Legend Of Darknes

Legend Of Darknes
Chapter 18. Akhir Pertempuran


__ADS_3

Namun teryata Senior Gu tak berhenti sampai disini saja, pria besar itu masih terus berteriak semakin lama suaranya semakin parau, diikuti kultivasi yang terus naik


Master....


Master Bintang empat....


Master Bintang tujuh....


Grand Master....


Grand Master Bintang Dua....


Grand Master Bintang Empat....


Kultivasi Senior Gu berhenti pada Grand Master Bintang Empat membuat nafas Xu Chen sesak


"Apa yang terjadi dengan orang itu Guru?" tanya Xu Chen


"Pria bodoh itu telah membakar esensi darahnya! berhati hatilah anak bodoh!" balas Kaisar kegelapan dalam pikiran Xu Chen


Xu Chen mengerutkan keningnya tak mengerti "Tehnik macam apa itu Guru?"


Mendengar pertanyaan dari muridnya, Kaisar kegelapan kembali menjelaskan "Itu adalah tehnik bunuh diri, semua aspek dari dirinya meningkat drastis, baik itu kultivasi ataupun fisiknya. dengan kultivasimu saat ini yang belum pulih mungkin kau akan sedikit kesulitan melawannya!"


"Lalu Guru, apa yang harus murid lakukan?" tanya Xu Chen kembali


"Tehnik itu akan membakar esensi darah hinggah habis, setelah esensi darah habis tehnik itu akan menyerap energi kehidupan juga dan penggunanya akan mati, Kau cukup mengukur waktu hinggah waktu itu tiba!" jelas Kaisar kegelapan


Penjelasan Gurunya itu bagaikan angin segar bagi Xu Chen, pemuda itu berkata girang "Kau tenang saja dan bersantailah Guru! saat kau bangun Murid sudah menyelesaikan manusia bertubuh gorila itu!"


"Kau begitu bersemangat anak bodoh! Guru serahkan padamu tapi jangan meremehkan lawan dan tetaplah berhati hati!"


Xu Chen menganggukkan kepalanya mengerti "Baik Guru"


Sementara itu Yan Yu yang bersembunyi dan memperhatikan dari kejauhan tak bisa menahan keterkejutannya, dari awal hingga saat ini Gadis itu tak berhenti dibuat terkejut oleh Xu Chen, bagaimana tidak sesuai yang Yan Yu ketahui mustahil bisa dilakukan oleh pemuda yang seharian ini telah bersamanya Xu Chen


"Seperti dugaanku pemuda Chen itu tidak sederhana! aku jadi semakin penasaran dengan dirinya" ucap Yan Yu pada dirinya sendiri


Namun saat Yan Yu melihat senior Gu telah mengeluarkan tehnik membakar esensi darah, Gadis itu tak bisa menutupi rasa khawatirnya terhadap nasib Xu Chen


"Gawat! senior Gu telah mengeluarkan tehnik Amarah Sang Gagak! dari yang kau ketahui orang orang sekte Gagak Hitam hanya akan memakai ini dalam keadaan terdesak, mereka akan menjadi iblis haus darah dan tidak akan melepaskan lawannya kecuali mereka mati! sebaiknya aku membantunya"

__ADS_1


Saat Yan Yu ingin menyusul menghampiri Xu Chen untuk membantu tiba tiba suara terdengar dikepalanya menghentikan aksinya "Sebaiknya kau tidak kesini dan pergilah sejauh mungkin! jika kesini kau hanya akan menjadi bebanku! aku akan mengukur waktu hingga pria gorila itu mati"


Sebenarnya Yan Yu ingin membalas ejekan Xu Chen yang mengatakannya beban, tapi apa daya Gadis itu tak bisa melakukan telepati, Yan Yu hanya bisa bergumam tidak jelas "Dasar kau! memangnya siapa yang beban, sialan!"


Xu Chen kembali memperhatikan Senior Gu yang menatapnya dengan beringas seperti akan menelannya hidup hidup, Xu Chen bergumam kecil sambil menarik nafas "Haih! sepertinya ini akan menjadi pertempuran yang panjang dan sulit!" setelah berkata seperti itu Xu Chen memasang kuda kuda dan menggenggam erat pedangnya bersiap menghadapi senior Gu yang menggila


"Aku akan membunuhmu dan akan mencabik cabik jasadmu hinggah hancur! bersiaplah anak muda!" teriak Senior Gu dengan suara parau yang serak


Dikuti itu Senior Gu maju menerjang Xu Chen dan menyerang Xu Chen dengan beringas dan membabi buta tak memberi kesempatan Xu Chen membalas


Masih dengan terus menghindar Xu Chen berteriak kearah Senior Gu "Hei gorila! kekuatanmu memang naik tetapi sepertinya otakmu itu menjadi bodoh!"


Mendengar itu, Senior Gu semakin terprovokasi dan menyerang Xu Chen lebih beringas lagi dengan kapak besarnya


Xu Chen hanya menghindar dengan lincah dan kadang menangkis serangan senior Gu, dengan sabar pemuda itu menunggu senior Gu meninggalkan celah, keduanya bertempur beberapa saat sebelum Senior Gu meninggalkan celah kecil


Tak mensia siakan kesempatan itu itu Xu Chen segera mengalirkan lebih banyak Qi gelap pada pedangnya dan mengeluarkan Tebasan Ilusi tepat di lengan Senior Gu berharap dapat meninggalkan luka fatal, namun teryata tebasan Xu Chen hanya meninggalkan goresan kecil di lengan Senior Gu


"Hahaha! apa kau sebut itu serangan?" ejek Senior Gu


Mendapati itu Xu Chen hanya tersenyum kecut "Hei pria gorila, sepertinya sekarang kamu memang sudah menjadi gorila!" balas Xu Chen juga dengan mengejek


"Kubunuh kau!" Teriak Senior Gu dan kembali menyerang Xu Chen


Xu Chen melompat mundur mengambil jarak dari Senior Gu yang tengah menggila, "Berapa waktu yang tersisa Guru?" tanya Xu Chen


"Jadi sekarang Kau membutuhkanku? kau menyuruhku bersantai dan sekarang menanyakan sesuatu! Hah" balas Kaisar Kegelapan santai


"Seriuslah Guru! pria gorila itu telah menjadi gorila sungguhan! Murid harus tau berapa lagi waktu sampai Dia mati?" Ujar Xu Chen


Kaisar Kegelapan mendengus kesal "Huh! baiklah anak bodoh! Guru perkirakan setidaknya pria bodoh itu masih bisa bertahan hingga Dua Puluh menit lamanya! balas Kaisar Kegelapan


"Apa Dua Puluh menit? itu terlalu lama, aku akan mati jika seperti itu!" teriak Xu Chen


Setelah berpikir beberapa saat Xu Chen kembali berkata, "Guru! Apakah murid boleh mengeluarkan kekuatan Murid yang sesungguhnya?"


"Lakukan Sesukamu!" balas Kaisar Kegelapan santai


Xu Chen mendengar itu senyum lebar menghiasi wajah tampannya "Baik Guru"


Xu Chen menatap Senior Gu beringas, "Hei Gorila! sepertinya waktu bermain telah selesai!" ujar Xu Chen, bersamaan dengan itu Xu Chen melepaskan aura Ekspert Bintang Tiganya

__ADS_1


"Seperti yang aku duga, kau menyembunyikan kultivasi aslimu, tapi itu percuma sekarang tidak ada jalan keluar dari ini!" balas Senior Gu


Melihat itu Xu Chen hanya menghela nafas panjang "Haih! ini bukan kultivasi asliku, jika kultivasi asliku kembali kau hanyalah semut bagiku!" ujar Xu Chen


Namun Senior Gu tak mendengarkan perkataan Xu Chen, dengan langkah yang cepat pria besar itu berlari menerjang ke arah Xu Chen


Melihat itu Xu Chen bergumam kecil "Meskipun ini tak terlalu kuat untuk saat ini, tapi setidaknya bisa membuat Pria Gorila itu sekarat!"


Bersamaan dengan itu Xu Chen mengeluarkan Tehnik Pedang Pembantai, Pemuda itu berteriak lantang "Naga Pembasmi Iblis" Seraya mengangkat tinggi pedangnya ke langit, Seketika Naga Hitam tak terlalu besar (Tak terlalu besar akibat Kultivasi Xu Chen yang belum pulih) dengan aura intimidasinya Meliuk liuk diudara memandang Senior Gu dengan mata merah menyala dan beringas


Yan Yu tak bisa menahan keterkejutannya kau ini sampai sampai rahangnya nyaris jatuh ketanah akibat terlalu kaget


"Haih! Kepalaku mulai pusing, hari ini terlalu banyak sesuatu yang diluar nalar" ucap Yan Yu sambil memijat minat kepalanya karena pusing


Sedangkan Senior Gu berhenti sejenak untuk melihat Naga Hitam yang juga tengah memandanginya dengan beringas lalu mengalihkan pandangannya pada Pemuda didepannya "Kau memang tak sesederhana seperti yang terlihat!, apa kau mau memberi tahuku, siapa kau sebenarnya?"


Xu Chen menyeringai lebar "Kau tak perlu tahu itu, yang harus kau tahu kau akan mati hari ini"


Bersamaan dengan itu Xu Chen menebaskan Pedangnya ke arah bawah seketika Naga Hitam meraung keras "Ghoaar" memekikkan telinga siapapun yang mendengarnya bahak raungan itu terdengar hinggah beberapa kilometer jauhnya bahkan Yan Yu yang tidak jauh dari lokasi harus melindungi telinganya dengan Qi dan semua Siluman yang ada di Lembah Siluman tempat keduanya bertarung lari kocar kacir ketakutan.


(Bukan Naga asli tetapi hanya gumpalan energi/Jurus berbentuk Naga, jadi Pembaca jangan disalah artikan Yaa)


Naga Hitam dengan kecepatan tinggi Meluncur ke arah Senior Gu, memaksa Pria besar itu mau tidak mau harus menahan Naga Hitam tersebut


Senior Gu mengalirkan Seluruh Qinya keseluruh tubuh dan mengangkat tinggi kapak besarnya melindungi tubuhmu berharap bisa menahan Naga Hitam Milik Xu Chen, pria itu berteriak lantang "Huaaa, kemarilah Naga Sialan"


Saat Naga Hitam mencapai Senior Gu "Boommm" Gelombang kejut disertai ledakan besar terdengar diikuti pohon pohon dari yang kecil hingga besar disekitar area ledakan tercabut dari tanah dan berterbangan menjauh akibat gelombang kejut, bahkan kawah yang lumayan besar tercipta akibat ledakan itu


Ditengah tengah kawah, terlihat berdiri seorang Pria dengan badan yang penuh luka luka dan kaki yang telah tertancap kedalam tanah hinggah hampir mencapai lututnya sedangkan kapak besarnya telah hancur menjadi serpihan besi biasa, dan kini juga ia telah keluar dari Tehnik Amarah Sang Gagak dan semua dari tubuhnya kembali normal


"Hah hah hah! aku akui kau memang hebat anak muda!" ujar Senior Gu Sebelum akhirnya jatuh ketanah dan menghembuskan nafas terakhirnya


Melihat itu Xu Chen menggaruk kepalanya yang tidak gatal "Aku kira itu hanya akan membuatnya sekarat dan tidak membunuhnya? sepertinya dia memang lemah!" Ujar Xu Chen bingung


"Kau terlalu berlebihan anak bodoh! Lihatlah ekspresi Gadis yang bersamamu itu, sangat tidak enak untuk dipandang!" bentak Kaisar kegelapan


*******


Like Like Like and Vote Vote Votenya! Ya Guys


Jangan Lupa

__ADS_1


See you in the next Chapter, Good Bye


__ADS_2