Legend Of Darknes

Legend Of Darknes
Chapter 19. Psikopat Gila


__ADS_3

Spontan Xu Chen berbalik melihat Yan Yu, teryata memang ekspresinya sangat tidak enak dipandang, Bagaimana tidak mulutnya terbuka lebar sampai sampai lalat mungkin bisa masuk kapan saja


Xu Chen menghampirinya "Hei Yan Yu! Sebaiknya kau tidak mengatakan ini pada orang orang, jika tidak aku terpaksa membunuhmu" Ancam Xu Chen dingin menyuruh Gadis Yan Yu untuk tutup mulut


Namun Gadis yang diancam masih tak bergeming, seolah olah tak mendengar apa apa, spontan Xu Chen mengencang goncangan tubuh Gadis itu


"Hei, Hei, ada apa? Mengapa kau menggoncangku seperti ini, lepaskan aku" teriak Yan Yu


Segera Xu Chen segera melepaskannya "Apa kau dengar apa yang kau katakan?" Tanya Xu Chen


Yan Yu mengerutkan keningnya tak mengerti dan membalas "Apa yang kau katakan?"


"Kau pasti melihat pertempuranku?" tanya Xu Chen


"Ya" balas Yan Yu singkat sambil mengangguk kepalanya


"Jika orang lain tahu yang terjadi disini, maka aku akan membunuhmu" Ujar Xu Chen dingin


Yan Yu kembali mengerutkan keningnya "Tapi jika orang lain tahu dan bukan aku yang memberi tahunya?" protes Yan Yu tak terima dengan Xu Chen yang begitu semena-menah padanya


Xu Chen berbalik seraya berjalan menjauh, dan berkata santai "Aku tidak peduli! apapun itu aku akan tetap membunuhmu!"


Yan Yu sangat emosi terhadap sikap Xu Chen yang begitu semena-menah dan ingin memberikannya pelajaran, namun apa daya kekuatan Xu Chen bukankah tandingannya Gadis itu harus berpikir berkali kali untuk melakukan hal seperti itu. "Apa yang akan kau lakukan?" tanya Yan Yu


Xu Chen tanpa berbalik ataupun menoleh, berkata santai "Tentu saja!, Menjarah harta"


"Apa maksudmu?" tanya Gadis Yan Yu


Namun Xu Chen kali ini tak menjawab, hanya terus berjalan mendekati Senior Gu, saat Xu Chen berdiri depan mayat senior Gu terlihat pemuda itu memandanginya sesaat, sebelum mengambil Cincin Penyimpanan dari jari Senior Gu, lalu memeriksanya dengan kesadaran Spiritualnya dan betapa terkejutnya pemuda itu, setelah melihat apa isinya


"Woah! ada banyak uang disini! teryata Pria Gorila ini lumayan kaya! akhirnya aku bisa makan enak! Hahaha..."


"...Woaah, ini Setangkai daun bunga matahari emas! Wah, sepertinya keberuntunganku sangat besar hari ini, dan dengan ini bahan yang kurang untuk membuat Pil Matahari Emas tinggalan Ginseng Darah!" Ujar Xu Chen girang


Melihat Xu Chen yang begitu kegirangan, Yan Yu akhirnya memutuskan bertanya "Hei! Mengapa kau sangat berisik?"


Xu Chen seketika menoleh, "Apa itu mengganggumu? sebaiknya kau urus yang lain, dan jangan mengganguku!" Ujar Xu Chen kesal karena diganggu kesenangannya


Yan Yu mendengus kesal kearah Xu Chen, "Dasar Pemuda Dingin! lalu apa yang akan kita lakukan pada Keenam pemuda itu?" ujar Yan Yu seraya menunjuk ke arah hutan

__ADS_1


Mendengar hal tersebut, Xu Chen bagaikan orang yang tersadar dari lamunan, "Oh Iya! aku hampir saja melupakan mereka, saat mereka terkena jurusku sepertinya mereka terlempar keberbagai arah! Kau, gadis bodoh! bantulah aku mengumpulkan mereka, mengingat kekuatan yang aku keluarkan lada jurus itu pasti mereka belum mati!" ujar Xu Chen panjang lebar


"Mengapa harus aku? kaulah yang membuat mereka seperti itu dan kau juga yang harus mengumpulkan mereka...!" balas Yan Yu tak terima disuruh suruh oleh Xu Chen


Namun saat Yan Yu ingin protes lebih jauh, tiba tiba Gadis itu merasakan hawa dingin dari punggungnya hinggah menusuk sampai ke tulangnya, membuat Yan Yu merinding ketakutan


Xu Chen menyeringai lebar dan berkata "Apa kau tidak mau?"


Kali ini Yan Yu tak menjawab atau protes lagi, dengan cepat Gadis itu berlari melaksanakan perintah Xu Chen dan Xu Chen segera duduk berkultivasi memulihkan energinya yang hialang saat bertempur melawan Senior Gu


Xu Chen sendiri sudah tidak lagi menyembunyikan kekuatan aslinya di depan Yan Yu karena memang gadis itu telah mengetahuinya jadi dengan cara itu ia bisa terus mengancam Yan Yu


Sambil berjalan Yan Yu tak henti hentinya memaki Xu Chen namun gadis itu tak tahu Xu Chen bisa mendengar semua makiannya "Dasar Pemuda Sialan! Mengapa dia begitu kasar pada Gadis Cantik sepertiku? Lihat saja Pemuda Sialan, aku akan membuatmu jatuh cinta padaku! dan akan membalasmu!"


Beberapa menit berlalu dengan cepat, terlihat Yan Yu kini tengah terbaring lelah disamping keenam pemuda


Melihat itu Xu Chen segera menghampiri "Bagaimana? Apakah kau sudah menyelesaikannya?" tanya Xu Chen santai


Dengan nafas yang terengah-engah, Yan Yu membalas "Ya! Aku sudah mengumpulkan semuanya, dan seperti dugaanmu mereka hanya pingsan, mungkin sebentar lagi akan sadar!"


Xu Chen menganggukkan kepalanya, puas dengan kinerja si Gadis Yan Yu, "Kerjamu Bagus ta...?"


Namun tidak terlihat sama sekali wajah senang di wajah Xu Chen, "Hei Jika seseorang berbicara, kau jangan menyela dan dengarkan sampai selesai! apa kau mengerti?"


"Ya" Balas Yan Yu singkat sambil tersenyum Canggu


Sementara itu Kaisar Kegelapan dalam pikiran Xu Chen sedang tertawa terbahak bahak seraya mengucapkan sesuatu "Hahahaha! Karma, ini Karma, Hahaha!" Membuat Xu Chen ikut tersenyum canggung seperti Yan Yu


"Baiklah! tak apa! aku hanya ingin bilang, Berhenti mengatakan sesuatu yang jelek tentangku, sungguh aku tidak menyukainya dan lupakan pemikiranmu tentang ingin membuatku jatuh Cinta!" ujar Xu Chen


Mendengar itu, Yan Yu membuka lebar mulutnya dan langsung tertunduk malu, "Hei! darimana kau mengetahui itu? apa kau mengikutiku dan menguping?" bertanya dengan malu malu


"Bukankah sudah aku bilang berhenti mengatakan hal jelek tentangku! aku bisa mendengarmu di manapun kau berada, jadi berhati hatilah!" balas Xu Chen santai


Perkataan Xu Chen berhasil membuat Yan Yu kembali menundukkan kepalanya lebih dalam, "Lalu apa yang harus kita lakukan dengan mereka?" tanya Yan Yu sambil menunjuk keenam pemuda yang telah ia kumpulkan dengan susah payah


Xu Chen memasang senyum lebar dan berkata "Apalagi! ambil semua uang yang mereka miliki dan tunggu mereka hingga sadar!"


***

__ADS_1


Setelah beberapa saat menunggu akhirnya keenam pemuda telah sadar dari pingsan mereka dan begitu sial bagi mereka pemandangan pertama yang mereka lihat adalah seringai menakutkan Xu Chen


"Apa tidur kalian nyenyak?" tanya Xu Chen ramah namun mengandung aura intimidasi yang sangat kuat dari kata kata itu


"Ya!" jawab keenam pemuda kompak


Xu Chen kembali memasang senyum lebar, dan kembali bertanya "Ah! baguslah kalau begitu, tapi kalian masih ingatkan apa yang aku katakan waktu di rumah makan tempo hari?"


Mendengar itu ekspresi wajah Keenam pemuda menjadi buruk "Maafkan kami senior! kami berjanji tidak akan melakukan hal bodoh seperti ini lagi!" ujar seorang pemuda sambil bersujud di kaki Xu Chen, melihat aksi salah satu rekan mereka, kelima pemuda kompak mengikutinya "Ya senior maafkan kami! kami berjanji tidak akan melakukan hal bodoh lagi!" ucap kelima pemuda kompak dan bersujud di kaki Xu Chen


Namun harapan mereka tidak sesuai dengan kenyataan, Xu Chen kali ini berteriak marah kepada keenam pemuda


"Apa kalian orang orang bodoh? apa sekte sialan kalian itu tidak mengajarkan cara berkomunikasi yang baik, huh? jawab aku?"


Namun tak ada jawaban sama sekali, membuat Xu Chen semakin marah


"Sialan! apa kalian tuli? jawab aku sialan?ba*g*at!" teriak marah Xu Chen sambil mendaratkan tendangan keras kemasing masing wajah pemuda


Masih tak ada yang menjawab, keenam pemuda hanya gemetar hebat saking takutnya bahkan ada yang mengompol dicelana menimbulkan aroma yang tak sedap


"Baiklah! cara keras tidak akan mempan pada kalian, siapapun dari salah satu kalian yang menjawab pertanyaanku, maka aku akan membebaskannya! kalian hanya perlu mengangkat tangan kalian, tetapi ingat tenang jangan ada kegaduhan atau aku akan membunuh kalian semua!" ujar Xu Chen dengan senyum lebar


Mendengar hal itu spontan keenam pemuda mengangkat tangan mereka dengan tenang menunggu Xu Chen menunjuk mereka


"Kau majulah kedepan berdiri dan katakan dengan benar!" ucap Xu Chen sambil menunjuk salah satu pemuda


Dengan senyum lebar dan wajah sumringah, pemuda itu berkata "Jika bertemu denganku lagi aku akan membunuhnya!" seraya menoleh ke arah Xu Chen "Apakah aku bebas?"


Xu Chen tak menoleh dan tak menjawab hanya mengayunkan Pedangnya dengan Cepat dan memisahkan kepala pemuda malang itu dari tubuhnya, membuat kelima pemuda yang tersisa kaget bukan kepalang


Dengan Santai Xu Chen berkata "Jawaban Salah, apa ada yang lain?" diakhiri dengan seringai lebar


Yan Yu yang melihat itu dari kejauhan bergumam pelan "Dasar Psikopat Gila" namun setelahnya, Gadis itu menutup mulutnya dengan tangannya sendiri, "Aku lupa! diakan bisa mendengarnya, habislah aku! setelah para pemuda itu, akulah yang akan dihabisi! Mama tolong aku!"


***


Jangan Lupa Like/komen dan Votenya


See you in the next, Good Bye

__ADS_1


__ADS_2