
"Keluarga Fei menjalankan praktik perdagangan budak," Xu Chen tidak bisa menahan keterkejutan mendengar informasi baru dari Li Yue.
Xu Chen dan Li Yue sekarang tengah berada restoran yang sepi, sebenarnya tidak ada rasa lapar dari Xu Chen tetapi Li Yue. Saat sedang berbincang tadi tidak sengaja perut Li Yue berbunyi membuatnya salah tingkah, Xu Chen tidak memperdulikan lebih jauh namun tiba-tiba gadis itu memohon untuk diberi makam, akhirnya Xu Chen menyetujuinya.
Saat keduanya berbincang, Li Yue menyantap hidangan yang disajikan sedangkan Xu Chen menunggunya, tanpa diduga Li Yue menyinggung tentang kejadian di restoran tadi dan tantang keluarga Fei.
Perbincangan keduanya semakin lebar dan meluas hinggah menjadi liar, Li Yue blak-blakan mengatakan Keluarga Fei melakukan praktik peradangan budak, Li Yue menjabarkan Keluarga Fei telah melakukan ini sejak lama. Untunglah tidak ada yang mendengarkan percakapan keduanya atau tidak semua tidak akan berakhir baik.
"Apa yang kau katakan kebenaran, kau tahu memfitnah keluarga bangsawan itu tindakan kriminal!" Xu Chen mencoba memastikan apa yang didengarnya sekaligus sedikit mengancam Li Yue.
Li Yue nyatanya tidak perduli dengan ancaman Xu Chen, "Apa untungnya aku mengatakan sesuatu yang tidak benar?" Li Yue mendengus kesal lalu kembali melahap hidangan di depannya.
Xu Chen menatap Li Yue beberapa saat mencoba memastikan perkataan gadis itu namun setelah beberapa saat Xu Chen menghembuskan nafas panjang karena tidak menemukan kebohongan di mata Li Yue.
'Mereka ini sudah keterlaluan! jika yang dikatakan gadis ini benar maka semakin banyak alasan diriku untuk menghapus Keluarga Fei dari tanah kultivator.'
Meskipun pada dasarnya Xu Chen tidak terlalu perduli dengan orang lain namun sesuatu yang menyangkut orang banyak seperti ini tidak bisa dia diamkan, apalagi tujuannya memang menghancurkan Keluarga Fei.
Xu Chen kembali mengalihkan pada pada Li Yue, "Apa kau tahu mengenai hal ini lebih jauh?" Xu Chen sudah mengambil keputusan untuk menghancurkan Keluarga Fei lebih dulu sebelum Xu Qing atau telah mengganti nama sebagai Guan Xing, Walikota Sinjin.
'Sepertinya aku harus sedikit bersabar dengan rubah tua itu.'
"Aku tidak tahu banyak tapi..." Li Yue mulai menjelaskan apa yang dia ketahui tentang Keluarga Fei tanpa menutupi sedikitpun, membuat Xu Chen mengerutkan dahi karena Li Yue terlalu gampang percaya pada orang lain.
__ADS_1
Xu Chen sudah bisa menebak jika gadis ini terus seperti ini maka tidak lama lagi akan menemui ajalnya di tanah kultivator yang begitu kejam.
Sesuai perkataan Li Yue diawal dia tidak memiliki banyak informasi yang tentang Keluarga Fei, meski begitu cukup berguna bagi Xu Chen.
Dari penjelasan Li Yue, Xu Chen menangkap bahwa Keluarga Fei bekerjasama dengan salah satu Keluarga bangsawan juga dari Kekaisaran Meng yang membutuhkan banyak budak, hal itu wajar karena memang warga di Kekaisaran Meng tidak sebanyak warga Kekaisaran Qin ataupun Tang banyak dari mereka yang memilih hijrah.
Jadi keluarga-keluarga yang memiliki banyak uang atau berkuasa di Kekaisaran Meng membutuhkan orang-orang untuk dijadikan budak, tentunya dengan uang semua dapat di lakukan termasuk membeli manusia lainnya.
Keluarga-keluarga yang memiliki kekuasaan lebih melihat hal itu sebagai bisnis yang menguntungkan, mereka mulai mencari relas Keluarga bangsawan di Kekaisaran lain yang kemudian dijadikan rekan bisnis dengan melakukan praktik perdagangan manusia.
Setelah Keluarga-keluarga di Kekaisaran Meng mendapatkan orang-orang yang dikirimkan dari dua wilayah Kekaisaran lain, mereka mulai mendistribusikannya Manusia untuk dijadiakan budak di Keluarga, Sekte bahkan Istana sekalipun.
Bisnis seperti ini memang sangat menguntungkan kedua bela pihak yang bekerjasama mendapatkan banyak emas dari hasil penjualan manusia lainnya sebagai budak.
"Cih, demi uang mereka rela melakukan apa saja, bahkan menjual sesama bangsa! aku sangat membenci orang-orang seperti itu," Xu Chen mendengus kesal, dia bahkan hampir menghancurkan meja di depannya jika saja tidak ditahan oleh Li Yue.
"Apa yang ingin Chen gege lakukan kalau begitu?" Li Yue sebenarnya bertanya iseng namun jawaban dari Xu Chen membuatnya kaget, bahkan dia hampir menyemburkan air yang baru saja dia minum ke wajah Xu Chen.
"Apa Chen gege bercanda? aku tahu kau kuat namun menghancurkan keluarga sekuat mereka bukanlah perkata mudah! apalagi hanya seorang diri."
Xu Chen tidak menjawab pertanyaan melainkan mendengus kesal, "Jangan panggil aku seperti itu, usiaku lebih muda darimu," Xu Chen sebenarnya sudah cuek dengan panggilan yang diberikan Li Yue namun mendengarnya terus menerus membuat kepala Xu Chen sakit.
Gege adalah sebuah panggilan yang diberikan oleh seseorang yang lebih muda kepada orang yang lebih tua untuk penghormatan.
__ADS_1
Mendengar Li Yue memanggil Xu Chen dengan Chen gege membuat pemuda itu risih karena perbedaan usai keduanya dua tahun, Li Yue lebih tua dari Xu Chen.
"Chen gege tidak usah membual! jelas-jelas kau terlihat lebih tua dariku," Li Yue tertawa kecil mengaggap Xu Chen bercanda, namun ketika pandangannya bertemu, dia tahu apa yang pemdua di depannya katakan bukanlah sebuah omong kosong, lagi pula tidak ada alsan Xu Chen membohonginya.
Kali ini Li Yue melebarkan kedua matanya, rasa terkejut tergambar jelas di wajahnya, "Apa Chen gege eh, maksudku Chen'er... eh salah, maksudku? aku... aku harus memanggilmu apa?"
Li Yue sebenernya ingin memanggil Xu Chen dengan sebutan Chen'er, namun rasanya sulit dia terima ketiak melihat tubuh dan wajah Xu Chen yang tidak menunjukan usai di bawah dua puluh tahun.
Xu Chen geram sendiri dengan tingkah Li Yue yang begitu akrab dengannya padahal baru bertemu beberapa jam yang lalu, Xu Chen mengangkat tangannya setidaknya ingin memukul kepala gadis itu untuk memberikan pelajaran, namun hal lain menyita perhatiannya.
Li Yue dapat melihat Xu Chen berguru geram dan mengangkat tangan kearahnya, gadis itu menutup mata dirinya menduga Xu Chen ingin mendaratkan sebuah jitakan di kelapanya, namun sesuatu yang ditunggunya tidak terjadi.
Li Yue memegang kepalanya lalu membuka matanya perlahan namun dahinya segera mengerut karena mendapatkan Xu Chen telah hilang dari pandangannya.
"Kemana Chen gege pergi?" Li Yue bergumam pelan namun tiba-tiba pandangannya terpaku pada satu arah.
"Uh, Chen gege suka sekali membaut keributan."
...****...
Chapter ini bonus awal bulan, sebenarnya author mau memberikan bonus chapter lebih banyak namun tidak memiliki waktu lebih untuk menulis. Jadi mungkin bisnisnya lain kesempatan.
Bagi kalian yang belum memberikan like maka berikan like pada setiap chapter Legend Of Darknes mulai dari chapter awal ya.
__ADS_1