
Sakuta kemudian tiba-tiba berdiri. Seketika itu juga senyumanya langsung menghilang, Wajahnya seketika itu berubah menjadi sangat serius. "Aura ini!.. " dia kemudian bergegas pergi ke arah jendela kamarnya.
Sakuta membuka jendela kamar tersebut dan pergi meninggalkan Tomoe dan Helena tanpa membangunkan mereka berdua.
Sakuta sebenarnya tidak terlalu memikirkan kehadiran sepuluh orang yang tengah memantau dirinya di kamar tadi, tapi dia sebenarnya memikirkan sesuatu yang lain. Dia merasakan kehadiran seseorang yang sangat kuat yang jaraknya lumayan jauh dari tempatnya tersebut.
Aura yang tadi dia rasakan sangat tidak asing baginya, meski tidak tau orang ini siapa? Tapi dia sangat yakin aura ini sangat sama dengan aura Raja Dragon, yaitu Kaisar Naga Tifon.
Mata-mata yang di kirimkan Charlot langsung terkejut karena Sakuta tiba-tiba pergi dari kamarnya. " Kenapa dia pergi? Apakah laki-laki itu sudah tahu rencana putri Charlot? " Salah satu orang Charlot membuka suaranya.
" Tidak mungkin, dia mengetahui rencana putri Charlot! Tapi yang pasti kita harus mengikutinya."
" Kau benar! Sebaiknya kita membagi tugas. Lima orang mengawasi mereka berdua dan sisanya kita kejar laki-laki itu!? "
**
Di tengah pelarian-nya ,Sakuta masih menunjukan wajah yang serius dengan sedikit ketakutan tergambar jelas di wajahnya. Tapi dia juga merasa terganggu karena adanya keberadaan orang-orang Charlot yang tengah mengikuti dirinya. "Sial, mereka mengikutiku.. Aku harus menghentikan mereka semua! " Sakuta langsung menghentikan langkah kakinya.
__ADS_1
Orang-orang suruhan Charlot itu terkejut karena tiba-tiba Sakuta yang mereka kejar tengah menghadang mereka semua di jalan. " Sial, laki-laki itu menyadari kita dari tadi! Dia pasti sengaja untuk membuat kita terbagi."
Kini mereka saling berhadapan dan saling bertatapan, wajah gadis-gadis itu sedikit khawatir melihat raut wajah Sakuta yang saat ini sedang tidak biasa.
Sakuta kemudian langsung mendekati wanita-wanita tersebut. Mereka kini tengah menjadi sangat kebingungan karena harus berbuat apa? Tingkah Sakuta yang sulit mereka tebak, membuat mereka menjadi sangat panik. "Kalian sebaiknya kembali, entah rencana apa yang akan di lakukan pemimpin kalian kepada ku!? Tapi, aku serius dengan yang ku katakan saat ini! "
" Kau mengancam kami!? " para gadis tersebut mengerutkan kening mereka karena Sakuta seakan meremehkan mereka semua.
" Bukan-nya aku mengancam kalian semua. Tapi aku sekarang saat ini sedang sibuk dan ada urusan, kalau kalian memaksa untuk mengikutiku atau akan menangkap ku!? Kali ini aku akan melawan dan mungkin akan melukai kalian semua."
Gadis-gadis tersebut langsung memasang kuda-kuda bertarung mereka. " Kami tidak takut dengan gertakanmu itu! "
BUK..
BUK..
BUK..
__ADS_1
Setelah lima gadis itu telah di lumpuhkan-nya satu persatu. Sakuta tiba-tiba tidak bisa bergerak dan dia hanya bisa berdiri dan mematung untuk beberapa detik.
" Kau kejam sekali membuat mereka semua tertidur.. " Wajah Sakuta kembali berubah serius sambil mengepalkan tangan-nya dengan erat setelah mendengar suara seorang pria entah dari mana.
Dia kemudian berbalik menghadap ke arah sumber suara tadi, " Siapa kau? " tubuhnya tiba-tiba menjadi sangat berat setelah pandanganya jatuh ke arah seseorang yang kini sedang berdiri di hadapanya dengan wajah tertutup jubahnya sendiri.
Dia memakai sebuah jubah yang menutupi hampir seluruh tubuhnya, sehingga wajahnya tidak dapat Sakuta lihat. " Hei.. Kalau berkenalan itu harus sopan."
Sakuta mengerutkan dahinya setelah orang asing itu kembali berbicara, " Jadi aura ini milikmu? Bagaimana kau bisa ada di negri ini." Sakuta menyipitkan matanya sambil memasang kuda-kuda bertarungnya.
Lalu orang misterius yang kini di hadapanya malah tertawa dengan keras. " Kau pasti heran dan terkejut karena aura ku mirip seperti Raja Dragon kan? "
Sakuta terdiam beberapa saat karena dia sebenarnya mengiyakan apa yang tadi orang tersebut katakan.
___
**Pertama-tama saya meminta maaf karena tidak bisa up seperti apa yang saya sampai kan kemaren di Chapter-Chapter sebelumnya.
__ADS_1
Saya sekarang tengah sibuk ujian, saya minta doanya agar saya bisa segera lulus dan kembali aktif di Mangatoon atau Noveltoon ini.
TERIMA KASIH**..