
Baru beberapa langkah Xu Chen berjalan tiba tiba Pemuda itu merasakan sesuatu mengancam nyawanya dari belakang, spontan Xu Chen berbalik dan melihat hal tersebut, dan benar saja segerombolan Siluman Serigala siap menerkamnya kapan saja dan bagian terburuknya bukan itu, Segerombolan Siluman Serigala yang mengancam Xu Chen tak seperti Serigala pada umumnya yang ia temui di tanah Kultivator
Mereka memiliki badan yang lebih besar, perawakan yang lebih sangar, dan yang terpenting mereka adalah Siluman tingkat dua akhir yang kekuatannya setara dengan Kultivator Ranah Master. Tetapi beruntung bagi Xu Chen yang berada di alam ini adalah Rohnya bukan Jasadnya yang berarti saat ini Pemuda itu berada di Ranah aslinya Spirit Bintang Dua dan segerombolan Siluman Serigala itu bukankah apa apa baginya
Sambil menggeleng gelengankan kepalanya Xu Chen berkata, "Haih! Sekumpulan semut ingin memakan ku! Mimpi!" Setelah berkata seperti itu Xu Chen mencabut Pedangnya dan mulai membasmi gerombolan Siluman Serigala itu satu persatu
Setiap ayunan Xu Chen setidaknya membunuh dua sampai tiga ekor Siluaman Serigala, Spontan hal itu membuat Serigala lain kehilangan semangat bertempur mereka
Lolongan seekor Siluman Serigala terdengar beberapa detik, setelah lolongan itu berakhir para Siluman Serigala semakin menggila dan berubah bentuk menjadi Serigala setengah Manusia (Manusia Serigala)
Hal ini membuat Xu Chen sedikit terkejut, tetapi tak kehilangan semangat bertempur sama sekali, pemuda itu maju berlari dan berteriak lantang, "Dewa Kematian" seketika keluar energi Merah Darah dari Pedang Xu Chen, lalu Pemuda itu melemparkan energi tersebut ke arah gerombolan Manusia Serigala
Energi Merah Darah berbentuk bulan sabit meluncur dengan kecepatan tinggi membelah setiap tubuh Manusia Serigala yang dilewatinya, meskipun mereka hanyalah Manusia Serigala tetap saja hal itu menciptakan sebuah pemandangan pembantaian berdarah dingin
Setelah Xu Chen mengeluarkan Jurus Dewa Kematian jumlah Manusia Serigala berkurang drastis, kini hanya tersisa beberapa dari mereka dan saat Xu Chen ingn menghabisi Manusia Serigala yang tersisa, tiba tiba sesuatu menghenghentikan nya
"Tuan, tolong berhenti!" ujar seorang Manusia Serigala
Melihat hal itu Xu Chen sedikit terkejut "Apa kau bisa bicara?"
Manusia Serigala angkat suara tadi maju dengan perlahan mendekati Xu Chen "Ya, Tuan! aku bisa berbicara, Namaku Lycan aku adalah serigala Alpha di gerombolan ini," balasnya
"Mengapa kau menyerangku?" tanya Xu Chen seraya kembali meyarungkan Pedangnya
"Kami hanya mencari makan, kami tidak mengetahui Tuan begitu kuat. maafkan kami Tuan!" balas Manusi Serigala Alpha seraya mengambil posisi berlutut diikuti dengan kawanannya
__ADS_1
"Baiklah! sekarang berdirilah, aku ingin menanyakan sesuatu padamu," ujar Xu Chen
Mendengar hal itu Alpha berdiri dan diikuti kawanannya "Apa yang ingn Tuan tanyakan?" balas Serigala Alpha
"Apakah kalian mengetahui seorang penyihir dikawasan ini?" tanya Xu Chen santai
Ekspedisi Serigala Alpha menjadi buruk mendengar hal itu, dengan hati hati Serigala Alpha itu berkata, "Maafkan aku Tuan, bukannya ingn merendahkan, Tuan memang kuat, tetapi Ratu bukanlah sesuatu yang bisa Tuan singgung"
Xu mengerutkan keningnya "Ratu?" ujar bingung Pemuda itu
Mendapati ekspresi bingung di wajah Xu Chen, Serigala Alpha kembali menjelaskan, "Ya, Tuan! dia adalah Ratu semua mahluk hidup ditanah ini!"
Mendengar penjelasan Serigala Alpha Xu Chen mengangguk anggukan kepalanya mengerti
Melihat Xu Chen telah mengerti, Serigala Alpha kembali bertanya "Maaf Tuan, jika boleh saya tahu mengapa Tuan mencari Ratu?"
Sambil menghela nafas Serigala Alpha berkata menunjukan arah, "Tuan cukup jalan ke arah Utara (sambil menunjuk ke arah Utara) sampai keluar dari hutan ini, saat itu Tuan bisa menjumpai Padang Rumput luas dan sebuah Kastil besar ditengah tengahnya"
"Baiklah, Terimahkasih! dan maaf telah membunuh hampir semua gerombolanmu sekarang kalian boleh pergi," ujar Xu Chen sambil memberikan hormati tangan pada kawanan Serigala itu
Saat Serigala Alpha ingin pergi, tiba tiba ia seperti terpikir sesuatu "Oh, Ya Tuan! ada satu hal lagi, meskipun Tuan kuat, sebaiknya saat diperjalanan Tuan berhati hati, aku dengar perjalan ke kastil itu sangatlah berbahaya," ujar Serigala Alpha memperingati Xu Chen
Xu Chen Tak menjawab hanya tersenyum kecil dan menganggukkan kepalanya mengerti
"Baiklah, Tuan! semoga Tuan selamat!" balas Serigala Alpha, setelah itu ia melolong panjang lalu kembali kebentuk semuanya diikuti kawanannya lalu pergi meninggalkan Xu Chen sendiri
__ADS_1
"Sebaiknya, aku melanjutkan perjalan! dan cepat cepat menyelesaikan urusan ini, agar bisa kembali pada misi utamaku," ujar Xu Chen pada dirinya sendiri
Setelah berkata seperti itu, Xu Chen berjalan sesuai dengan arahan yang Serigala Alpha berikan, dan benar saja diperjalanan Pemuda itu menemui beberapa Siluman Tingkat Dua Akhir, dan beberapa Siluman Tingkat Tiga Awal
Namun hal itu bukanlah masalah bagi Xu Chen dengan tanpa kesulitan sama sekali ia bisa membunuh para Siluman yang menghadang jalannya, bahkan Pemuda itu mendapatkan beberapa inti siluman langka, yang berguna bagi perkembangan Kultivasi
Setelah berjalan beberapa jam, akhirnya Xu Chen telah melewati Hutan aneh tersebut, dan telah sampai di sebuah tempat yang seperti Serigala Alpha jelaskan
Xu Chen menendangi sekelilingnya sambil berdecih dan bergumam pelan "Cih, apakah semua hal di tempat ini berwarna hitam? aku jadi penasaran seperti apa rupa Penyihir itu!" Xu Chen berkata seperti itu bukan tanpa alasan, karena Padang Rumput yang ia temui semua berwarna hitam
Xu Chen menajamkan pandangannya dan Pemuda itu bisa melihat Sebuah Kastil besar jauh dari tempatnya berdiri. Xu Chen menghela nafas panjang "Haih! perjalananku masih sangat panjang!"
Setelah perjuangan yang panjang dan melelahkan, kini Xu Chen hanya tinggal beberapa kilo saja dari Kastil Sang Penyihir "Wahh! Kastil itu sangat besar, bahkan lebih besar dari Istana Kekaisaran!" ujar Xu Chen kagum
Namun saat Xu Chen ingin melangkah lebih jauh, Pemuda itu di kagetkan oleh gempa yang datang tiba-tiba namun hal yang aneh bukan itu melainkan gempa itu hanya terjadi disekitarnya "Aneh! mengapa gempa ini hanya ada di sekitarku?"
Namun beberapa saat kemudian Xu Chen mengetahui penyebab gempa itu. Tidak lain dan tidak bukan di sebabkan oleh, Golem Golem tanah yang tercipta untuk menghadang langkah Xu Chen
Para Golem tanah kini telah tercipta sempurna, dan segera menyerang ke arah Xu Chen dengan tinju mereka beringas
Namun karena gerakan mereka yang lambat Xu Chen dapat dengan mudah menghindari semuanya, bahkan Pemuda itu dengan santai melompat dari Golem yang satu ke Golem yang lain membuat mereka saling menyerang
"Kalian memang memiliki badan yang besar, tetapi tidak dengan otak Kalian," ujar Xu Chen
Namun teryata, semua tidak mudah seperti dugaan Xu Chen, saat satu Golem hancur mereka tidak akan hancur tetapi akan tercipta lagi, namun dengan jumlah yang lebih banyak dan hal ini membuat Xu Chen kerepotan, memang menghadapi mereka bukanlah hal yang sulit, tetapi jika hal ini terus berlanjut, Pemuda itu akan kehabisan energi sebelum bisa bertemu dengan Penyihir
__ADS_1
...*****...
Ingat Setelah membaca Legend Of Darknes Jangan Lupa berikan Like/Komen dan Votenya Guys, agar saya sebagai author semakin semangat dalam menulis, itu saja. See You in the next Chapter