Legend Of Darknes

Legend Of Darknes
Chapter 85. Li Yue


__ADS_3

"Saudara Chen membuka mataku hari ini."


Fei Fang memberikan rasa hormatnya terhadap Xu Chen, setelah berbincang beberapa waktu, meski Xu Chen lebih banyak mendengarkan daripada berbicara, Fei Fang memutuskan memanggil Xu Chen sebagai saudara, pemuda itu pun tidak menolaknya.


Xu Chen mengakui, Fei Fang memiliki mata yang bagus untuk tidak berurusan dengannya.


Xu Chen sendiri menemukan Fei Fang adalah seorang pemuda yang terlihat seperti anak bangsawan pada umumnya cerdas, pandai memainkan kata-kata, serta sombong dan mengaggap manusia lain lebih rendah kedudukannya dari pada dirinya, namun dalam dirinya berbeda, Fei Fang orang pandai bersilat lidah serta memiliki tipu muslihat untuk menguntungkan diri sendiri.


Sedangkan Guan Wang lebih banyak diam hanya sesekali pemuda itu menambahkan ketika Fei Fang bersemangat menyampaikan cerita pada Xu Chen meskipun cerita itu tidak berguna, gadis yang dibawanya pun sudah dilepaskan atas persetujuan dari Fei Feng, tentu karena desakan Xu Chen.


"Baiklah, sebaiknya kita berpisah sampai di sini saja! mungkin kita bisa berbincang lebih jauh lain waktu?!" Setelah sejam berlalu Xu Chen memutuskan untuk pamit karena merasa tidak bisa mendapatkan informasi mengenai Keluarga Fei lebih jauh.


Xu Chen memang saat berkomunikasi dengan Fei Fang maupun Guan Wang dirinya tanpa disadari keduanya dia mengorek beberapa informasi keluarga keduanya, terutama Fei Fang yang merupakan bagian keluarga Fei.


Tidak banyak yang Xu Chen dapatkan karena sebagian tentang keluarga Fei telah dia ketahui, begitu juga dengan Guan Wang tidak banyak informasi darinya karena dia cukup tertutup terhadap orang yang baru dikenalnya.


"Ah, iya! Apakah saudara Chen tinggal di penginapan ini?"


"Ya," Xu Chen mengangguk seraya bangkit dari tempat duduknya.


"Kalau begitu tinggalan tanpa membayar karena aku menganggapmu sebagai saudara. Dan juga datanglah di keluarga Fei jika kau mau."


Xu Chen menganggukkan kepalanya pelan, Xu Chen sebenarnya tersenyum sinis dalam hatinya, dia mengetahui Fei Fang bersihkan begitu sopan padanya sampai memanggilnya dengan sebutan saudara karena satu alasan umum yaitu kekuatan lah yang berbicara.


Memang benar Fei Fang memiliki pemahaman tentang cara kerja dunia ini, meski masih muda dia memiliki pengalaman karena merupakan anggota kelurga bangsawan.

__ADS_1


Fei Fang memperkirakan Xu Chen akan jadi orang yang begitu terhormat di masa depan karena di saat usianya masih muda sudah memiliki kemampuan yang sangat tinggi, hal itu kerena Xu Chen mampu menundukkan ketiga pengawalnya hanya dengan aura yang dimilikinya.


Keluarga Fei adalah bangsawan besar memiliki lusinan ahli termasuk orang-orang yang menjadi pengawal anggota keluarga Fei, apalagi Fei Fang yang memiliki kedudukan yang tinggi di dalam keluarga Fei yang menjadi pengawal tentu bukan orang biasa.


Melihat Xu Chen bisa menundukkan mereka dengan mudah membuat Fei Fang yakin bahwa keputusannya menjalin hubungan dengan orang seperti Xu Chen bukanlah kerugian.


"Saudara Fang begit baik! tentu aku akan berkunjung kekediaman Keluarga Fei kapan-kapan," Xu Chen memasang senyum ramah namun sebenarnya hatinya berkata lain, 'Untuk menghapus nama keluarga Fei dari dunia ini.'


Fei Fang memandangi punggung Xu Chen yang semakin menjauh sambil menghembuskan nafas lega, begitupun ketiga pengawalnya.


"Huhh, untunglah aku tidak menyinggungnya."


**


"Ya, ya, ya. Pergilah aku sudah menerima rasa terimakasihmu," Xu Chen memijat kepalanya yang terasa sakit karena seorang terus berterima padanya meski dia telah menyuruhnya untuk pergi.


Orang itu tidak lain adalah wanita yang bersama atau lebih tepatnya diseret oleh Guan Wang ketika di restoran tadi, gadis itu menyebutkan namanya sebagai Li Yue kepada Xu Chen.


Li Yue adalah seorang wanita yang berusia dua puluh tahunan parasnya cantik meski tidak menandingi Hui Yin ataupun Meng-Yu, namun cukup untuk bisa memikat hati seorang pria. Sekali lihat Xu Chen bisa mengetahui tingkat kultivasi Li Yue.


Li Yue sejak tadi bersujud di kaki Xu Chen sambil mengucapkan rasa berteriak kasih tanpa henti, Xu Chen tidak mengetahui mengapa gadis ini terus melakukan hal itu meski dia sudah menyuruhmu untuk pergi, Xu Chen mulai berpikir ada yang salah dengan otak gadis di depannya.


Li Yue sebenarnya sadar dengan tatapan Xu Chen yang mengira dia orang gila namun tidak mempermasalahkannya.


Muak dengan situasi seperti ini, Xu Chen segera melepaskan aura kematian dari tubuhnya dan mengarahkan pada Li Yue.

__ADS_1


Li Yue yang sedang bersujud terbelalak dan segera jatuh tengkurap di tanah, dia merasakan seolah gravitasi menariknya jatuh serta membuat nafasnya sesak, namun bukan hal itu yang menggangu melainkan perasaan yang takut kepada pemuda yang sedang dia tatap seolah ingin menelannya hidup-hidup.


"T-tuan... biasakan anda menarik kembali aura anda?" Li Yue berkata dengan nafas yang tersengal-sengal.


Li Yue adalah salah satu yang menyaksikan Xu Chen menundukkan tiga pengawal Fei Fang sewaktu di restoran tadi, dia sempat kebingungan dengan apa yang Xu Chen lakukan tapi kini dia mengerti alasannya.


Xu Chen terkekeh pelan sebelum menarik kembali semai aura kematian yang dia keluarkan, dia sebenernya tidak menyangkan harus membuat gadis di depannya diam dengan cara tidak biasa seperti ini, "Lagi-lagi kekerasan menentukan segalanya," pikir Xu Chen.


Butuh beberapa saat bagi Li Yue untuk menebalkan dirinya serta mengatur nafasnya yang sempat tidak beraturan, dirinya yakin jika Xu Chen tidak menarik auranya dalam beberapa detik lagi pasti dia akan kehilangan kesadaran.


"Siapa namamu?" Xu Chen memperhatikan Li Yue dari atas hingga bawah dan tidak menemukan ada yang istimewa dari gadis tersebut.


"Bukankah aku sudah mengatakannya tadi?" Li Yue menaikan alisnya.


"Seingatku kau berceloteh banyak hal tadi sampai aku tidak memperhatikan kau menyebut namamu," Xu Chen ikut menaikan alisnya, membuat Li Yue tersenyum canggung.


"Hehehe, namaku Li Yue! kau bisa memanggilku Yue'er kalau kau mau?" Li Yue berkata dengan tersebut seolah tidak ada beban dan mengharapkan Xu Chen menyebutkan dengan Yue'er.


Xu Chen sedikit kaget dengan Li Yue yang begitu percaya diri namun akhirnya Xu Chen juga memperkenalkan dirinya sebagai Xian Chen.


"Xian Chen! kalau begitu aku harus memanggilmu Chen Gege, Chenchen, atau Chen'er? ah... tidak, tidak.. itu tidak bisa kau lebih tua dariku," Li Yue menggelekan kepalnya sambil menepuk dahinya.


Sementara Xu Chen tersedak dengan nafasnya sediri saat mendengar Li Yue, Xu Chen terlihat membuka tutup mulutmu namun tidak mengatakan apa-apa, dia membiarkan imajinasi gadis di depannya menjadi liar.


"Apa aku setua itu? jelas-jelas umurku baru tujuh belas tahun dan gadis gila ini mengatakan aku lebih tua darinya, huh!" Xu Chen memegangi wajahnya.

__ADS_1


__ADS_2