Ksatria Pemilik Takdir

Ksatria Pemilik Takdir
EPISODE 72


__ADS_3

Kejatuhan kerajaan Raqirar di mulai ketika beberapa bulan yg lalu saat pendekar penari kayangan menemui kakak angkatnya untuk menyerahkan selendang pusaka yg hilang.


Meski Ayandaru tak menyiratkan kematian Resi Buyako tapi kaisar mengerti bahwa seseorang yg sedari kecil dia kenal telah tiada, meskipun pula ia tak menampakan kesedihan di depan Ayandaru namun dalam kesendiriannya kaisar merasakan duka yg sangat mendalam. Resi buyako bukan saja seorang penasehat pribadi baginya juga seseorang yg berjasa besar di luar pemerintah yg turut membangun kekaisaran Atsylandya menjadi negara adidaya di mulai sejak dari era kakeknya.


Kematian sang resi ingin di selidiki langsung oleh kaisar karena nalurinya sebagai Raja merasakan sesuatu yg tidak beres sedang terjadi di pemerintahannya.


Satu pekan setelah ayandaru keluar dari istana setelah menyerahkan selendang pusaka Pahuyun, ia menuju rumah pintu merah. Pada pekan itulah Perwira Nipara Jasto menghadap kaisar untuk mengundurkan diri sebagai penyelidik. Ia merasa informasi yg di selidiki seakan membuatnya seperti agen ganda, sebuah dilema karena Si Apin tak ingin melanggar sumpah setianya pada kaisar, ia ingin pensiun dari tugasnya sebagai penyelidik.

__ADS_1


Hanya dua hari setelah pengunduran Nipara Jasto sang kaisar menemuinya secara pribadi dengan penyamaran di kota Tibaru. Pertemuan itulah yg sedikit membuka tabir misteri hilangnya selendang pusaka. Kaisar meminta kepada Nipara jasto menjadi penghubungnya ke Rinjani yg baru di ketahui kaisar adalah pendiri penyelidik dan intelijen pada masa kakeknya berkuasa. Ia meminta secara khusus kepada Rinjani menangani kasus hilangnya sebuah pusaka dan sangkut pautnya dengan kematian Resi Buyako.


Berselang satu bulan, Rinjani mendapatkan informasi yg utuh atas persoalan di menara langit. Pendekar sabit kembar bukan saja di bayar untuk membunuh seorang putri dari klan kacio, ia juga di rancang untuk membunuh kaisar dengan racun yg ada pada senjatanya. Kehebohan atas hilangannya selendang pusaka hanyalah sebuah kasus tunggangan yg di manfaatkan sekelompok orang yg sedang merencanakan pembunuhan kaisar.


Kekisruhan informasi sengaja diciptakan pada masa itu, bahwa resi Buyako memergok rencana sabit kembar untuk membunuh salah satu keluarga klan kacio padahal Sang Resi di bokong di pondoknya pada rimba terlarang oleh lima pendekar bayaran lainnya, kematian resi buyako diharapkan akan membuat kehebohan di dunia persilatan, dalam perencanaannya yg akan di tumbalkan sebagai pelaku adalah pendekar yg telah memusnahkan kelompok kelabang hutan.


Rencana tidak berjalan sesuai apa yg mereka harapkan, Resi Buyako dapat melarikan diri dan menghilang dalam keadaan terluka. Kehilangan selendang pusaka di menara langit hanyalah tunggangan para sekongkol yg sedang merencakan sesuatu terhadap kaisar di kerajaan tetangga.

__ADS_1


Mereka akan membunuh kaisar pada jadwalnya pergi berburu di rimba terlarang. Para pembunuh itu telah di beri rute pelarian ke arah pesisir menuju Baidur bai lalu masuk ke kerajaan Raqirar. Jika rencana membuat benua utara dilanda kehebohan atas kematian kaisar terjadi, maka dilanjutkan dengan para penyusup yg akan memprovokasi kerusuhan di setiap kota. Maka akan mudah bagi Raja Awulu merampas kembali gunung Simaya ke dalam kawasan kerajaannya. Di mana kawasan itu terdapat tanah yg kandungan biji emasnya sangat banyak, bahkan lebih dari cukup membeli kerajaan Nesriabar dan Baidur Bai.


Raja Awulu sudah bermimpi ingin jadi penguasa tunggal di benua timur seperti yg di lakukan oleh Dinasti SEIBUNTO di benua utara dengan kekaisaran Atsylandya nya. Pundi~pundi kekayaan akan mampu membangun militer yg kuat di bawah Sudiro jan yg akan diangkat jadi panglima.


Sedangkan sabit kembar akan memiliki seluas kawasan bukit tulang untuk mendirikan padepokannya sendiri.


Pada pekan naas itu dan kesialan bagi sudiro jan ketika ia meminta ijin cuti bertugas, secara diam~diam ia pergi ke istana Raja Raqirar. Di saat yg sama pendekar sabit kembar pun datang. Mereka sepakat memantau perkembangan perang antara organisasi pengemis dengan persekutuan keramat di bukit tulang sembari berpesta. Dua hari lagi mereka akan mengeksekusi rekayasa jahat tersebut dengan penuh keyakinan akan berjalan dengan sukses.

__ADS_1


Karena ambisi yg menggebu Sudiro jan lupa akan kekuatan perang kekaisaran yg turut ia bangun sendiri, pendekar sabit kembar terlalu percaya diri dengan aksi muka duanya di rimba persilatan dan angan~angan Raja Awulu terlalu tinggi untuk di capai oleh kerajaannya yg kecil, sehingga mereka lengah.


Informasi dari Rinjani yg di kenal sebagai penyelidik yg akurasi informasinya sangat valid membuat Kaisar SEIBUNTO III itupun merancang kematian terhadap mereka bertiga. Waktu yg tepat adalah perayaan parade militer di gunung Simaya. Dengan menyamar sebagai personil perisai mahkota kaisar langsung mengkomandoi angkatan perangnya menuju kerajaan Raqirar. Bahkan istana kekaisaran dan para pejabat tertinggi pun tidak mengetahui tentara mereka ingin menakhlukan kerajaan Raqirar. Malam itu Kaisar mengumpulkan satu jendral senior kepala korps satuan perisai, dan tiga perwira senior di dalam tendanya. Kaisar memberikan 9 sabda tertinggi yg wajib di penuhi tanpa syarat oleh milternya. Pada akhir tengah malam hari itu, puluhan ribu personel tentara bergerak bersama kesatuan masing~masing melaksanakan Sabda kekaisaran menuju kerajaan Raqirar. Dan malam keesokan harinya 9 sabda itu selesai ditunaikan.


__ADS_2