Legenda Ninja Angin

Legenda Ninja Angin
18


__ADS_3

Tehnik Mata Temujin berasal dari keturunan medusa, ketika zaman di mana para dewa masih berkuasa, ada seorang Dewa yang sudah beristri berhubungan badan dengan pelayanya kegiatan tak senonoh mereka tertangkap basah oleh sang istri Dewa tersebut, sehingga pelayan itu di kutuk menjadi wanita berbadan setengah ular dan rambutnya di penuhi ular kecil. Tapi yang membuatnya mengerikan adalah dia jadi memiliki kelebihan unik di matanya, seseorang akan menjadi batu kalau mereka menatap langsung matanya.


Medusa menjadi geram dan murka, dia bersumpah akan membunuh makhluk ciptaan yang paling di cintai para Dewa, yaitu manusia. Tapi justru sebaliknya dia malah mencintai makhluk yang sempat dia benci, dia bertemu pemuda Tunanetra, karena pemuda tersebut buta dia menganggap medusa wanita menarik.


Sehingga meluluhkan kemarahanya menjadi cinta, karena perkawinan mereka lahirlah keturunan yang memiliki kekuatan hebat yaitu mata yang mampu membuat genjutsu tingkat tinggi dengan mudah.


***


" Namaku Joaquin! Aku Hunter Kelas S dari Benua Besi, Aku mendapatkan misi untuk menyelidiki kejadian aneh yang terjadi di Dongeon ini, Semua iblis tiba-tiba keluar seperti ketakutan dan menyerang rumah warga desa yang tidak bersalah! Tapi kalian mengganggu penyelidikanku, atas nama Joaquin Hunter yang di suruh memeriksa keamanan karna kalian mengganggu. aku akan menghukum kalian semua!!" Sambil tersenyum, seakan kemenangan sudah ada di tanganya.


" Apa-apaan Itu, itu perbuatan salah, memanfaatkan nama kesatria dan mempermainkan hukum, untuk kesenangannya sendiri! Sakuta cepat habisi dia!" Grutu Shigen, Sambil nampak wajahnya yang kesal.


Monster banteng hitam besar muncul di hadapan Sakuta, Monster tersebut membawa pemukul yang besarnya lima puluh kali lipat dari tubuh Sakuta.


Sakuta menyipitkan matanya, meyaksikan ilusi yang benar-benar hidup.

__ADS_1


" Huh... kelihatanya makin sulit saja, kekuatan matanya sangat hebat!" Sakuta menutup matanya. " Baiklah, Aku terpaksa serius."


Waktu Monster Bertanduk besar itu mencoba menyerang, Tanpa di sadari Joaquin terlempar jauh puluhan meter sampai mengenai dinding Dongeon.


Dia langsung pingsan dan tak sadarkan diri, genjutsu monster miliknya menghilang.


" Apa yang terjadi?" Salah satu pengawal Joaquin histeris melihatnya terkapar.


" Sekarang giliranku, menanyai sesuatu pada kalian semua!!" Sambil tersenyum, Shigen membuat takut bawahan Joaquin.


Setelah cukup di pahami situasinya ternyata, semua kejadian tersebut memang ulah Sakuta, para monster sekuat Kelas A keluar karena para Monster yang lebih kuat dari mereka mengambil paksa tempat persembuyian mereka, Untuk menghindari ancaman Sakuta.


Shigen yang tertawa terbahak-bahak sambil menepuk punggung Sakuta. " Kau memang Ninja Hebat Sakuta!! "


" Diam Kau! " Sakuta sedikit jengkel.

__ADS_1


Setelah cukup lama mereka berjalan, Sakuta melihat cahaya dari pintu Dongeon. Dia berlari seakan dengan semangat seakan akan bertemu sanak keluarga yang telah lama belum dia temui.


" Dasar, kurang kerjaan.... hem.. !!" Tomoe mengatakanya sambil memejamkan matanya dan membuang mukanya di hadapan Sakuta.


" Ada apa? Dengan mu Tomoe. semenjak Shigen ikut bersama kita, kau begitu dingin padaku." Tomoe mendekati Sakuta, sambil mendekatkan wajahnya.


" Diam, Kau Sakuta bodoh!!" dia membuang wajahnya lagi dari Sakuta.


" Shigen ini semua, Salahmu!!" Sambil menendang pinggang Shigen.


" Hah.. kenapa jadi salahku? "


Mereka berdua berantem seperti anak kecil.


****Buat Para Readers, yang sudah baca sejauh ini Tolong tinggalkan jempol kalian dan isi komentar Agar Author lebih semangat lagi buat Mengupdet!!

__ADS_1


TERIMA KASIH**


__ADS_2