
Kepala Desa memasang senyum kecil dan berkata "Itulah alasanku memanggil kalian kemari!"
Mendengar hal itu Xu Chen mengerutkan keningnya tak mengerti "Apa maksudnya Pak Tua Gu?" balas Xu Chen
Kepala Desa segera berdiri dan memandang keluar "Suatu hari nanti, akan ada seorang pemuda ditemani wanita bisa masuk kedesa ini dan menghancurkan kutukan. itulah yang dikatakan nenek moyangku dari generasi ke generasi"
Xu Chen semakin mengerutkan keningnya "Apa maksudmu. orang itu adalah kami?" tanya Xu Chen
Sambil kembali memandang Xu Chen, Kepala Desa membalas "Ya, Kau adalah orang yang ditakdirkan untuk menyelamatkan desa ini"
Namun, Xu Chen tak menerima hal itu "Maaf Pak Tua Ho! Bukannya tak ingin membantu, Tapi masih banyak yang harus aku urus diluar sana. tujuanku kesini hanya ingin menanyakan jalan pulang"
"Tak ada jalan keluar Tuan. jalan satu satunya hanyalah menghancurkan kutukan" balas Kepala Desa
Mendengar itu Xu Chen memijat kepalanya yang mulai pusing. teryata firasatnya benar ada yang tidak beres dengan desa ini
"Tak ada salahnya mencoba Tuan" ujar kembali Kepala Desa meyakinkan Xu Chen
Karena tidak ada jalan lain akhirnya Xu Chen menyetujui hal itu. "Baiklah! tapi bagaimana cara menghancurkan kutukan tersebut?"
Mendapat persetujuan Xu Chen, Kepala Desa girang bukan kepalang dengan semangat Pria Tua itu berkata "Silahkan ikut aku tuan"
Xu Chen dan Yan Yu dibawa oleh Kepala Desa di suatu tempat didalam hutan yang gelap dan mengeluarkan aura suram yang kuat. Ditempat itu Xu Chen dan Yan Yu bisa melihat sebuah simbol aneh diatas tanah yang mereka pijak, simbol itu berbentuk lingkaran besar dengan segitiga didalamnya
"Disinilah tempatnya Tuan!" ujar Kepala Desa
"Ya! Lalu apa yang harus aku lakukan selanjutnya?" tanya Xu Chen tanpa basa basi
"Tenanglah Tuan! Biar aku jelaskan, lingkaran itu bernama Gerbang Kematian, Tuan Chen cukup duduk diatas dan fokuskan pikiran Tuan. Setelah itu Roh dan tubuh Tuan akan berpisah, dan Roh Tuan akan memasuki sebuah alam yang Penyihir itu ciptakan, disitulah ada sebuah cara agar Tuan bisa menghancurkan Kutukan" jelas Kepala Desa panjang lebar
Mendengar itu Xu Chen sedikit terkejut, tentu Pemuda itu pernah mengalami sesuatu seperti itu saat ia mati dan Rohnya terjebak di suatu alam dan bertemu Gurunya Kaisar Kegelapan
__ADS_1
Xu Chen mengerutkan keningnya "Bagaimana Cara agar bisa menghancurkan kutukan itu?" tanya Xu Chen
"Entahlah Tuan, tidak ada yang pernah mencobanya" balas Kepala Desa
***
"Guru apa kau tau tentang ini?" tanya Xu Chen dalam pikirannya
"Ya! Yang dijelaskan Pak Tua itu benar. Namun, ada satu hal yang Pak Tua itu sembunyikan" balas Kaisar kegelapan
Xu Chen mengerutkan Keningnya "Apa itu Guru?" tanya Pemuda Itu
"Jika kau gagal atau mati dalam sana, maka Rohmu akan terjebak di alam itu selama lamanya. Jadi kau berhati hatilah, aku tidak tau yang akan terjadi di dalam sana, tapi satu hal yang pasti, Penyihir Tua yang dimaksud itu pasti ada didalam sana dan pasti dia bukan sesuatu yang mudah untuk dihadapi!" Jelas Kaisar kegelapan
Penjelasannya itu membuat Xu Chen sedikit ngeri bagaimana jika ia gagal. Namun, suatu ide tiba tiba terlintas dalam pikirannya "Guru! Guru juga kan Roh, Bagaimana bila Guru menemani Murid?"
Mendengar itu membuat Kaisar Kegelapan tertawa ringan "Haha! Anak Bodoh apa kau takut? Guru tak bisa, hal itu membutuhkan energi yang besar dan saat ini Guru tak memilikinya"
Dengan nada kecewa Xu Chen berkata "Baiklah Guru, doakan Murid agar berhasil!"
***
"Baiklah, Silahkan Tuan lakukan seperti apa yang saya jelaskan. Saya dan Nona Yu akan menunggu disini hinggah Tuan Chen selesai" balas Kepala Desa
Namun, Saat Xu Chen melangkah ingan memasuki lingkaran Gerbang Kematian, tiba tiba sesuatu menarik tangannya dan menggenggamnya erat membuat Pemuda itu seketika berbalik
"Aku akan ikut denganmu!" ujar Yan Yu dengan nada memohon namun juga khawatir
Namun, Xu Chen tak mengizinkannya. Xu Chen tak mungkin ikut melibatkan Yan Yu dalam bahaya yang bahkan bagi dirinya sendiri
"Tidak! Kau tidak boleh ikut, ini adalah sesuatu yang berbahaya bagimu, bahkan bagi diriku sendiri!" balas Xu Chen menolak keinginan Yan Yu
__ADS_1
"Aku tidak peduli, pokoknya aku ingn pergi bersamamu kemanapun itu!" Ujar Gadis itu tetap kekeh pada keinginannya
"Kapan aku mengizinkanmu untuk mengikutiku terus? Diam dan tunggulah disini aku tidak akan lama" ujar Xu Chen seraya mencoba melepaskan genggaman Yan Yu
Namun, Teryata Yan Yu lebih mengeraskan genggaman tangannya dan berkata "Aku tidak akan melepaskanmu sebelum kau berjanji satu hal padaku!"
"Baiklah! Janji apa?" balas Xu Chen singkat
"Kau harus kembali dengan selamat!" ujar Yan Yu tegas seraya mengulurkan jari kelingkingnya, seperti orang yang akan membuat janji
Mendengar itu Terukir senyum di wajah Tampan Xu Chen "Baiklah aku berjanji akan kembali dengan selamat", sambil membalas uluran tangan Yan Yu dan Gadis itu akhirnya melepaskan genggamannya dari Xu Chen
Namun, seketika itu terdengar tawa lantang dari belakang "Hahaha! Tuan Chen dan Nona Yu ini mengingatkanku akan masa muda yang indah!" ujar Kepala Desa iri melihat kemesraan antara Xu Chen dan Yan Yu
Bahkan membuat Kaisar Kegelapan yang melihat kejadian itu menggeleng gelengankan kepalanya dan bergumam pelan "Aku Sudah memperingati anak bodoh itu, tapi masih saja. Dasar anak muda"
Setelah membuat janji dengan Yan Yu akhirnya Xu Chen telah menempati posisinya, duduk ditengah tengah lingkaran dan memfokuskan pikirannya menutup seluruh inderanya, Mata, Pendengaran, Penciuman dan semuanya. Saat kondisi itulah Roh dan jasadnya bisa berpisah
Setelah beberapa saat akhirnya Xu Chen berhasil menutup semua inderanya dan mulai memasuki alam lain. Xu Chen tak kesulitan melakukan hal ini karena memang ini bukan pertama kalinya ia melakukannya, Saat berlatih bersama Kaisar Kegelapan hal ini sering ia lakukan agar melatih konsentrasinya
Xu Chen bisa merasakan, seperti ditarik dengan kecepatan tinggi memasuki sebuah lorong gelap, Saat itu Xu Chen merasakan sensasi aneh yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Hinggah akhirnya Pemuda itu jatuh menghantam tanah dengan keras
"Aduh! Mengapa tak ada yang memberi tahuku kalau aku akan terjatuh seperti ini" ujar Xu Chen sambil kembali berdiri
Xu Chen memperhatikan sekelilingnya, Dan teryata ia berada ditengah Hutan Rimbun, Xu Chen bisa melihat Hutan Rimbun itu tak seperti Hutan pada umumnya, Pemuda itu bisa melihat Rumput dan Daun ditempat itu berwarna hitam
"Apakah ini tempatnya? Haih, Penyihir Tua itu tak memiliki selera, menciptakan Hutan berwarna hitam aneh, Sungguh tak memiliki selera. Tapi dimana Penyihir Tua itu?" ujar Xu Chen kembali sambil menyapukan pandangannya ke segala arah
"Hei, Penyihir Tua, Dimana kau. Aku tak ingin keributan hanya ingin bicara!" teriak Xu Chen tak jelas
"Haih! Tak ada, mungkin dia ada di depan!" ujar Xu Chen pada dirinya sendiri dan berjalan menyusuri Hutan Rimbun itu
__ADS_1
...*****...
Like/Komen dan Votenya Ya Guys. See You