
Penguntit itu adalah seorang gadis yg kisaran usianya 20 thn. Didunia persilatan ia dikenal dengan julukan PENARI KAYANGAN dengan nama kecil AYANDARU. Namanya cukup dikenal, bukan saja karena nama besar gurunya, tapi ia adalah salah satu pendekar yg mampu mencapai ilmu pesilat tingkat master diusia muda. Ia juga peraih medali utama pada turnamen pesilat dunia yg digelar oleh kekaisaran setiap 2 tahun sekali. Perlombaan yang diikuti oleh ratusan perguruan dan ribuan pesilat diseluruh benua.
Pendekar **BUYAKO** adalah guru dari Ayandaru, seorang pesilat tingkat resi. pendekar inilah yg bertarung dgn MPU SANGKALA ketua besar persekutuan keramat dilembah kutukan ratusan thn yg lalu. Setelah tragedi dilembah tersebut Buyako mengasingkan diri untuk menjadi seorang pendekar tingkat imam. ia menjalani semedi pengkultusan diri.
Dengan berjalannya waktu kemudian hari ia berkenan mendidik seorang murid atas desakan para pendekar golongan putih untuk melahirkan pesilat2 tangguh demi mengembalikan kejayaan mereka atas golongan hitam. pendekat Buyako inilah yg menjadi guru dari ayandaru sang pendekar penari kayangan.
(Kembali ke Ayandaru)
Dibalik belukar yg sedikit rimbun, Ayandaru bersembunyi sambil mengedarkan pandangannya menggunakan jurus MATA GHAIB. Ilmu baru ciptaan gurunya hasil dr bertapa ratusan tahun. Jurus tersebut mampu melihat sebuah titik dari sudut pandang 360°. Dengan seksama mata Ayandaru menilik setiap pandangannya mencari sesuatu yg tak seharusnya tak berada pada tempat tersebut. Tapi yang nampak hanya ada pergerakan angin, tikus hutan, katak yg melompat dan hewan hutan kecil lainnya. Dia tak mendapati sesuatu yg ia buntuti dipinggir sungai tadi.
__ADS_1
(Pada sisi si pemuda)
Disisi lain tak jauh dari sana, seseorang memandang dengan tenang Ayandaru yg bersembunyi dibalik semak. Ia adalah pemuda yg dikejar oleh pendekar PENARI KAYANGAN dgn jurus PANAH DEWI MENARInya. pemuda itu melihat penyatuannya gadis itu dgn rimbunan semak disana sangat samar bahkan nyaris tak terlihat dgn mata biasa.
*hmmm...ternyata dia seorang wanita. Apa yg ia inginkan?
ujar pemuda itu dlm senyap.
*ah...ternyata hanya rusa
__ADS_1
ketusnya bibirnya sambil monyongkan bibir, setelah ia merasa aman, Ayandaru mengumpulkan tenaga dalam mempersiapkan jurus panah dewi menari pada kakinya. sekali helaan napas ia membalik badannya kearah kiri dan menyalurkan tenaga penuh dalam pada tumpuan kaki kanannya. seketika tubuh Ayandaru seakan ingin melesat seperti anak panah, namun..
huupp..
tiba~tiba tanpa ia duga seseorang berdiri di depannya hanya berjarak dua meter. Mata ayandaru terbeliak nyaris terpekik, bukan hanya terkejut tapi ada sesuatu ditangan pemuda itu yang menjulur tepat dihidungnya. keadaan kritis itu membuatnya insting pendekarnya menyala. Ketika jarak hidungnya dengan benda tajam beraura magis tersebut makin dekat, ia memiringkan kepalanya kekanan sehingga benda itu melewati wajahnya yg hanya berjarak setipis beberapa helai bulu. Pada detik yg sama sudut mata Ayandaru melihat dengan sekilas bahwa yang melewati parasnya adalah sebuah pedang. Tapi sayang lesatan benda tajam yang mematikan itu walaupun hanya bias auranya saja mampu menggores pelipis dan sedikit menyayat kupingnya.
Tapi yg lebih tak diduga Ayandaru adalah ia tak dibekali jurus rem mendadak untuk menahan tubuhnya ketika jurus panah dewi menari dlm kekuatan penuh, sehingga..
Buuughh...
__ADS_1
Tubuh ayandaru menabrak pemuda tersebut lalu terpental beberapa meter.