
Xu Chen tak bisa menahan keterkejutannya terlihat sebuah huruf o di mulutnya, bagaimana tidak Xu Chen tak pernah tau bahwa Gurunya adalah merupak seorang alkemis juga
"Guru! apakah seorang alkemis mengapa murid tak pernah mengetahuinya?" tanya Xu Chen bingung
Kaisar kegelapan dengan senyum bangga menjawab "Tentu! bahkan membuat pil tingkat saint bukanlah hal yang sulit untukku!"
Xu Chen kembali terkejut entah harus percaya dengan yang di ucapkan Gurunya atau tidak tetapi satu hal pasti yang di ketahui Xu Chen seorang alkemis adalah seorang yang di hormati mencari keberadaanya adalah salah satu hal yang sulit bahkan seorang alkemis yang hanya bisa membuat pil tingkat bumi dan Gurunya mengatakan bahwa ia bisa membuat pil tingkat saint tentu jika Gurunya muncul di tanah kultivator pasti ia akan di anggap dewa
Xu Chen dengan menyipitkan matanya bertanya "Huh! Guru begitu misterius! berapa banyak hal lagi yang Guru sembunyikan dari murid?" bertanya dengan nada curiga
Kaisar Kegelapan sedikit terkekeh dan berkata "Kau masih sangat muda! anak bodoh! banyak hal di dunia ini yang tidak kau ketahui!"
"Sudalah! Sudalah aku percaya pada Guru! lalu apa yang harus murid lakukan untuk membuat pil itu?" tanya Xu Chen
"Kau memang anak bodoh! tentu saja yang kau harus lakukan adalah mengumpulkan tanaman untuk bahan membuat pil...!" belum usai kaisar kegelapan menyelesaikan ucapannya Xu Chen langsung memotong
"Lalu Guru?" tanya Xu Chen kembali
Kaisar Kegelapan mendapati itu segera menghardik Xu Chen "Anak bodoh! mengapa kau begitu tak sabaran! sudah berapa kali Guru memberitahumu? jika Guru sedang menjelaskan kau tidak boleh menyelah! apa kau mengerti?"
Xu Chen mengutukki dirinya sendiri karena sifat tak sabarannya dan terus memotong saat Gurunya menjelaskan "Hehe! maafkan murid! Guru jangan marah nanti murid akan mendengarkan ucapan Guru dengan baik!" ujar Xu Chen meminta maaf
"Baiklah Guru memaafkanmu! tetapi kapan kapan Guru akan memberikanmu pelajaran tambahan! sebaiknya kau bersiap siap itu bisa datang kapan saja!" balas kaisar kegelapan dengan senyum licik terukir di bibirnya
Xu Chen mendengar kata pelajaran tambahan seketika ekspresi wajahnya berubah karena ia tahu arti pelajaran tambahan adalah neraka baginya
"Guru! ngomong ngomong tanaman apa yang harus murid kumpulan untuk membuat pil matahari emas?" tanya Xu Chen mencoba mengalihkan pembicaraan tak ingin lagi membahas tentang pelajaran tambahan memikirkannya saja Xu Chen tak ingin apalagi membahasnya lebih jauh
Mendengar pertanyaan dari muridnya kaisar kegelapan segera menjelaskan "Anak bodoh! kali ini kau sedikit pintar! kau harus mengumpulkan beberapa tanaman yaitu rumput mistik dan rumput roh, jamur lingzhi, ginseng darah minimal usia dua puluh tahun tetapi semakin tua semakin bagus, dan yang terpenting satu tangkai daun bunga matahari emas! apa kau mengerti?"
Xu Chen tercengang dengan bahan bahan yang Gurunya sebutkan bagaiman tidak setau Xu Chen semua bahan yang di sebutkan Gurunya adalah bahan langka dengan harga yang mahal Xu Chen mulai bingung harus mencari bahan bahan ini dimana
"Apa Guru bercanda? mengapa bahan bahannya begitu banyak dan langka dimana murid harus mencari bahan bahan itu?" tanya Xu Chen dengan ekspresi yang sulit di artikan
Kaisar kegelapan dengan santai menjawab "Huh! itu bukan urusan Guru! yang penting kau harus mendapatkannya!"
Mendengar jawaban Gurunya Xu Chen semakin patah semangat dan segera tertunduk lesu bagaikan tak bertenaga
__ADS_1
"Guru! mungkin sebaiknya murid melupakannya!" Ujar Xu Chen lemas
Melihat bagaimana ekspresi muridnya kaisar kegelapan tak bisa menahan tawanya bagi kaisar kegelapan mengerjai muridnya itu adalah suatu kesenangan tersendiri
"Hahaha! dasar anak bodoh! mengapa kau begitu gampang di tipu?" ejek kaisar kegelapan pada Xu Chen masih dengan tawa yang menggelegak
Xu Chen mendapati itu hanya memasang wajah kesal "Guru! mengapa Guru suka sekali menipu murid?" balas Xu Chen
"Anak bodoh! itu karena kau sangat polos dan gampang ditipu! jika kau ingin hidup di dunia yang keras ini kau harus menjadi cerdik dan licik!" ejek kaisar kegelapan lagi
Xu Chen kali ini tak menjawab hanya mendengus kesal kepada gurunya
"Guru! seriuslah dimana murid harus mencari tanaman yang Guru katakan?" tanya Xu Chen dengan wajah serius
"Mengapa bertanya padaku? Aku juga tidak mengetahuinya!" balas kaisar kegelapan dengan santai
"Lalu apa yang harus murid lakukan?"
"Kau memang anak bodoh! tentu saja mencari informasi mengenai tempat yang memiliki banyak tanaman herbal! dan kau pasti tau dimana tempat untuk mencari informasi?" ucap kaisar kegelapan masih dengan santai
Setelah berkata seperti itu Xu Chen melanjutkan kultivasinya hinggah hari menunjukan bahwa pagi telah tiba
"Wah! aku telah naik satu tingkat kini aku berada di ranah Ekspert bintang tiga tetapi jika seperti ini akan membutuhkan waktu lama hinggah kultivasiku pulih?" ujar Xu Chen
"Anak bodoh! kau tak perlu banyak bicara! kau masih ingat apa yang aku katakan semalam?" tanya kaisar kegelapan
"Tentu! Murid masih mengingatnya Guru!" balas Xu Chen semangat
Setelah berkata seperti itu Xu Chen melesat dengan cepat meninggalkan hutan tersebut
***
Setelah beberapa menit Xu Chen melesat kini pemuda itu telah sampai di tempat tujuannya ketiak Xu Chen ingan masuk tiba tiba sesuatu menghentikan langkahnya
"Guru! murid baru saja mengingatnya! murid tidak mempunyai uang sama sekali?" ujar Xu Chen panik
"Kau masih saja bodoh seperti biasa! mengapa baru mengingatnya sekarang? masuklah kau cukup memesan air saja dan dengarkan pembicaraan orang orang!" balas kaisar kegelapan
__ADS_1
Tidak membatah ucapan Gurunya Xu Chen segera memasuki rumah makan tersebut meskipun masih ada sedikit ragu dalam benaknya karena tidak mempunyai uang sama sekali
Ketika Xu Chen telah duduk seorang pelayan wanita menghampirinya
Pelayan wanita itu berkata dengan sopan "Tuan! apa yang ingan anda pesan?"
Xu Chen mendengar itu tidak langsumg menjawab, pemuda itu sebenarnya ingin makan enak tapi apalah daya ia tidak mempunyai uang, dengan terpaksa Xu Chen akhirnya hanya memesan air saja seperti apa yang di katakan Gurunya
Terlihat beberapa kelompok dan orang orang sedang mengobrol di dalam rumah makan tersebut dan Xu Chen sedang mendengarkan dengan seksama, saat sibuk mendengarkan tiba tiba suatu obrolan menyita perhatian Xu Chen
"Apa kau mendengar? baru baru di temukan sebuah lembah di bagian tenggara kota ini!" ucap seorang pemuda
"Apa lembah? aku mendengarnya! kata orang orang di lembah tersebut banyak tanaman herbal langka!" tambah pemuda yang lain
"Ya! aku juga mendengarnya! kata ayahku meskipun lembah itu memiliki banyak tanaman herbal tetapi terdapat banyak siluman disana bahkan seorang Master akan berpikir dua kali untuk memasuki lembah tersebut!"
"Memang banyak siluman di sana! tapi aku pikir itu tidak menghentikan orang orang untuk pergi mencari tanaman herbal di lembah itu!"
"Entahlah"
Tetapi saat pemuda pemuda itu sedang mengobrol mereka tiba tiba menyadari sesuatu ada seseorang yang menguping pembicaraan mereka
Xu Chen tersenyum di balik topi rotannya kerena telah menemukan informasi yang ia butuhkan
"Anak bodoh! sepertinya kau memiliki keberuntungan yang besar? tak butuh waktu lama kau langsung mendapatkan informasi yang kau butuhkan" ujar Kaisar kegelapan memuji muridnya
"Haha Guru! murid sudah bilang ini hal yang mudah bukan!" balas Xu Chen bangga
"Oh anak bodoh! sepertinya keberuntunganmu telah berakhir?"
"Apa maksud..." Xu Chen tak menyelesaikan kata katanya tiba tiba seorang pemuda menggebrak meja Xu Chen dengan keras cukup keras untuk membuat semua orang di rumah makan tersebut mengalihkan perhatian mereka ke arah Xu Chen
***
**Hai para pembaca yang Budiman setelah membaca legend of Darknes jangan lupa tinggalkan like dan komen
See you in the next Chapter Bye Bye**
__ADS_1