
Kelima pemuda yang tersisa diam tak bergeming, menyaksikan salah satu rekan mereka dibunuh, jangankan melawan bahkan bernafaspun mereka sangat hati hati, takut menyinggung perasaan Xu Chen
"Aku bertanya! apa ada yang lain?" ujar Xu Chen santai, seolah tak terjadi apa apa
Namun tak ada jawaban sama sekali dari kelima pemuda, membuat Xu Chen kembali marah
"Aku bertanya! apa ada yang lain?" teriak Xu Chen kepada kelima pemuda
"......." Hening tak ada jawaban
"Baiklah kalian yang memaksaku!" ujar Xu Chen dingin
Setelah itu Xu Chen menciptakan ilusi dan memasukkannya kepada kelima pemuda, membuat kelima pemuda berteriak kesakitan, sebuah teriakan yang menyayat hati siapa pun yang mendengarnya, bahkan Yan Yu yang berada didekat kelima pemuda tak untuk tak peduli, Gadis itu akui Xu Chen adalah seorang yang berdarah dingin. hinggah pada akhirnya, kelima pemuda itu, menusuk nusuk tubuh mereka sendiri mengunakan pedang ingin mengakhiri penderitaan yang sangat menyiksa itu, dan akhirnya mereka berlima menghembuskan nafas terakhir dengan mata melotot seolah olah tak rela kehidupan mereka direnggut
Sambil memandangi mayat kelima pemuda, Xu Chen berkata dingin "Itulah yang terjadi, jika kalian berani melawanku!" setelah itu Xu Chen menciptakan api yang berwarna hitam pekat dari telapak tangannya dan membakar mayat kelima pemuda menjadi abu dalam sekejap mata
Xu Chen berjalan pelan menghampiri Yan Yu, "Tidurlah! aku akan menjagamu, besok kita akan keluar dari Lembah Siluman ini!" ujar Xu Chen
Yan Yu tak menjawab, hanya menggunakan kepalanya pertanda setuju dan segera merebahkan badannya lalu tak berapa lama gadis itu tertidur pulas
***
Sang Surya telah menampakan sinar cerahnya menandakan waktu pagi telah tiba, sebuah waktu yang menyuruh orang orang untuk bangun dari mimpi mimpinya dan sebisa mungkin mewujudkan mimpi tersebut, Baik atau buruk semua tergantung pada takdir, Begitu juga Yan Yu yang telah terbangun dari tidurnya
"Hoah! aku tak menyangka, bisa tidur sangat nyeyak dilembah yang mengerikan ini!" ujar Yan Yu, seraya memandangi sekelilingnya dengan seksama mencoba mencari keberadaan Xu Chen, Namun saat ia telah menoleh ke berbagai arah namun tak kunjung menemukan pemuda yang dicarinya, Gadis itu mulai diserang rasa khawatir
"Apa dia meninggalkanku ditempat mengerikan ini?" ujar Yan Yu pada dirinya sendiri
Namun saat ingin bertindak lebih jauh, tiba tiba suara yang begitu akrab terdengar "Tenanglah! aku tidak meninggalkanmu, aku hanya pergi mencari sarapan!" ujar Xu Chen sambil memikul seekor siluman Beruang dan berjalan santai
Yan Yu kembali tenang saat melihat Xu Chen, namun saat gadis itu melihat apa yang dibawa oleh Xu Chen, ia tidak bisa untuk tidak teriak "Hei! apa kau gila? memangnya siapa yang akan makan siluman?" Ujar Yan Yu
Xu Chen mengerutkan keningnya "Ada apa denganmu? jika kau tidak mau, pergi carilah makanan sendiri!" ujar Xu Chen seraya mulai memotong motong daging siluman Beruang
__ADS_1
Yan Yu semakin dibuat kesal oleh tingkah Xu Chen yang begitu semena-menah, jika saja gadis itu mampu pasti ia sudah mencabik cabik Xu Chen, "Aku tidak mau makan!" akhirnya cuman kata itulah yang bisa diucapkan oleh Yan Yu, mencoba untuk marah kepada Xu Chen
Namun apa yang diharapkannya tak terjadi, Xu Chen sama sekali tak peduli dengannya "Aku tidak memaksa, tapi harus kau tau! daging siluman bagus untuk kultivasi"
Sambil memanyunkan bibirnya Yan Yu berkata "Pokoknya!, aku tidak ingin makan makanan yang seram seperti itu, bagaimana aku bisa memakannya jika aku terus membayangkannya aku...?"
Yan Yu belum menyelesaikan kalimatnya tetapi langsung dipotong oleh Xu Chen "Bukankah aku sudah bilang aku tidak memaksamu, mengapa kau begitu banyak bicara?"
Yan Yu yang mendengarnya hal tersebut tak bisa untuk tak marah, tetapi yang bisa dilakukan gadis itu hanya terus mengumpat dan mengutukki Xu Chen dalam hatinya
Xu Chen menoleh sebentar kearah Yan Yu, yang juga langsung dibalas oleh gadis itu. posisi mereka kini hadap hadapan membuat Yan Yu sedikit deg degan membayangkan sesuatu, dalam keadaan tegang itu tiba tiba Xu Chen berkata "Aku sudah bilang, jangan mengatakan hal buruk tentangku! aku tahu, kau sedang kesal padaku dan sedang mengatakan hal buruk tentangku!"
Yan Yu terlonjak kaget "Bagaiman bisa kau tahu?" tanya bingung Yan Yu
"Aku sudah bilang! aku selalu mengawasimu, sebaiknya kau berhati hati!" balas Xu Chen singkat seraya kembali melanjutkan sarapannya
"Huh! aku jadi takut hanya untuk berpikir"
***
"Huaaa! aku sangat lapar" rengek Yan Yu
"Diamlah! kita baru berjalan beberapa jam dan kau sudah kelaparan?" balas Xu Chen singkat
"Pokoknya aku lapar! aku mau makan!"
"Apa kau lupa? aku sudah menyuruhmu sarapan tadi pagi tetapi kau menolak dengan berbagai macam alasan yang aneh!"
"Aku lapar, aku lapar, aku lapar, pokoknya aku lapar!" rengek Yan Yu semakin menjadi jadi bagaikan bayi yang kelaparan
Mendengar itu Xu Chen tak bisa menahan amarahnya "Diamlah atau aku akan membunuhmu!" ucap Xu Chen dingin dan pemuda itu sengaja mengerahkan aura membunuh dalam kata katanya untuk membuat Yan Yu diam
Dan cara itu rupanya berhasil, Yan Yu akhirnya diam karena merasakan aura membunuh yang kuat diarahkan padanya, membuat Gadis itu merinding ketakutan, "Hei sialan! mengapa setiap kau kesal atau marah padaku kau selalu ingin membunuhku, aku hanya minta makan dan kau ingin membunuhku! huh" teriak marah Yan Yu yang entah dari mana keberanian itu datang yang pasti gadis itu tahu ini tidak akan berakhir baik
__ADS_1
Namun teryata dugaan gadis itu salah, Xu Chen menarik kembali aura membunuhnya dan mengatakan sesuatu yang membuat Yan Yu tak bisa berkata kata, "Maafkan aku" ucap Xu Chen singkat terus berjalan tanpa menoleh
"Ya! aku memaafkanmu, tapi kau ingatlah satu hal tidak semua masalah bisa diselesaikan dengan membunuh" balas Yan Yu sambil tersenyum ringan
Mendengar itu Xu Chen langsung menoleh dan tersenyum ringan kearah Yan Yu
Setelah beberapa saat keduanya berjalan, Xu Chen kembali angkat bicara " Tunggulah disini, aku akan mencarikan makanan untukmu" ucap Xu Chen tanpa menoleh dan langsung melesat kedalam hutan mencari sesuatu yang bisa dimakan
Dengan patuh Yan Yu menunggu, gadis itu duduk disebuah batu besar dibawah pohon yang rimbun kini terlihat senyum terukir diwajah cantiknya, senyum yang bisa membuat siapapun jatuh cinta "Teryata dia memikirkanku"
"Hei anak bodoh! sepertinya kau menjadi sedikit lunak!" ujar Kaisar kegelapan pada muridnya
Xu Chen mengerutkan keningnya "Maksud Guru?" balas pemuda itu
Sambil berdecih pelan Kaisar kegelapan berkata "Kau tidak perlu bohong pada Gurumu ini, kau tahukan aku bisa membaca pikiranmu?"
"Ya Guru! Murid mengetahuinya" balas Xu Chen singkat sambil menundukkan kepala
"Aku tahu, kau telah memiliki sedikit perasaan padanya!"
Xu Chen tak menjawab, pemuda itu akui setelah beberapa hari bersama Yan Yu tanpa ia sadari perasaan itu muncul dengan sendirinya tanpa diduga duga dan tanpa diundang
"Itu tidak salah anak bodoh! bagaimanapun kau memang masilah seorang remaja, tapi kau hanya harus tahu Cinta tak pernah membawa sesuatu yang baik, Cinta hanya akan membuatmu lemah. ingatlah dendammu, kau akan punya banyak musuh didepan nanti dan kau pasti tahu apa yang terjadi selanjutnya!" ujar Kaisar kegelapan panjang lebar
Xu Chen mengagukan kepalanya mengerti "Ya Guru! Murid mengetahuinya, Musuh-musuh Murid akan mengincar orang yang murid Cintai!"
"Itu benar anak bodoh! aku akui, kau memang memiliki kisah yang tragis, tak seperti remaja lainnya yang masih menikmati cinta orang tua mereka dan cinta mereka masing masing, kau tidak ditakdirkan untuk itu Nak. dan sebelum rasa yang kau miliki itu menjadi lebih dalam sebaiknya kau melupakannya!" ujar Kaisar kegelapan
"Baik Guru, Murid Mengerti!" balas Xu Chen dengan mata yang memerah menahan tangis mengingat kembali orang tua dan keluarga Xunya
......*****......
Jangan Lupa Like/Komen dan Votenya Ya Guys, See You
__ADS_1