Legend Of Lyan 2

Legend Of Lyan 2
Menghancurkan Lawan


__ADS_3

“Kau muncul juga, Pertapa Rubah.” Light tersenyum tipis sambil mengusap darah yang mengalir dari sudut bibirnya.


“Kondisimu cukup buruk, Light. Sekarang istirahatlah. Biar aku yang tangani mereka.” Master Gyo yang mengambil alih tubuh Lyan tertawa kecil.


“Apa? Jadi kau Master Gyo?” Yuna sedikit terkejut.


Master Gyo mengangguk sebelum menjentikkan jarinya. Gelembung transparan tiba-tiba muncul menutupi Light, Yuna dan Youl. “Ini akan berbeda dari sebelumnya. Jika aku tidak melakukan ini, aku tidak dapat menjamin keselamatan kalian. Aku harap kau mengerti, Light.”


Light hanya diam membisu. Mengingat kondisinya sendiri yang tidak memiliki sumber kekuatan cadangan tersisa, dia tidak dapat menolak sesuatu yang dianggapnya seperti penghinaan ini.


Master Gyo sedikit menggerakkan jari telunjuknya, ketiga gelembung yang melindungi Light, Yuna dan Youl terbang perlahan ke atas.


Master Gyo menghilang dan muncul tepat di hadapan salah satu dari orang yang mengelilinginya. Dia melepas pukulan keras.


BLAAAR!!!


Orang itu terseret mundur beberapa langkah, darah segar menetes keluar dari sudut bibirnya. Sementara Master Gyo termundur dua langkah setelah melepas pukulan tersebut.


“Tidak heran melihat kalian begitu percaya diri. Menerima pukulan seorang pertapa begitu saja dan hanya mengalami sedikit cidera, benar-benar kemampuan yang mengerikan.”


Master Gyo saat ini berada di tingkat pertapa alam. Tidak sulit baginya untuk menghancurkan lawan yang berada di puncak energi langit hanya dengan satu pukulan. Namun musuh yang ada di hadapannya memiliki kemampuan mengembalikan serangan berkali-kali lipat. Kemampuan itu bahkan dapat meredam pukulan Master Gyo hingga penggunanya hanya mengalami cidera ringan.


Untungnya, kemampuan itu tidak sanggup membalikkan serangan Master Gyo. Hanya membuatnya termundur dua langkah.

__ADS_1


“Mari kita lihat apa kau dapat menerima pukulan berikutnya.” Master Gyo berjalan mendekat, berniat melepas pukulan yang lebih kuat.


Zemus yang menyaksikan tersenyum, menyadari keadaan kemungkinan akan berbalik jika dibiarkan, dia segera mengirim pesan telepati pada orang-orangnya sebelum Master Gyo mengambil tindakan. ‘Kali ini hadapi dia dengan serius.’


Mendengar perintah Zemus, ekspresi mereka yang sebelumnya datar berubah. Semuanya bergerak menyerang Master Gyo secara bersamaan.


Tidak hanya memiliki kemampuan serangan balik yang mengerikan, orang-orang itu juga memiliki kekuatan yang tidak bisa dipandang remeh. Pertapa seperti Master Gyo bahkan sedikit terpojok menghadapi badai serangan yang datang dari berbagai arah.


“Kalian bukan pertapa tetapi kemampuan kalian cukup mengagumkan. Aku akan lebih serius sekarang.” Aura di sekitar tubuh Master Gyo membesar, matanya sekilas memancarkan cahaya biru. Semua lawan terpental jauh ketika hendak menyerang dirinya.


Tanpa disadari Master Gyo sudah berada di belakang empat dari mereka. Ketika mereka hendak berbalik, Master Gyo berkata, “Mati!”


BOOOM!


Tubuh mereka seketika meledak, mereka tewas tanpa menyadari apa yang terjadi.


Mereka berniat menyerang Master Gyo dengan segenap kemampaun, namun dikejutkan oleh tubuh mereka yang tidak dapat digerakkan.


“Waktu bersenang-senang dengan kalian sudah habis. Matilah dengan tenang.” Master Gyo mengarahkan tangannya pada mereka. Kepala rubah besar yang terbentuk dari aura biru muncul di hadapan mereka sambil menggeram.


GRRR!


Raut wajah mereka seketika memucat. Master Gyo kemudian mengepal tangannya dan kepala rubah itu langsung bereaksi, melahap lima orang tanpa menyisakan apapun. Kepala rubah itu menatap satu di antara mereka yang tersisa, orang itu ketakutan sampai gemetar.

__ADS_1


“Tenang saja. Kau tidak akan berakhir seperti mereka.” Master Gyo berkata demikian sambil mendekati orang tersebut. Kepala rubah itu perlahan menghilang.


“Aku ingat wajahmu. Kau yang membuat muridku kehilangan tangannya. Maka dari itu aku membiarkanmu mati yang terakhir agar kau ketakutan menyaksikan kematian rekan-rekanmu.”


Keringat mulai jatuh membasahi pelipis orang tersebut. Rasa takutnya semakin besar ketika Master Gyo sudah berdiri di hadapannya.


“Sekarang matilah!” Master Gyo mendaratkan tamparan keras tepat mengenai puncak kepala orang tersebut, membuatnya menjadi gumpalan darah dalam sekejap.


“Dapat membunuh 10 orang terkuatku dengan mudah. Kemampuanmu tidak begitu buruk.” Zemus berkata demikian sambil mengelus janggut putihnya.


“Ya, bagaimana kalau kau mencobanya sendiri?” Master Gyo menghilang dan muncul di hadapan Zemus sambil melepas pukulan.


BLAAAR!


Master Gyo terseret mundur setelah melepas serangan. Serangannya jelas telah dikembalikan oleh lawan. Namun yang membuat Master Gyo terkejut adalah orang yang mementalkan serangannya bukanlah Zemus, melainkan orang yang sejak tadi diam di samping orang tua itu, Joe.


“Sayang sekali. Kemampuan seperti itu masih jauh dari kata cukup untuk menghadapiku.” Zemus tertawa kecil.


“Jadi kau masih memiliki boneka lain? Baiklah ini tidak akan lama.” Master Gyo mengangkat tangannya, aura berbentuk kepala rubah besar muncul, hendak melahap Joe yang berdiri di depan Zemus. Namun sebelum itu terjadi, aura berbentuk kepala rubah itu hancur dalam sekejap di hadapan pria berwajah pucat tersebut.


“Aku sebelumnya penasaran dengan sosok kepingan jiwa yang berada dalam ruang jiwa anak itu. Pertapa seperti apakah kau? Apa pertapa yang mewarisi darah iblis? Ah, ternyata ekspetasiku terlalu berlebihan. Kau hanyalah hewan buas iblis yang secara kebetulan menjadi pertapa.” Zemus menghela napas.


Master Gyo terkejut melihat Zemus mengetahui keberadaannya yang ada di dalam ruang jiwa Lyan. Lebih mengejutkannya lagi orang tua itu bahkan bisa menebak dirinya adalah mantan hewan buas iblis. “Kau… bagaimana bisa kau….”

__ADS_1


Zemus tertawa kecil sebelum menatap Master Gyo dengan tajam. “Apa kau pikir hanya dirimu saja yang pertapa?”


Setelah Zemus menyudahi pembicaraannya, Joe segera melepas aura yang besar serta mengerikan. Kekuatan pria berwajah pucat itu bahkan terus meningkat sampai pada tingkatan yang membuat Master Gyo terkejut untuk kesekian kalinya.


__ADS_2