Legenda Ninja Angin

Legenda Ninja Angin
Benua Bukit


__ADS_3

" Akhirnya kita mendapatkan hewan buruan yang banyak hari ini!? Ini semua berkat kerja keras kalian semua."


Terlihat pria dengan tubuh yang lumayan kekar tengah bercanda gurau dengan rekan-rekan berburunya, mereka telah selesai berburu hewan seperti Rusa, Kelinci dan Ayam Hutan, di hutan yang sangat luas.


Hutan tersebut serring di tandai sebagai garis atau tanda berbatasan antara Benua Bukit dengan Benua Badai.


Hari ini, hasil buruan mereka lumayan sangat banyak sehingga waktu istirahat mereka di isi dengan sanda gurau.


" Aku belum melihat Sasaki di sini!? Apa kalian melihatnya? " ucap pria dengan tubuh yang sedikit kekar


" Mungkin dia masih berburu.. Kalau dia tau hasil kita saat ini sangat banyak, dia mungkin marah karena kita tidak mencarinya dan memberitahukan-nya.."


" Ha.. ha.. ha.. ha.. Mungkin itu sedikit lucu. Mari kita tunggu saja dia, aku ingin melihat ekspresi wajahnya."

__ADS_1


" Hei.. Kalian itu, apa tidak terlalu jahat!? "


" Yaah... Sesekali kan!? Lagian kita saat ini lagi Hoki, jadi kita bersenang-senang sedikit lah.. Enggak apa-apa kan!? "


" Sudahlah.. Aku akan mencarinya."


Pria dengan tubuh kekar itu langsung segera berdiri dan pergi untuk mencari keberadaan temanya yang masih belum berkumpul di tempat mereka semula.


Kondisi Hutan yang sangat luas membuat mereka menandai salah satu tempat sebagai tempat untuk berkumpul mereka, dari tiap bagian lokasi Hutan tersebut, karena meski mereka sudah terbiasa berburu dan berada di tengah hutan.


Beberapa penduduk Benua Bukit ada dari beberapa persen dari mereka, lebih menyukai mengasingkan diri mereka di hutan.


Mereka yang hidup mengasingkan diri di hutan sering di sebut oleh penduduk Benua Bukit yang ada di Kota sebagai para pemburu.

__ADS_1


Sebenarnya, mereka dulu juga hidup di kota dab berbaur dengan penduduk lokal lainya. Tetapi ada seorang Alkemis hebat dari Benua Bukit dulu, dengan kemampuan Nujum atau meramal yang sangat akurat dan keahlian biologi atau pengobatan kunonya yang menjadi nomer satu di masanya dulu.


Dia mengasingkan dirinya bersama beberapa muridnya di hutan, dia sengaja karena dia sangat marah. Sudah banyak dari keluarga kekaisaran Benua Bukit yang sering memanfaatkanya untuk membuat pil atau sumber daya untuk mempercepat kultifasi mereka.


Dia sebenarnya tidak mempersalahkan jika dirinya membantu anggota kekaisaran untuk bisa menjadi pendekar hebat, tapi dia sangat tidak terima jika orang yang di bantunya itu. Justru malah hendak memakai Kekuatanya tersebut untuk menyakiti orang lain.


Alhasil dia selalu di manfaatkan, oleh para tentara pemerintah atau keluarga kekaisaran dan kadang ada pula sebuah organisasi yang memintanya untuk membuat sebuah pil penyembuh yang sangat hebat.


Karena kekuatan Alkemisnya yang sangat hebat, dan dia tidak suka dengan seseorang yang memanfaatkan keahliannya tersebut untuk menyakiti orang.


Dia segera pergi berdua dengan istrinya untuk hidup di tengah hutan, atau menjauhkan dirinya dari orang-orang yang sering memanfaatkanya.


Tapi ternyata dia tidak hanya berdua saja dengan istrinya. Beberapa muridnya juga terpaksa mengikutinya karena memang mereka semua telah di ajarkan untuk tidak menyukai peperangan atau menyerang orang-orang yang lebih lemah dari pada mereka.

__ADS_1


Murid-Muridnya lebih memilih hidup bersama gurunya dan memilih untuk mengasingkan diri, dari pada mereka yang kemudian juga akan di manfaatkan oleh orang-orang yang kejam tersebut.


__ADS_2