Legenda Ninja Angin

Legenda Ninja Angin
Chapter. 66


__ADS_3

" Hah.. nyamanya! " Tomoe mendesah ke enakan setelah memasukkan tubuhnya ke dalam kolam air hangat tersebut.


Helena juga menyelumkan tubuhnya sambil bersandar di tepian kolam di samping Tomoe, "Tomoe, sepertinya aku mencurigai putri Charlot tadi!"


" Ayo laah.. sudahi dulu masalah saat ini, tubuh ku sangat pegal-pegal aku sedang menikmati surga kecil ini! " Tomoe tersenyum sambil menikmati air hangat tersebut.


" Hah.. Kau benar! uap dari kolam ini sangat banyak sekali yah!? Sampai-sampai meski aku dekat denganmu aku tidak bisa melihat wajahmu dengan jelas."


" Yah.. Terserah saja." Ketika mereka tengah asik berendam, mereka berdua terkejut karena mereka mendengar seseorang yang habis berlari kemudian dia menjeburkan diri ke kolam.


Karena tebalnya uap mereka tidak bisa melihat dimana orang tersebut.


***


" Jangan lari dari ku.. " Kecepatan Charlot membuat jantung Sakuta berdetak kencang, Sakuta tiba-tiba berbelok ke sebuah ruangan.


" Tunggu jangan masuk ruangan itu!? " Charlot kembali meneriaki Sakuta, tapi demi menyelamatkan dirinya Sakuta terus berlari dan tidak memperhatikan Charlot di belakangnya yang saat ini tengah mengejarnya.


Dia terkejut karena dirinya tiba-tiba jatuh terjebur di dalam sebuah kolam air yang hangat. Itu membuat pakaianya menjadi basah kuyup semua, yang lebih mengejutkanya lagi ruangan yang di masukinya tertutup uap tebal sehingga membuatnya tidak bisa melihat sekelilingnya.


" Tempat apa ini? " Sakuta menerawang tanganya sambil meraba-raba mencari tempat untuk di jadikan sebagai sebuah pegangan.


Tiba-tiba..

__ADS_1


Nyel.. Nyel.. ?


Dia terkejut karena tiba-tiba tangannya seperti memegangi benda lembut dan halus.


? ? ?


' Keduanya sama-sama lembut dan halus. Tapi yang sebelah sini lebih besar ' batin Sakuta.


***


Tomoe dan Helena sama-sama terkejut karena merasakan tangan nakal yang tiba-tiba meraba dan memijat-mijat hal penting dari tubuhnya.


Karena penasaran Helena mengibaskan tangannya, dan membuat uap tebal menyingkir di ruangan tersebut dan menghilang.


Sakuta langsung di tampar dan terpental cukup jauh sampai membentur ujung dinding kolam air hangat tersebut.


Charlot yang kebetulan saat itu bersamaan saat dia masuk uap itu menghilang, dan melihat Sakuta sedang menyentuh Tomoe dan Helena.


Charlot menepuk keningnya sendiri karena dia juga merasakan malu yang di rasakan Tomoe dan Helena.


" Apa kalian tidak apa-apa? aku akan membunuh orang itu! " Seru Charlot sambil mendekati Tomoe dan Helena.


" Tidak hentikan, jangan menyentuhnya kami berdua yang akan langsung mengurusnya."

__ADS_1


Tomoe dan Helena segera memakai baju mereka, dan mengangkat tubuh Sakuta ke lantai di tepi kolam air hangat tersebut.


Tomoe menyalurkan sedikit es di telapak tangan kanannya tersebut, PLAAK..


Karena dinginnya es tenaga dalam dan tamparan keras milik Tomoe, Sakuta kembali sadarkan diri.


Dia pelan-pelan membuka kedua matanya dan melihat seseorang yang dia kenali, tapi wajah mereka sedikit berbeda apalagi karena aura membunuh milik keduanya keluar bersamaan sampai merasuk ke dalam sum sum tulang milik Sakuta.


Tubuh Sakuta merinding dia segera bersujud di hadapan keduanya dan meminta maaf, saat dia melihat wajah Tomoe dan Helena dia langsung saja sadar dan mengingat apa yang terjadi tadi


" Maaf kan aku! Aku tidak sengaja tapi kalau boleh jujur tubuh kalian sangatlah lembut dan halus, aku tidak sengaja."


DEG...


Dada Tomoe dan Helena saat itu juga terasa sedikit sesak. Wajah Tomoe dan Helena tiba-tiba kembali memerah dan gemetar kecil sambil tersipu malu, jantung mereka bedua berdegup kencang sampai membuat mereka berkeringat.


" Hai, kenapa wajah kalian malah terlihat gembira? " Charlot langsung menyela agar terus melanjutkan perbincangan mereka tadi.


Wajah Charlot sedikit kesal setelah Sakuta berkata tadi, ' Awas kau! Aku tidak akan melepaskan-mu Sakuta.' Batin Charlot sambil tersenyum memandangi Sakuta yang saat ini sedang memohon-mohon pengampunan keduanya.


___


Beri dukungan Novel ini di Karyakarsa.com..

__ADS_1


__ADS_2