Legenda Ninja Angin

Legenda Ninja Angin
Ch. 31 Shigen VS Empat Pendekar Hitam


__ADS_3

" Kalau dia memiliki kecepatan, dan pandai bertarung dengan jarak dekat! Kita harus menyerangnya dari jarak jauh." Seru salah satu dari mereka.


Meraka berpencar, dan membuat Shigen mengerutkan dahinya. Salah satu dari mereka berhasil menebak perpindahan cepat milik Shigen, Shigen langsung bereaksi cepat dan mengarah kan kunai miliknya ke arah wajah musuhnya, Tapi musuhnya juga bereaksi cepat dan lansung memblokir serangan Shigen dengan jarum sebesar katana miliknya.


Mereka berdua bertukar beberapa serangan dengan cepat dan cukup lama, Shigen menangkap tangan-nya dan secara fleksibel melompat sambil menendang tepat ke arah wajah musuh. Tapi kerah Baju Shigen tertangkap kemudian dengan cepat dia menarik dan membanting tubuh Shigen ke tanah.


Dengan cepat Shigen menghilang sebelum tubuhnya terbanting, tapi arah Shigen kembali di tebak. Salah satu dari mereka menggunakan Raiton berbentuk harimau, dia berpindah kembali mencoba untuk menghindar tiap serangan.


Tapi lagi-lagi dirinya berhasil di tebak, dengan cepat mereka menyerang Shigen menggunakan elemen Tanah, Angin, dan Petir untuk memojokan Shigen.


Di terus berpindah-pindah dengan cepat sampai dia berhasil terpukul oleh pengguna petir hitam dan tersered mundur beberapa langkah,ndengan tubuh yang terpental dia mengeluarkan Jutsu Api di sekeliling tubuhnya.

__ADS_1


Shigen menembak-kan sebuah bola api, sebesar bola basket ke arah mereka bertubi-tubi. Tapi semua itu dapat di tangkis dengan mudah oleh mereka, Tiba-tiba Shigen berpindah dengan cepat di hadapan salah satu dari musuhnya.


Dia langsung menendang tubuh salah satu dari mereka dengan keras, tapi itu justru membuat Shigen tertangkap salah satu jutsu Doton atau tanah, dia terjepit dua belah tanah yang berukuran cukup besar.


Di susul oleh Jutsu Raiton dan Futoon secara bergantian dan bertubi-tubi, dia bertahan cukup lama walaupun tubuhnya terluka dan pakaianya tersobek-sobek cukup parah karena serangan yang bertubi-tubi, dia dengan cepat kembali berpindah.


Tapi, dia kembali tidak bisa berdaya, karwna tiba-tiba dia terkunci oleh kurungan Es yang mengelilingi tubuhnya.


Dia terkejut, Shigen meretakkan giginya cukup kuat karena dia tidak menduga Es yang mengurung dirinya juga menyegel paksa kekuatan miliknya.


Sesosok satu orang yang lain keluar dari tempat persembunyianya, dia keluar dengan segel tangan sebagai bukti dia adalah orang kelima yang diam-diam mencoba melumpuhkan Shigen dari belakang.

__ADS_1


" Apa Hanya sebatas ini, orang yang membuat seluruh pasukan sekte aliran hitam kita! terpukul mundur, Mungkin mereka terlalu melebih-lebihkanya." Seru Hoa San si iblis tawa pengguna petir hitam.


" Tapi kekuatan dia cukup menarik, Apa lagi tehnik teleportasinya." Seru Racun putih pengguna senjata jarum dan ahli racun.


" Kau akan kami siksa dulu, seakan kau tak mau di lahirkan, dan kami akan memotong-motong semua tangan dan kaki mu dengan perlahan!? " Seru pengguna Doton elemen tanah.


" Tidak saudaraku, dia akan kita tusuk dengan sebuah tongkat kayu yang panjang, kemudian kita angkat tubuhnya ke atas bagai sebuah payung, sehingga darahnya mengalir ke bawah, dan dia mati perlahan setelah tubuhnya kering dan kehabisan darah!? " Seru si Setan Darah dengan tertawa.


" Ambisi kejam kalian, memang menakutkan." Ucap pelan si Salju Merah, tapi ucapannya terdengar jelas oleh mereka.


" Kalian terlalu Sombong dan merasa sudah hebat, dengan panggilan kalian dan praktik tinggi milik kalian, tapi kalian harus ingat! di atas langit masih ada langit!? " Shigen berteriak keras dan meronta-ronta mencoba untuk keluar.

__ADS_1


Tiba-tiba di tengah-tengah mereka, muncul seseorang yang membelakangi Shigen dan mencoba melindunginya.


__ADS_2