sudi melemparkan sisa makanan padanya.
(Di suatu warung tuak depan toko roti)
Brraaakkk..!!
terdengar suara yg patah, yaitu sebuah kursi yg hancur berkeping ketika seseorang menghantamkan nya kebelakang tengkuk lelaki kekar yg sedang minum. Serangan Bokongan itu membuat Lelaki kekar itu tersungkur kebawah meja nya yg juga ikut patah.
Si penyerang bernama MACHO berjuluk PENDEKAR SABIT KEMBAR. Dua bilah senjata mirip arit selebar telapak tangan bergagang panjang menyilang dipunggungnya. Dari senjata itulah julukan itu ia dapat. Sedangkan lelaki kekar itu bernama BULAHA seorang preman kampunh yg keji.
Macho memang langsung menyerangnya karena sudah di pastikan selama seminggu hasil penyelidikannya bahwa Bulaha adalah pelaku atas perkosaan dan pembunuhan pada seorang wanita yg mayatnya di gantung di depan gapura sebuah pertambangan dengan keadaan telanjang. Aksi Bulaha memicu kemarahan pendekar lainnya, sehingga ada beberapa pendekar yg mendatangi Kota MASOA untuk bertemu Bulaha yg harus mempertanggung jawabkan perbuatannya, di mana di kota itu Bulaha jadi induk semang atas sekumpulan begundal pengacau kota.
__ADS_1
Pihak kerajaan Soloka Uttsu tak berkutik karena sudah beberapa kali mereka menangkap Bulaha tapi ia bisa melarikan diri. Bulaha jg memiliki ilmu kebal yg mumpuni dengan sebilah keris beracun yg mematikan.
Terdengar Bulaha sedang mendengus dilantai dan tiba2..
*hahahaha
tawanya menggema sembari Perlahan ia berdiri dan menatap macho penuh amarah.
* pendekar mcm apa kau binat**g, yg membokong dari belakang, hah!!
hardiknya dgn mata besar mendelik
* sekarang coba kau hantam lagi pukulan tadi sekuat tenaga mu. Jgn permalukan moyang mu punya keturunan yg loyo, B*b* !!
Macho langsung menyerang bulaha menggunakan senjata sabitnya dengan gerakan tangan menyilang. Bulaha menyambut dgn kedua tanganya.
Sreeett...sreeettt
lalu sebuah sepakan kaki macho menyembul dari bawah menyapu dagu bulaha.
duughhg...
__ADS_1
Dalam jurus yg sama sedikit memutar, layangan tumit kaki macho mendarat di rahang Bulaha seiring macho berkelit dua langkah sambil bersiap kembali.
kaagghh...
Terlihat Bulaha tak mengalami apapun dengan tiga serangan sekaligus. Ia malah meludah.
Cuuuihhh..
macho kembali bergerak menyerang bulaha menyasar perut. Sabit sebelah kanan ia kibas kearah ************ tapi luput dgn gerakan bulaha yg mundur. namun Sabit satunya lagi yg macho lambungkan ketika mengibas ************ telah dalam sepakan kakinya nya.
wuusssttt..
putaran sabit itu seperti menggasing kearah leher bulaha, Lalu
Traangg..
terdengar suara sabit mental dan melayang jatuh kelantai
Macho memandang Bulaha yg sedang berkacak pinggang sambil tertawa
* hahahahhaha
__ADS_1
Pendekar Macho agak mulai kehabisan akal untuk menyerang bulaha dari sudut yg mana, ilmu kebal preman kampung itu luar biasa