
"Guru sekarang kita bisa mulai."
Sehari berlalu dengan cepat, Xu Chen sudah menyelesaikan semua pekerjaanku yaitu membuat pil untuk meminimalisasi resiko pembentukan Tubuh Iblis.
"Terserah kau murid bodoh," Kaisar Kegelapan berkata malas sambil mengangkat tangannya seperti gerakan mengusir.
Xu Chen mulai mengukir sebuah lambang aneh di tanah, lambang tersebut berbetuk lingkaran dengan gambar bintang di dalamnya.
Setelah itu Xu Chen duduk di tengahnya lalu mulai membaca mantra. Seketika itu lambang tersebut mengeluarkan cahaya merah lalu dengan cepat masuk ke dalam tubuh Xu Chen.
Xu Chen mulai merasakan sakit di dalam tubuhnya, seluruh organnya seperti di pukul. Xu Chen kemudian menelan pil berwarna biru lalu menyerap khasiatnya.
Xu Chen lalu mulai menyerap energi alam hingga mencapai batasnya, beberapa menit kemudian tubuh Xu Chen sedikit bergetar seraya mengeluarkan cahaya merah samar.
"Uh, rasa sakitnya mulai terasa," gumam Xu Chen pelan, namun langsung mendapat teriakan dari Kaisar Kegelapan, menyuruhnya diam.
Xu Chen tersenyum canggung lalu mulai mengonsumsi sebuah pil berwarna putih sesuai arahan Kaisar Kegelapan.
Setelah mengonsumsi pil tersebut Xu Chen merasakan energi alam semakin cepat masuk ke dalam tubuhnya dan itu sangat menyakitkan.
Seluruh tubuh Xu Chen bergetar hebat sambil mengeluarkam suara dengungan, kini cahaya yang keluar dari tubuh Xu Chen semakin bersinar terang.
Xu Chen kemudian mengonsumsi pil lainnya untuk meredam rasa sakit. Meski begitu rasa sakit masih terasa sangat jelas.
Xu Chen merapatkan giginya keras, meski telah mengonsumsinya pil tingkat tinggi rasa sakit masih terasa. Dia merasakan organ-organnya seperti dipukul oleh benda keras berulang-ulang kali.
Tidak tahan lagi dengan rasa sakit, Xu Chen menelan semua pil peredam rasa sakit sekaligus, namun petaka baginya hal itu malah membuat rasa sakit semakin terasa.
Ingin sekali rasanya Xu Chen berteriak melampiaskan rasa sakit yang ia derita. Kaisar Kegelapan mulai memandang muridnya itu dengan cemas.
"Berjuanglah... kau pasti bisa."
Beberapa saat berlalu rasa sakit yang Xu Chen derita semakin terasa bahkan berkali-kali lebih sakit.
Hal itu karena organ-organ Xu Chen sedang dihancurkan oleh cahaya merah yang sedang berputar-putar dalam tubuh Xu Chen.
Penghancuran organ itu karena untuk membentuk organ baru yang lebih baik dan lebih kuat.
Sejam berlalu dengan cepat namun tidak bagi Xu Chen, dia merasakan penderita di hancurkan organ tubuhnya dan dibentuk kembali sejam ini.
Untunglah pemuda itu bisa melalui semuanya tanpa teriakan atau pingsan.
Namun semua belum selesai masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh Xu Chen untuk membentuk Tubuh Iblis.
__ADS_1
"Sekarang lakukan seperti apa yang aku ajarkan, kau akan memasuki tahap kedua," ucap Kaisar Kegelapan dari dalam pikiran Xu Chen.
Xu Chen mengangguk pelan lalu mulai membaca sebuah mantra. Bersamaan dengan Xu Chen menyelesaikan mantra lambang yang terukir di tanah kembali mengeluarkan cahaya, namun kali ini berwarna biru.
Cahaya biru itu sekejap masuk ke dalam tubuh Xu Chen, membuat pemuda itu kembali merasakan rasa sakit, namun buruk rasa sakit kali ini lebih dari sebelumnya.
Xu Chen telah kehabisan pil peredam rasa sakit jadi dia hanya bisa menikmati rasa sakit yang ia derita.
Cahaya biru kali ini ******* daging tubuh Xu Chen, cahaya itu menghancurkannya lalu membentuk daging yang baru.
Proses tersebut berlangsung satu jam lamanya, kali ini Xu Chen hampir hilang kendali namun tetap bisa melaluinya.
Proses selanjutnya adalah penghancuran tulang, yakni semuda tulang-tulang Xu Chen akan dihancurkan dan dibentuk kembali.
"Aku akan istirahat beberapa saat," Xu Chen menghela nafas panjang sebelum jatuh terkapar.
"Sebaiknya kau mulai lagi, karena semakin lama kau menunda maka tubuhmu akan dingin dan itu bukan sesuatu yang baik," Kaisar Kegelapan angkat bicara setelah beberapa saat.
"Ya, aku akan mulai kembali."
Xu Chen menghela nafas panjang lalu membaca mantra lagi. Kini yang masuk dalam tubuh Xu Chen adalah aura hitam pekat.
Xu Chen bisa merasakan tulang-tulangnya mulai dipatahkan, diremukkan hingga berkeping-keping.
Proses ini sangat menyakitkan, Xu Chen bahkan mengakui rasa sakit yang dideritanya kali ini melebihi rasa sakit kematian.
Bagian terburuknya proses itu sudah berlangsung sejam lebih namun belum juga berakhir, sedangkan Xu Chen telah mencapai batas tubuhnya.
"Akhhh," suara Xu Chen terredam, menahan diri untuk tidak berteriak.
Kaisar Kegelapan hanya memandang Xu Chen dengan perasaan cemas.
Beberapa saat berlalu Xu Chen hampir kehilanganmu kesadarannya namun ia segera menggigiti lidahnya menjaga diri agar tetap sadar.
"G-guru aku sudah tidak mampu," Xu Chen berkata terbata-bata.
"Gawat dia akan kehilangan kesadarannya."
**
"Dimana aku?" Xu Chen mengerutkan dahinya tidak mengenali tempatnya berdiri.
Xu Chen kini berada di sebuah dataran luas tidak ada apa-apa di sana selain dirinya. Sejauh mata memandang hanyalah kekosongan, kehampaan, dan kesunyian.
__ADS_1
"Apa aku sudah mati lagi?" Xu Chen tersenyum kecut.
Xu Chen berjalan beberapa saat namun tidak menemukan apapun.
"Xu Chen mengapa kau tega mebohongiku?" suara seorang gadis tiba-tiba menggema dalam otak Xu Chen.
"Meng-Yu, apakah itu kau?" Xu Chen memegang kepalanya, "Diamana Guruku?"
"Xu Chen mengapa kau tega melakukan ini padaku? kau menjualku hanya untuk membalas dendam," suara lain menggema dalam otak Xu Chen.
"Kami akan membawamu, kita akan hidup abadi bersama di sana," kedua wanita itu berkata bersamaan.
"Xu Chen mengapa kau tidak membalaskan dendam kami? aku menyesal mempunyai anak sepertimu."
"Ayah, ibu."
"Anak durhaka."
**
"Tidaaakk," Xu Chen terbangun dan melihat wajah seorang wanita memandanginya dengan cemas.
"Tuan, ada apa? mengapa tuan begitu ketakutan?" Hui Yin berkata cemas.
Xu Chen memandang Hui Yin lalu memandang sekitarnya bergantian, "Ah, tidak apa-apa aku hanya mimpi buruk tadi."
"Apa ada informasi terbaru dari istana?" Xu Chen berkata ragu masih memikirkan Hui Yin yang di dalam mimpinya.
"Ya."
Saat Hui Yin ingin menjelaskan apa yang terjadi di istana Kekaisaran tiba-tiba Xu Chen menghentikannya.
Xu Chen lalu menyuruh Hui Yin untuk menunggu. Hui Yin menyetujuinya lalu pergi berlalu.
"Guru, aku pikir aku akan mati tadi?"
Xu Chen mengerutkan dahinya, dia masih ingat Kaisar Kegelapan mengatakan kalau pingsan saat proses pembentukan Tubuh Iblis maka tubuhnya akan meledak.
"Ya, secara teknis begitu," Kaisar Kegelapan memegangi dagunya, "Tapi untunglah keberuntungan masih berpihak kepadamu, kau menyelesaikan tahap ketiga sesaat sebelum kau pingsan."
Xu Chen menganggukkan kepalanya mengerti.
"Baiklah, aku akan melanjutkan tahap terakhir," ucap Xu Chen semangat karena tahap terakhir tidak menyakitkan karena hanya pembersihan darah.
__ADS_1