
Sepakan kemudian
Di sebuah hutan yg terletak di antara benua barat dengan utara terlihat tubuh Raka berkelebat di antara rimbunan pohon yg lebat. Setelah membunuh Bulaha, Ia melampiaskan secara utuh sebuah kekuatan yg selama ini belum pernah dia uji, di tengah samudera sana Raka mencapaikan titik kekuatannya secara utuh hingga sosoknya bereinkarnasi menjadi makhluk setengah peri. Raka seolah sudah merasakan sebuah ketenangan, ia ingin kembali seperti manusia biasa. Dan ia sedang mencari suatu tempat persinggahan untuk memulai hidup yg baru.
Di pertengahan jalan pencariannya, pada sebuah hutan, Raka terlihat sedang mendekati sebuah gerobak barang yg terbalik yg berada di jalan tikus perbatasan benua utara dengan barat, dari gerobak itu Raka melihat dua orang wanita sedang menangis di dekat tubuh seorang lelaki yg sudah terkapar, kemungkinan sudah mati. Sedangkan seorang pemuda sebaya Raka tersandar di tebing tanah yg berada pada sisi jalan dalam keadaan terluka dan pingsan. melihat sosok Raka datang Dua wanita itu menatapnya dengan marah dengan wajah yang berlinang air mata.
* lebih baik kau bunuh saja kami semua, perbuatan mu akan di kutuk sampai tujuh turunan. Hukum karma akan menyiksa mu sampai mati !
Wuuusss...
sebuah batu melayang kearah kepala Raka yg di lemparkan oleh seorang wanita yang sedikit muda, Raka berkelit untuk menghindarinya.
* Tolong maafkan saya buk, saya tidak tahu apa yg ibuk bicarakan, saya hanya kebetulan lewat sini.
Raka meletakan kedua lututnya ke tanah sambil menjelaskan keberadaannya di sana yg hanya kebetulan saja. Kedua wanita itu saling pandang dan merasa pemuda tersebut bukanlah orang yg telah membuat mereka begitu. Sikap tubuh yang dibuat Raka yg terlihat sopan telah meredakan tuduhan mereka, lalu kembali menangis sesegukan.
* ada apa buk? Apa yg terjadi?
__ADS_1
* Dia menculik Ratih anak kami dan membawanya kearah sana
* tolong kami tuan
Kedua wanita tersebut mengarahkan telunjuknya pada suatu tempat, seakan meminta Raka menuju ke sana.
Insting Raka bekerja dgn cepat, ia menduga sedang terjadi perampokan. Raka langsung berkelebat kearah yang tadi ditunjuk wanita.
Tidak berapa jauh dari gerobak terbalik itu Raka menggunakan penglihatan 3 alamnya memeriksa keadaan, dan disana sejauh 500 meter ia melihat kepala seorang pria sedang terlihat akan memperkosa. Raka langsung berkelebat cepat ke tempat tersebut dan berdiri senyap berjarak tiga meter di belakang pria yg sedang menyorongkan pinggangnya kedepan tepat pada tubuh gadis yg terlihat masih belia. Pria itu sudah tidak memakai apapaun pada bagian tubuh bawahnya, orang tersebut terlihat sedang akan memulai aksi bejatnya pada seorang gadis yang sudah tak sadar yg dia sandarkan pada sebuah batu besar.
Buughhh..,
krraaak.
sebuah bogem mentah mendarat telak ditulang belakangnya hingga terdengar suara ada yg patah. sejurus kemudian, pria yg sudah terkulai tersebut melayang ke udara ketika Raka mengayunkannya keatas...
traaass.
__ADS_1
sebuah sayatan yang super cepat menyayat tubuhnya dari bayah terus naik membelahnya sampai ke kepala. memisahkan tubuhnya menjadi dua bagian. bagian kanan terjatuh kedalam parit kecil, yg kanan langsung teronggok pada sebuah batu.
Raka mendekati gadis belia yg usianya berkisar 15 tahun itu, ia menutupi tubuh telanjangnya dengan pakaian robek yg dilepas paksa oleh pria cabul. Raka membawa gadis itu kembali kepada dua wanita yg ia jumpai.
Kedua wanita pemilik gadis itu hanya terkejut ketika tanpa suara Raka datang dan meletakan anak gadisnya dipangkuan mereka yg duduk terkulai. Raka melangkah ke arah pemuda yg tersandar pada tebing jalan dengan keadaan terluka. Ia membantunya menyalurkan energi murni untuk membuatnya pulih dan punya tenaga lagi.
Setelah cukup waktu mempersiapkan diri, mereka mulai berjalan mencari desa terdekat.
Dengan tandu yg terbuat dari kain dan berpalang kayu, Raka dan bowo menggotong mayat ayahnya menuju desa mereka. Ibunya bernama masni, bibinya bernama Retno, dan adiknya Ratih. Mereka akan menuju desa mereka bernama KAMPUNG NELAYAN terletak dikabupaten TOPALA, daerah pesisir di BENUA UTARA.
Perjalan jauh untuk sampai pada desa mereka tidak memungkinkan membawa jasad suami ibu masni itu, pada akhirnya di sebuah desa terdekat mereka menguburkan pak Masno.
itulah Perjalanan yg Raka lakukan dari kerajaan Soloka utsu terus menyisiri pesisir hingga membunuh bulaha lalu pergi dari benua barat setelah ia mencapai klimaks dari kekuatan yg ia miliki. Raka melewati perbatasan benua utara dalam perjalananya hingga bertemu dengan keluarga pak masno.
Raka menemani keluarga tersebut hingga sampai ke kampung nelayan. dan ia telah di angkat oleh ibu masni sebagai anak.
__ADS_1