Legenda Ninja Angin

Legenda Ninja Angin
Ch. 26 Sejarah Awal


__ADS_3

Ketika mentari lelah menyinari sang bumi, kini siang pun berganti malam. Helena di mintai Tolong Shigen untuk mencari Sakuta, hampir plosok Kota Light dia kunjungi, Helena menemukan Sakuta bersama anak-anak yatim yang di jadikan kedok untuk misi adik angkatnya.


Sakuta bersama anak-anak lain kebingungan, tapi wajah Lin Huan kini sedang panik.


" Tuan Sakuta Kenapa kau ada di sini? "


" Aku menangkap pencuri kecil, Tapi ternyata dia pencuri berhati muliya."


" Tuan, Kau tau gadis kecil bertopeng ini? " Sambil menunjuk ke arah Lin Huan.


" Aku baru mengenalnya, tentu aku mengenalinya sedikit! "


" Huh .. biar ku kasih tau padamu, Dia ini pasukan elite. Elite terbaik, Lin Huan Emely, Dia adik angkat ku salah satu Hunter Rank Kelas Negara! Peringkatnya Kelima di Benua Besi."


" Kau Begitu Muda tapi, Kekuatanmu dasyat."

__ADS_1


" Huan, Minta maaf lah kepada Tuan Sakuta ini, Dia adalah pahlawan Benua Besi saat ini."


" Huh .. Kau pasti begitu hebat kak Sakuta, bahkan kau mampu menyembunyikan aura mana mu."


" Aku memang tak memiliki mana! "


" Bagaimana kau? Itu mustahil kalau tidak memiliki mana tapi kau, kau sampai memukul mundur mereka semua." Huan mundur beberapa lagkah karena panik.


" Sudah lah, Ceritanya Cukup panjang, kita Harus bergegas! Huan kau juga ikut, Kita akan saling bertukar informasi dengan Teman Tuan Sakuta."


" Baiklah, kak Helena! Sepertinya aku tidak bisa menyamar lagi, adik-adik ku aku akan memberikan apa yang semua kalian butuhkan, Sebenarnya tugas ku telah selesai tapi kehidupan bebas bersama kalian sungguh menakjubkan."


Mereka menerima lencana Huan. Lin Huan beserta Helena dan Sakuta pamit meninggalkan anak-anak tersebut, Sakuta yang masih mencerna situasi yang aneh itu hanya bisa diam.


Setelah mereka semua berkumpul, Mereka semua duduk, Hanya Helena dan Huan yang Shigen ajak untuk pertemuan tersebut. Tapi beda halnya dengan Sakuta, dia sedang di introgasi Tomoe karena pulang bersama Helena dan Satu gadis cantik lagi yang tidak dia kenali.

__ADS_1


" Tomoe, Aku minta Maaf lain kali aku akan mengajak mu!" Tomoe masih membuang wajahnya sambil berdiri, dengan kesal.


" Nona, Kita harus cepat menyelesaikan urusan ini! "


Tomoe hanya bisa pasrah dan masih membuat wajah yang marah, dia duduk di hadapan Helena beserta Huan.


" Kakak, Wanita itu! sungguh menyeramkan." Huan berbisik pelan pada Helena, Tapi Helena langsung menegurnya untuk tidak berurusan dengan Tomoe.


" Baiklah, Aku akan menceritakan musuh kita yang sebenarnya." Shigen membuka Topeng yang selama ini dia pakai. Helena beserta Huan terkejut sambil menodongkan senjata mereka ke arah Shigen.


" Aku mengerti, Kalian bisa seperti ini, Tapi dengarkan aku dulu! atau aku beserta Sakuta, dan Tomoe akan meratakan kota kalian! "


Shigen menatap tajam ke arah Helena beserta Huan, Helena yang mengerti posisi mereka mencoba tetap tenang di hadapan Shigen.


" Kalau tidak salah kau! Shigen si Iblis Susano! "

__ADS_1


" Benar, Nona Helena! Tapi itu masa laluku, kau pun tau, bagaimana aku bisa di penjara di Dongeon itu dengan pusaka pedang penyegel milik Benua Besi, Kau bisa tanyakan langsung kepada Sakuta! dia masuk dari lantai tertas Dongeon."


Pernyataan Shigen membuat mereka tersedak dan terkejut bukan main. Mereka memang sudah menganggap Sakuta bukan orang biasa karena berhasil memukul mundur seluruh pasukan Benua Badai.


__ADS_2