Legenda Ninja Angin

Legenda Ninja Angin
Chapter. 53


__ADS_3

" Sakutaa.. " Tomoe berteriak kencang ketika dia bangun, Helena langsung menutup mulutnya dan mengisyaratkan dirinya untuk tetap tenang.


Tomoe terkejut ketika Helena selesai menjelaskan situasinya, mereka bertiga ternyata masuk dan tertarik ke dalam lubang hitam tersebut.


Ketika selesai tertarik lubang hitam tersebut tiba-tiba mereka jatuh dari atas langit dan jatuh terjebur ke dalam sebuah air terjun, Tomoe dan Helena langsung tak sadarkan diri karena tubuh mereka berdua terbentur sebuah batu.


Mereka berdua langsung di tangkap dan lindungi Sakuta, mereka terus di peluk Sakuta hingga ketika mereka tertarik arus deras air terjun tersebut.


Helena yang masih memiliki sedikit kesadaran dan akhirnya berhasil membuka kedua matanya dia terkejut mendapati dirinya kini hanya bersama Tomoe, ketika Helena membopong tubuh Tomoe karena masih belum sadarkan diri.


Dia hendak mencari Sakuta karena dia berpikir mungkin Sakuta masih dekat dengan mereka, ketika Helena berjalan cukup jauh sembari dirinya membopong tubuh Tomoe dan terus berjalan di hulu sungai.


Dia terkejut karena tiba-tiba entah dari mana datangnya mereka berdua terkepung puluhan wanita dengan memakai baju seperti layaknya seorang prajurit kerajaan, Helena dengan membawa Tomoe di paksa pergi mengikuti mereka dan di bawa masuk ke dalam sebuah kota yang seujung jalan nampak penduduk mereka hanya di isi seorang wanita.


Mereka berdua kemudian berakhir dengan di kurung kedalam sebuah ruangan tahanan, setelah Helena menceritakan keadaan mereka berdua.


Tiba-tiba seorang wanita dengan berpakaian layaknya seperti seorang penasihat kerajaan mengetuk besi kurungan mereka berdua, dia membuka pintu kurungan tersebut.


" Keluarlah, tuan putri ingin berbicara dengan kalian berdua! " seru wanita tersebut.

__ADS_1


Wajah Helena berubah menjadi lebih waspada, kemudian Tomoe menyentuh pundak Helena untuk tetap tenang dan berbisik ketelinganya untuk menuruti mereka dulu dan memahami lokasi mereka berdua sekarang.


***


Di tempat Sakuta berada dia ternyata di bawa seorang gadis ketika dirinya tak sadarkan diri dan terdampar di bibir sungai.


" Di mana ini? " seru Sakuta ketika dia bangun dengan wajah kebingungan, nampak seorang gadis yang asing memasuki ruangan tempat Sakuta di istirahatkan.


" Kau berada di rumahku, ini negri para wanita! Kau sepertinya bukan orang yang berasal dari benua ini?"


Wajah Sakuta berubah menjadi lebih serius, "Hm? Aku tidak percaya negri ini hanya di huni para wanita! "


" Apa maksud perkataan mu? apa kau berpikir aku ini sorang pembohong" seru gadis tersebut dengan mengangkat sedikit alisnya.


" Sekarang kau berada di benua Khalka, Negri para wanita! Kalau kau tidak percaya aku akan membawamu pergi untuk melihat orang-orang kota."


" Hm? Aku tidak menyangka aku bisa terdampar di benua yang kini hilang! "


" Apa maksudmu dengan benua yang hilang?" seru gadis tersebut dengan wajah penuh banyak dengan pertanyaan.

__ADS_1


" Baiklah, aku mungkin akan menceritakan sedikit yang aku ketahui tentang benua ini! "


Benua Khalka di hapus dari peta dunia, karena seseorang dari suatu pihak yang telah menghapus dan merubah sejarah tentang ke lima benua tersebut.


Mereka membuat sejarah dunia seakan hanya ada empat benua di dunia ini, Shigen salah satu seseorang yang menguak keberadaan benua ke lima ini yaitu benua Khalka.


Dia berhasil membaca pesan gulungan terakhir Shinobi terkuat pada masanya yaitu Oni Hanzo, orang yang berhasil mengubah sejarah dunia ini mungkin memiliki sebuah organisasi kuat yang mungkin keberadaan organisasi tersebut berada di benua Khalka dan mungkin di sembunyikan di benua ini.


" Aku memang belum pernah mendengar organisasi tersebut, karena negri para wanita, adalah negri yang paling sulit di masuki seseorang." seru wanita tersebut.


" Terus, bagaimana kalian menambah populasi hidup kalian, sedangkan disini hanya ada wanita? " tanya Sakuta dengan wajah kebingungan.


" Kami, meminum air dari sungai ibu! "


" Sungai ibu? Oh ya maaf aku kurang sopan namaku Sakuta! Aku berasal dari benua Angin!"


" Namaku Lucy, bagaimana kau bisa berada di benua Khlaka ini? "


" Sebelum aku terdampar di benua ini, aku sempat bertarung dengan makhluk yang bernama Demon! ketika kami selesai mengalahkannya... Oh iya di mana teman-temanku?"

__ADS_1


" Teman-temanmu? aku cuma hanya menemukamu di bibir sungai tadi."


Wajah Sakuta berubah panik dan khawatir, "Ketika, kami berhasil melawan para Demon itu, pintu keluar Demon tersebut menarik kami masuk dan akhirnya kami jatuh dan terdampar di benua ini."


__ADS_2