
Setelah itu Xu Chen mengalirkan lebih banyak Qi ke ranting kayunya seketika itu ranting kayu tersebut mengeluarkan aura Kegelapan yang pekat, Xu Chen mengangkat ranting kayunya ke langit seketika tercipta sosok naga dengan aura hitam pekat dan mata merah menyala meliuk-liuk di udara memandangi kaisar kegelapan dengan bengis, Xu Chen bergumam "Naga pembasmi iblis" bersamaan dengan itu ranting kayu yang Xu Chen pegang hancur menjadi debu tak kuasa menahan tekanan yang begitu besar dan aura hitam pekat meraung marah dan segera meluncur ke arah kaisar kegelapan
"Huh! langsung menggunakan jurus terkuat!" dengus kaisar kegelapan
"Kau pikir hanya kau yang bisa menciptakan naga! aku juga bisa!"
Meski tanpa pedang kaisar kegelapan juga mengeluarkan jurus naga pembasmi iblis dan mengadunya dengan naga milik Xu Chen
Ke dua sosok agung itu saling meneriaki raungan keras dan langsung saling menerjang
Saat ke dua sosok naga itu bertarung di udara tercipta gelombang gelombang kejut dan rentetan ledakan tetapi itu belum seberapa saat ke dua sosok itu beradu untuk yang terakhirnya menciptakan gelombang kejut dan ledakan yang luar biasa besar jika saja pertarungan itu terjadi di tanah kultivator pasti akan menimbulkan kehebohan yang besar
Di dalam kepulan asap terlihat sosok Xu Chen yang di balut oleh zirah tempur kegelapan sedang berduel dengan kaisar kegelapan tetapi kali ini Xu Chen tidak menggunakan ranting kayu sebagai pedangnya kerena sudah hancur dengan jurus naga pembasmi iblis jurus ke sembilan dari tehnik pedang Kegelapan
Terlihat ke duanya bertarung sengit tetapi tetapi saja Xu Chen di paksa pada posisi bertahan tanpa bisa membalas
Setelah beberapa saat berduel Xu Chen kembali mengambil jarak dari kaisar kegelapan kerena posisi yang tak di untungkan sama sekali, terlihat nafas Xu Chen sudah tak beraturan dan badannya juga telah di serang rasa nyeri akibat pukulan dan tendangan dari kaisar Kegelapan
Xu Chen bingung meskipun tubuhnya sudah di ia lapisi dengan zirah tempur kegelapan tetapi tetap saja pukulan dan tendangan gurunya bisa membuat tulang tulangnya serasa retak
Saat kaisar kegelapan ingin kembali maju menerjang Xu Chen segera menghentikannya
"Guru! waktunya?"
Kaisar kegelapan yang mendengar itu segera menghentikan serangannya "Huh! mengapa waktunya berjalan begitu cepat? aku baru saja mulai menikmatinya!" ujar Kaisar kegelapan kesal
Xu Chen tak menjawab hanya tersenyum canggung ke arah kaisar Kegelapan, Xu Chen pikir jika saja melanjutkan ini ia bisa saja terbunuh sia sia
Kaisar Kegelapan yang bisa membaca pemikiran Xu Chen segera berkata "Kau lupa! Guru bisa membaca pikiranmu! jika kau berpikir akan terbunuh itu tidak akan, saat ini kau hanya sebuah roh!"
Xu Chen terdiam seribu bahasa tak tau apa lagi yang harus ia bicarakan semua yang di katakan Gurunya memang benar Xu Chen saat ini hanya sebuah roh dan jasadnya sedang berada di tanah kultivator
"Tetapi! kau sudah lumayan anak muda! bisa bertahan dengan Guru dalam waktu lima menit! kau harus tau tidak banyak orang yang bisa melakukan itu" ujar Kaisar kegelapan memuji muridnya
Xu Chen mendapat pujian tersebut hanya membalas dengan senyuman seraya berkata "Itu juga karena Guru memberi murid keringanan!"
"Oh iya! karena kau yang menang maka Guru akan memberimu sebuah hadiah!" ujar Kaisar kegelapan seraya menghampiri Xu Chen
__ADS_1
Xu Chen mengerutkan keningnya "Hadiah? murid tidak membutuhkan hadiah apa pun Guru! bagi murid, Guru adalah hadiah terbesar untuk murid!"
Kaisar Kegelapan meskipun tak menunjukannya ada sedikit haru di matanya, kaisar kegelapan berpikir memiliki murid yang sangat berbakti seperti Xu Chen sungguh berkah yang luar biasa, berkah yang tak ia dapatkan sewaktu hidupnya
Kaisar kegelapan kembali berkata "Pemenang tentu harus di beri hadiah, kau tak perlu memikirkannya ini bukan hak yang besar!"
Xu Chen dengan ragu ragu menjawab "Baiklah! murid akan menerimanya!"
"Tentu kau harus menerimanya! tetapi sebelum itu istirahat pulihkan tubuhmu besok Guru akan memberikannya!" ucap kaisar kegelapan memandangi tabuh Xu Chen yang sudah babak belur
Dengan patuh Xu Chen menjawab "Baiklah Guru"
Setelah itu Xu Chen langsung mengambil posisi duduk bersila memulihkan semua luka lukanya dan mengumpulkan kembali Qi yang hilang akibat bertarung dengan Gurunya
***
Tanah kultivator, istana kekaisaran Qin terlihat beberapa orang sedang melakukan laporan kepada kaisar Qin
"Yang Mulia! hamba dan pasukan telah berhasil menyergap tempat persembunyian keluarga Xu dan kami telah membantai semua orang orang di sana termasuk anak Kegelapan itu!" ucap seorang pemimpin salah satu pasukan
"Kerja bagus! aku tau kau bisa di andalkan!" puji kaisar Qin pada bawahannya
Kaisar Qin tak menjawab hanya menggunakan kepalanya berarti mempersilahkan bawahannya untuk meninggalkan ruangan
Setelah bawahan itu pergi kaisar Qin segera memerintahkan tangan kanannya untuk menyebarkan berita bahwa siapapun yang berani menentang istana kekaisaran Qin akan berakhir seperti keluarga Xu
Tujuan kaisar Qin untuk menyebarkan berita seperti itu agar pihak pihak seperti keluarga keluarga besar dan para raja pemimpin daerah di wilayah kekuasaannya tak berani untuk menentangnya apalagi untuk berkhianat
***
Hari telah berganti di alam pemisah gerbang kehidupan dan gerbang alam baka
Xu Chen yang tengah berkultivasi segera di kejutkan oleh suara yang akrab di telinganya tengah memanggilnya
"Anak muda! kemarilah!" panggil kaisar kegelapan
Mendapati panggilan dari gurunya segera Xu Chen menghampirinya dengan cepat
__ADS_1
"Guru! murid di sini!" ujar Xu Chen menjawab panggilan kaisar kegelapan
"Guru hanya ingin memberikan hadiah yang Guru janjikan kemarin!"
"Baiklah Guru!" Xu Chen kali ini tak mencoba menolak ia sudah paham pada sifat Gurunya jika Gurunya telah berkata maka itu tidak boleh di bantah
Kaisar Kegelapan segera memandangi Xu Chen dan berkata "Ini waktunya kembali!"
Xu Chen mengerutkan keningnya tak mengerti dengan yang di katakan Gurunya "Apa maksud Guru?" tanya Xu Chen
"Maksud Guru Kembali ke alammu!" balas Kaisar kegelapan santai
"Kembali! maksud Guru kembali ke tanah kultivator?" tanya Xu Chen tercengang
"Ya! kembali ke alammu!" balas Kaisar kegelapan masih dengan sikap santainya
"...."
Xu Chen tak menjawab tetapi terlihat kesedihan di matanya, Xu Chen pikir akan berpisah dengan gurunya ia sungguh tak ingin hak ini terjadi tetapi di lain sisi Xu Chen juga harus kembali dan membalaskan dendam saudara saudaranya yang telah membelanya
Kaisar kegelapan yang memang bisa mengetahui pikiran Xu Chen, segara berkata "Anak muda! kau tidak perlu khawatir akan hal itu! kau akan mendapatkan ke duanya!"
Xu Chen kembali bertanya bingung "Mendapatkan ke duanya? apa maksud Guru?"
Kaisar Kegelapan mendengus kesal dan berkata "Kau masih saja bodoh seperti biasa! Guru akan ikut bersamamu!"
Xu Chen mendengar hal tersebut terukir senyum di wajah Tampannya "Guru akan kembali bersamaku?" tanya Xu Chen girang
"Tentu! memang siapa yang akan tinggal di alam yang kosong seperti ini!" ujar Kaisar kegelapan seraya memandangi sekitarnya
"Tetapi bagaimana caranya? Guru bisa kembali bersamaku?" tanya Xu Chen bingung
Kaisar kegelapan memasang senyum licik dan berkata "Tentu saja dengan tubuhmu"
***
**Hai reader! jangan lupa tinggalkan like dan komen untuk terus mensupport karya author agar author lebih semangat lagi dalam menulis
__ADS_1
See you in the next Chapter! Bye Bye**