Legend Of Darknes

Legend Of Darknes
Chapter 12. Rumah Makan


__ADS_3

"Hei! Apa kau tidak mengenal kami? kami adalah orang orang dari sekte Gagak Hitam yang menguasai kota ini!" Ujar salah seorang pemuda


"Maaf! aku orang baru aku tidak mengetahuinya! aku akan segera pergi!" balas Xu Chen


"Huh! apa kau pikir bisa semudah itu? setelah mencuri dengar pembicaraan kami?" ucap pemuda yang lainnya


Saat Xu Chen dan para pemuda sedang berdebat terlihat kerumunan orang yang sedang mengobrol


"Habislah pemuda itu! berani menyinggung orang orang dari sekte Gagak Hitam! entahlah apa yang akan terjadi dengannya?" ucap seorang pelanggan di rumah makan tersebut


"Aku merasa kasihan pada pemuda itu! orang orang dari sekte Gagak Hitam itu setidaknya berada di ranah Practitioner bintang dua! semoga dia baik baik saja!"


Setidaknya itulah yang di pikirkan oleh orang orang ketika melihat Xu Chen mereka hanya tidak tau bahwa Xu Chen telah mencapai ranah Ekspert bintang tiga karena Xu Chen sedang menyembunyikan tingkat kultivasi sebenarnya dengan tehnik yang Gurunya berikan setidaknya Xu Chen menyembunyikan kultivasinya hinggah ranah Practitioner bintang dua, Xu Chen melakukan ini agar tidak menarik perhatian banyak orang tanah kultivator bisa gempar jika tau ada seorang pemuda yang umurnya lebih kurang tujuh belas tahun memiliki kultivasi Ekspert


"Maaf! aku tidak bermaksud?" balas Xu Chen lagi tak ingn mencari masalah


Namun saat Xu Chen berdiri dan hendak ingin pergi pemuda dari sekte Harimau Darah langsung menghunuskan pedang ke arah Xu Chen dan berkata "Jika kau ingin pergi setidaknya biarkan aku memotong salah satu telingamu itu?"


Xu Chen mendapati itu hanya menghela nafas panjang baginya orang orang di depannya tidak lebih dari seekor serangga pengganggu, Xu Chen dengan suara dingin berkata "Jika aku tidak ingin melakukannya! apa yang akan kalian lakukan?"


Para pemuda dari sekte Harimau Darah segera tertawa terbahak bahak menyaksikan Xu Chen, seorang pemuda berkata "Aku sudah bermurah hati hanya meminta telingamu kini aku tidak akan membiarkanmu pergi!" bersamaan dengan itu pemuda tersebut mengayunkan pedangnya ke arah Xu Chen


Xu Chen mendapati itu tidak tinggal diam dengan lincah dan cepat Xu Chen segera menghindari ayunan pedang pemuda dari sekte Gagak Hitam dan langsung melompat ke belakang mengambil jarak


Xu Chen menarik nafas dalam "Kalian membuat semuanya menjadi rumit! kalian semua majulah bersama dan selesaikan ini dengan cepat! aku masih banyak urusan di luar sana!" begitulah perkataan Xu Chen yang membuat semua orang di dalam rumah makan tersebut menahan nafas sejenak


"Apa yang di lakukan pemuda itu apa dia bodoh menyuruh semua orang dari sekte Gagak Hitam untuk maju bersamaan setidaknya mereka semua berada di ranah Practitioner bintang dua?" ujar salah seorang pemuda pada pemuda yang lain

__ADS_1


"Aku tadinya berfikir pemuda itu akan selamat! tapi sekarang? entahlah aku tidak mengetahuinya?" balas pemuda lain yang menyaksikan Xu Chen


Tanpa orang orang sadari ada salah seorang wanita yang tengah tersenyum di balik cadarnya melihat aksi Xu Chen "Hmm! menarik! aku ingin lihat apa yang akan di lakukan pemuda ini!" ujar si wanita pada dirinya sendiri


Para pemuda dari sekte Gagak Hitam tak bisa menahan keterkejutan mereka pada Xu Chen para pemuda terdiam sejenak hinggah seorang pemuda berteriak marah ke arah Xu Chen


"Kau sangat sombong! aku akan mengajarimu sesuatu hari ini!" bersamaan dengan itu pemuda tersebut menerjang maju ke arah Xu Chen dengan pedang yang terhunus ke depan saat melihat ke arah Xu Chen yang tak bergerak sedikitpun senyum terukir di bibirnya pikirnya akan sangat mudah membunuh Xu Chen begitu juga semua orang yang melihat itu


"Mengapa pemuda itu tak bergerak sama sekali?"


"sepertinya dia sudah putus asa?"


Namun ketika jarak antara Xu Chen dan pemuda dari sekte Gagak Hitam hanya terpaut satu langkah, Xu Chen segera mengeluarkan jurus pertama dari tehnik pedang Pembantai, pemuda itu bergumam "Tebasan ilusi" bersamaan dengan itu pedang Xu Chen keluar dari sarungnya dan memotong tangan pemuda dari sekte Gagak Hitam dengan cepat dan langsung masuk kembali ke sarungnya tanpa orang orang sadari


"Akhh...! tanganku!" teriak pemuda dari sekte Gagak Hitam


"Mengapa kalian hanya menonton cepat habisi dia!" teriak si pemuda tadi memberi tahukan pada rekan rekannya yang lain


Seketika semua pemuda dari sekte Gagak Hitam tersadar dari lamunan mereka masing masing tanpa aba aba mereka semua langsung maju menerjang ke arah Xu Chen


Xu Chen segera mencabut pedangnya sambil bergumam "Aih! sepertinya aku harus berolah raga sebentar!" setelah berkata seperti itu Xu Chen juga maju menerjang ke depan dan pertempuran berlanjut antara Xu Chen melawan enam pemuda dari sekte Gagak Hitam


Xu Chen dengan lincah dan indah memainkan pedangnya menghadapi kepungan dari keenam pemuda tersebut setelah bertukar serangan beberapa menit keenam pemuda dari sekte Gagak Hitam melompat mundur mengambil jarak dari Xu Chen sadar mereka tak bisa menghadapi Xu Chen dengan cara biasa


Seorang pemuda berkata pada rekannya yang lain "Pasang formasi Bayangan Gagak!"


Mendengar itu pemuda lain berkata "Tapi formasi itu harus di lakukan oleh tujuh orang?"

__ADS_1


Melihat itu Xu Chen berkata "Apa yang kalian perdebatkan? aku tidak punya banyak waktu untuk menunggu kalian!"


Mendengar itu para pemuda dari sekte Gagak Hitam meraung marah, seorang pemuda kembali berkata membentak rekannya


"Apa kau ingin mati? cepatlah dan jangan banyak bicara?"


Tanpa banyak bicara keenam pemuda membentuk segel tangan dan segera berlari mengitari Xu Chen dari berbagai arah seraya melemparkan pisau pisau angin


Seketika Xu Chen merasakan sedikit tekanan di bahunya tetapi meski begitu gerakan Xu Chen tetap lincah dan menghindari serta menangkis berbagai pisau angin yang di lemparkan ke arahnya


Salah satu pemuda dari sekte Gagak Hitam berkata "Matilah kau! tidak banyak yang pernah keluar dari formasi ini!"


Xu Chen mendengar itu menaikan alisnya "Kalau begitu aku akan jadi salah satunya!" setelah itu Xu Chen bergumam pelan "Tarian ilusi" Xu Chen mulai memainkan pedangnya dengan indah membius siapapun yang melihatnya termasuk keenam pemuda itu


Namun tiba tiba Xu Chen hilang dari pandangan keenam pemuda sekte Gagak Hitam "Apa yang terjadi kemana pemuda itu pergi?" tanya seorang pemuda pada rekanya


"Entahlah? tetapi tetaplah waspada!" ucap pemuda lain mengingatkan rekannya


Namun salah seorang pemuda melonggarkan sedikit formasi dan seketika pemuda itu kehilangan kepalanya mengejutkan rekannya yang lain


Semua orang di ruangan tak bisa menahan kebingungan dan keterkejutan mereka "Mengapa mereka lengah? jelas jelas pemuda itu masih berdiri di tempatnya dan tidak bergerak sedikitpun tapi mengapa mereka seolah olah tak melihatnya?"


"Apa aku bilang? tetaplah waspada!"


***


**Hai reader sekalian apa kabar? semoga baik! melalui kesempatan ini author mau mengingatkan setelah membaca legenda of Darknes jangan lupa untuk tinggalkan like dan komen untuk terus mensupport karya author

__ADS_1


Oh Iya author juga mau memberi tahu satu hal yakni tehnik tarian ilusi tehnik ini tidak termasuk dalam tehnik pedang Pembantai cuman itu see you in the next Chapter Bye Bye**


__ADS_2