Legend Of Lyan 2

Legend Of Lyan 2
Permohonan Yuna


__ADS_3

Yuna mulai masuk ke dunia gelap dalam dirinya yang berisi roh-roh yang belum bisa ke dunia baru. Dia bisa melihat ratusan ribu roh melayang di sana.


Dibanding terakhir kali, jumlah roh yang ada dalam kegelapan mulai berkurang dari beberapa bulan lalu karena sebagian besar dari mereka sudah merelakan keinginan terbesarnya demi berada di dunia baru.


Mereka semua yang ada dalam kegelapan berbentuk bola putih, membuat Yuna sulit menemukan raja suku roo. Yuna menutup matanya untuk merasakan aura dari roh yang dicarinya. Tidak butuh lama dia sudah bisa menemukannya dan menuju ke sana.


“Raja suku roo, aku akan mengabulkan keinginan terbesarmu. Mari kita buat kontrak Janji Roh.” Tanpa basa basi Yuna langsung mengutarakan maksudnya pada roh yang melayang di hadapannya.


“Setelah sekian lama menunggu, akhirnya kau akan menyerahkan Joe padaku.” Raja suku roo sudah melihat keadaan dunia luar dari dunia gelap, dia sudah tahu Joe telah ditangkap namun Yuna tidak menyerahkan pria itu padanya. “Baiklah, aku setuju.”


Yuna kemudian menutup matanya, memindahkan roh Joe yang belum terserap sepenuhnya ke dalam dunia gelap.


“Marc ….” Roh Joe memanggil nama raja suku roo.


“Sudah lama, Joe.”


Kedua roh itu bersentuhan sebelum tempat sekitar berubah menjadi terang. Yuna bisa melihat kedua roh itu berubah menjadi manusia.


Wujud Joe masih terlihat sama seperti ketika dia masih hidup, namun raja suku roo, Marc, penampilannya berubah menjadi kembali muda.


“Maafkan atas semua perlakuanku dulu, Marc.” Joe menundukkan wajahnya. “Aku sadar tidak pantas menerima permohonan maafmu, jika kau masih menaruh dendam, kau boleh membalas segala perbuatanku.”


Marc tertawa pelan. “Awalnya aku memang berniat membalas atas segala perbuatanmu. Dulu aku rasanya ingin menyiksa rohmu jika Yuna berhasil menyerapmu.”

__ADS_1


“Tapi ada satu kejadian yang membuatku berubah pikiran. Ketika Yuna berhasil menyerap semua roh dengan rohnya dan menjadi pertapa, semua roh yang ingatannya aku ambil saat menguasai ruang jiwa Yuna dulu menghilang, tapi uniknya kami jadi bisa mengintip ingatan satu sama lain.”


“Dan ketika salah satu suku yang berada di bawah komando Zemus, suku tirta diserap oleh roh Yuna, aku mengintip ingatannya.”


Marc menoleh ke arah Joe sambil tersenyum. “Aku sudah melihat kejadian sebenarnya. Kau terpaksa memperlakukanku buruk agar bisa menyelamatkanku. Kenapa kau tidak jujur saja, sialan! Aku jadi tidak perlu salah paham pada sahabatku sendiri!


“Maafkan aku, Marc.” Joe kembali menunduk dengan mata berkaca-kaca.


“Tidak perlu minta maaf! Lebih baik kita lanjutkan duel kita yang sempat terhenti ratusan tahun lalu!”


Marc menyodorkan tangannya pada Joe. “Jadi mari kita ke dunia baru!”


Joe mengusap air matanya sebelum mengenggam tangan Marc. Mereka berdua kemudian berpindah ke dunia baru.


Dia kemudian memutuskan untuk kembali dan ketika membuka mata, dia mendengar suara yang menggema di tempat tersebut yang tidak lain merupakan suara dari Hasrat Kehidupan.


“Kau berhasil menyelesaikan Janji Roh dengan baik. Sesuai janjiku, aku akan mengabulkan satu permohonanmu.”


“Aku ingin kau melepas kutukan Astaroth dari penduduk benua ini.”


“Masa hidup yang diperlukan untuk melepas kutukan iblis level tinggi adalah 3.000.000 tahun. Masa hidupmu tidak cukup.”


“Mana mungkin manusia memiliki masa hidup sebesar itu?!” Yuna terkejut dan tidak percaya masa hidup yang diperlukan untuk melepas kurukan Astaroth sebesar itu. Sementara dirinya yang telah menjadi Pertapa Semesta saja hanya memiliki masa sebesar 750.072 tahun.

__ADS_1


“Manusia yang menjadi Xora dapat memiliki masa hidup sebesar puluhan juta atau ratusan juta tahun.”


“Xora?” Yuna baru pertama kali mendengar nama itu.


“Xora adalah tingkatan para dewa dan iblis. Manusia yang telah melampaui batasan diri dapat memiliki kemampuan setara dengan mereka. Meskipun tidak memiliki masa hidup milyaran tahun seperti dewa dan iblis, manusia memiliki potensi untuk melampaui mereka dalam hal kekuatan, seperti dengan menjadi Manusia Dewa. Tanpa menjadi Xora, hanya dengan fokus menyerap partikel dewa dan iblis, manusia bisa menjadi Manusia Dewa yang melampaui dewa maupun iblis.”


Penjelasan Hasrat Kehidupan membuat Yuna akhirnya mengerti kenapa para dewa dan iblis takut kepada tiga pertapa yang sedang berusaha menjadi Manusia Dewa. Jika ada salah satu dari tiga pertapa berhasil menjadi menjadi Manusia Dewa, Yuna tidak tahu akan bagaimana nasib dunia ke depannya karena dengan kekuatan mereka saat ini tidak akan cukup untuk mengatasinya.


‘Aku harap tiga pertapa tidak akan pernah berhasil menjadi Manusia Dewa,’ batin Yuna sebelum rautnya menjadi murung karena teringat akan permohonannya yang tidak dapat dikabulkan oleh Hasrat Kehidupan.


“Apa kau tidak ingin melakukan permohonan?” tanya Hasrat Kehidupan. “Jika tidak, maka aku akan pergi.”


“Tunggu.” Yuna merasa harus meminta permohonan karena belum tentu ke depannya dia dapat bertemu dengan Hasrat Kehidupan.


“Aku ingin kau menghilangkan kutukan Malapetaka dari tubuh Lyan.” Yuna tidak terpikirkan permohonan lain selain meminta Malapetaka yang menimpa Lyan dilenyapkan. Menurut Yuna masa hidupnya akan cukup untuk membayar itu karena kutukan itu hanya berhubungan dengan para pertapa yang mengambil alih tubuh Lyan.


“Malapetaka adalah kutukan yang lahir karena seorang dewa level tinggi melakukan pengalihan. Kau membutuhkan masa hidup sebesar 750.000 tahun untuk melenyapkannya.”


“Apa?!” Amarah Yuna seketika meluap setelah mendengar fakta bahwa Malapetaka ternyata berasal dari seorang dewa. Dia tidak menyangka diam-diam ternyata selama ini ada seorang dewa yang tega melakukannya.


Yuna semakin marah karena teringat akan kematian rekan-rekannya yang disebabkan oleh kutukan ini. Dia merapatkan gigi sambil mengepal keras tangannya.


“Dewa mana yang melakukannya?!” seru Yuna dengan penuh emosi.

__ADS_1


__ADS_2