
Setelah istirahat beberapa saat sesi terakhir pelelangan akhirnya dimulai. Sejauh ini Xu Chen tidak tertarik pada apapun yang di tawarkan pelelangan. Tujuannya memang hanya satu mengawasi sekaligus menaikan harga Pil-pil nya.
Sementara itu ada beberapa orang yang merencanakan sesuatu buruk pada Xu Chen, tetapi tanpa mereka semua sadari seseorang mengawasi mendengarkan mereka.
"Terimahkasih atas perhatian tuan dan nona sekalian, kini sampailah kita pada sesi terakhir pelelangan ini!"
Semua tamu bersorak gembira, mereka tidak sabar untuk melihat barang-barang baru yang ditunjukan pihak pelelangan. Entah mengapa mereka semua merasakan pelelangan kali ini begitu berbeda.
Sesi terakhir akhirnya dimulai dengan beberapa jenis Pil buatan Xu Chen dan semua itu disambut antusias oleh para tamu, terutama para tamu VIP karena merekalah yang mendapatkan Pil-pil langka buatan Xu Chen, sedangkan keluarga biasa dan menengah hanya bisa menelan ludah dengan berat karena tidak bisa mendapatkan Pil-pil hebat buatan Xu Chen.
Para tamu juga menunggu Xu Chen untuk melakukan penawaran lagi, naman tidak lagi terdengar suara dari ruang VIP nomor dua dan mereka berpikir Xu Chen sudah lari ketakutan setelah menyinggung Qin Wei-Quo pangeran mahkota Kekaisaran Qin.
Pelanggan terus berjalan sampai lima jenis Pil buatan Xu Chen habis terjual, pemuda itu meriah hingga lima juta keping emas, jumlah yang sangat fantastis untuk Xu Chen. Jika dipakai untuk hidup sederhana mungkin cukup hingga anak cucu Xu Chen.
"Barang selanjutnya mungkin agak misterius, jujur kami pihak Pelelangan Sinar Jingga belum mengetahui barang apa ini, tetapi kami yakin ini berharga," jelas Ying Yue panjang lebar.
Kemudian seseorang pria berpakaian khas Pelelangan Sinar Jingga masukmembawa sebuah pedang yang sangat berkata hampir tidak terbentuk sebagai pedang dan meletakkannya tepat di hadapan Ying Yue.
Semua orang yang melihat benda berkarat yang ditawarkan segera mencibir Ying Yue dan pihak Pelelangan Sinar Jingga karena menampilkan sampah, namun Ying Yue tetap tenang dan mejelaskan.
"Kami tidak memaksa kalian untuk membeli pedang berkarat ini, kami hanya menampilkannya dan jika ada yang tertarik bisa menawarnya," Ying Yue melihat para tamu kembali tentang kemudian melanjutkan, "Pedang berkarat ini dibuka dengan dua ribu keping emas dan setiap penawaran bertambah lima ratus keping emas!"
Tidak ada yang merespon, Ying Yue juga sebenarnya sependapat dengan para tamu, mengapa pihak pelelangan melelang sampah dan dipatok dengan harga dua ribu keping emas, harga yang sangat tidak masuk akal hanya untuk sekedar pedang berkarat.
Ying Yue ingin melanjutkan proses pelelangan karena yakin tidak akan ada orang yang sangat bodoh untuk membeli sampah dengan harga selangit. Namun tiba-tiba suara seorang pemuda terdengar.
"Dua ribu keping emas!" Xu Chen mengagetkan semua orang.
Ying Yue terdiam sesaat, "Uh, apakah tidak ada penawar lain!" Ying Yue kembali tersenyum lebar seperti biasanya.
__ADS_1
"Selamat, pedang berkarat jatuh kepada tuan di ruangan VIP nomor dua!" Ying Yue tersenyum canggung, ia tidak menyangka ada orang yang cukup bodoh untuk membeli sebuah sampah dengan harga ribuan emas.
Tidak bedah dengan Ying Yue semua tamu berpikir bahwa Xu Chen adalah orang bodoh.
"Setelah menyinggung pangeran dan sempat tidak bersuara kini dia membeli sebuah sampah."
"Ya, aku pikir dia adalah orang cerdas karena berhasil mempermainkan pangeran, namun teryata dia hanyalah orang bodoh."
Sementara Qin Wei-Quo dan saudara-saudranya yang lain mencibir kebodohan Xu Chen sambil tertawa keras.
Xu Chen juga sebenarnya tidak mengetahui apa keistimewaan pedang berkarat itu sampai gurunya menyuruhnya untuk membelinya. Xu Chen juga berpikir sama dengan yang lainnya pedang berkarat itu adalah sampah, tetapi ia tidak memiliki keberanian untuk membantah gurunya dan hanya mengikuti keinginan gurunya pasrah.
Tetapi tidak ingin berlama-lama dengan memikirkan kebodohan tamu ruang VIP nomor dua, Ying Yue kembali melanjutkan proses pelelangan. Ying Yue dengan lincah berbicara di atas panggung dengan elegan menguasai suasana.
"Barang selanjutnya aku yakin akan membuat semua tamu tertarik," Ying Yue tersenyum lebar.
Setelah itu keluarlah seseorang membawa sesuatu berbetuk kotak besar namun ditutupi kain hitam. Melihat itu semua tamu termasuk Xu Chen mengerutkan dahi tidak mengerti.
Seketika semua mata tertuju pada kotak besar itu dan betapa terkejutnya mereka saat melihat seorang wanita sangat cantik berbaikan minim, bahkan cantiknya melebihi Ying Yue dan Qin Meng-Yu jika dirias dengan benar, wanita itu terkulai lemas dalam sangkar besi.
Orang-orang seketika memandang wanita itu dengan mata yang sangat berminat dan air liur yang hampir terjatuh, pikiran kotor tiba-tiba mengalir deras di otak mereka. Qin Wei-Quo dan keenam saudaranya bahkan memandang wanita itu dengan penuh nafsu.
"Dia adalah gadis budak yang sangat cantik, bayangkanlahjika kalian memiliki seorang budak secantik dirinya, kalian bisa melakukan apapun padanya," Ying Yue tersenyum lebar.
Seketika seluruh tamu tanpa tersebut bersorak gembira, mulai dari pemuda hinggah orang tua memandang wanita itu penuh nafsu, bukan kerena memakai pakaian minim tetapi karena wajah dan tubuh wanita itu yang luar biasa.
"Harga dimulai dengan Seratus ribu keping emas, setiap penawaran bertambah lima ribu keping emas!" jelas Ying Yue.
"Seratus ribu keping emas!" para tamu biasa mulai menawar dengan semangat meski mereka tahu para tamu VIP lah yang akan mendapatkan wanita budak itu.
__ADS_1
Sementara para tamu VIP masih menunggu-nunggu siapa yang akan menawar dari kalangan mereka pertama dengan begitu mereka akan mulai menawar.
Xu Chen memandang wanita budak itu biasa-biasa saja bahkan tidak ada minat sama sekali dimatanya untuk memiliki gadis budak itu. Xu Chen hanya bersandar di kursi dengan malas.
Ru Shi dan Qing Shan yang melihat Xu Chen memandang gadis budak yang begitu cantik dan seksi dengan biasa mulai berpikir Xu Chen adalah seorang Guy yang tidak menyukai wanita.
Xu Chen yang mengerti arti tatapan Ru Shi dan Qing Shan segera memandang ke arah dua wanita itu.
"Hei, jangan berpikir yang tidak-tidak seperti itu! aku tentu tertarik pada wanita, jika kalian tidak percaya aku bisa membuktikannya," Xu Chen tersenyum menggoda.
Ru Shi dan Qing Shan yang ketahuan berpikir seperti apa segera tertunduk malu dengan wajah yang memerah apalagi saat mendapat tatapan menggoda dari Xu Chen.
Ru Shi dan Qing Shan memang menginginkan Xu Chen, tetapi tetap saja keduanya malu untuk mengatakannya.
"Sudalah jangan dipikirkan! aku hanya bercanda, mengapa kalian menganggapnya serius?" Xu Chen kembali duduk dengan malas.
Ru Shi dan Qing Shan mendengar Xu Chen hanya bercanda kecewa, namun mereka berdua tidak memiliki keberanian untuk mengungkapkannya.
"Gadis budak itu memang sexy, cantik dan menggoda, tetapi aku pernah melihat wanita yang lebih segelanya darinya!"
Wanita yang Xu Chen maksud adalah si Penyihir yang ia hadapi sewaktu berada di desa dalam kabut, meskipun pada akhirnya si Penyihir itu menjadi tua ketika banyak menggunakan kekuatan, tetapi saat menjadi wanita muda dia sangatlah cantik, bahkan sampai membuat Xu Chen pertama kali melihatnya ternganga.
Ru Shi dan Qing Shan mengangguk pelan setelah mendengar perkataan Xu Chen. Kedua berpikir, jika Xu Chen tidak memandang gadis budak yang terlihat sangat cantik dan menggoda saja, bagaimana dengan mereka yang kecantikan tidak pakai sangat? tidak ada harapan untuk mereka berdua.
Namun saat Xu Chen sedang terbaring bermalas-malasansan, tiba-tiba Kaisar Kegelapan angkat bicara.
"Apa yang kau katakan murid bodoh? cepetan tawar gadis budak itu sebelum orang lain mendapatkannya!" Kaisar Kegelapan tersenyum penuh misteri.
...*****...
__ADS_1
Support author dengan Like Komen dan Vote. Oh ya, bagi yang belum menekan favorit author mohon masukan lah Legend Of Darknes dalam list favorit kalian. Itu sangat membantu menaikan popularitas novel ini, Itu saja. See You