Legenda Ninja Angin

Legenda Ninja Angin
Peta 7 Dunia


__ADS_3

Helena terus berusaha membujuk Charlot agar memperbolehkan mereka bertiga melihat peta yang kini telah menjadi harta Karun negaranya, yang saat ini di pimpin olehnya.


" Baiklah apa boleh buat.. " terdapat sedikit keraguan di wajah Charlot, tapi dia harus seperti apa? Dan harus bagaimana? Sedangkan pertolongan Sakuta saat ini saja dia masih belum membalasnya pertolongannya tersebut.


Charlot menuntun mereka masuk ke arah ruangannya. " Itulah kenapa ruanganku tidak di perbolehkan masuk untuk siapapun!? "


Charlot menggeser sebuah tempat lilin yang ada di samping tempat tidurnya, tiba-tiba tempat tidur Charlot tergeser.


Seketika itu juga langsung terlihat sebuah tangga untuk memasuki ruangan persembunyianya.


Mata Sakuta, Tomoe dan Helena, tidak hanya di kejutkan oleh sebuah ruangan rahasia yang dapat di buka atau di tutup dengan canggih, tapi benda-benda dan peninggalan lainya yang bersejarah di dalam ruangan tersebut juga membuat mereka terus terkejut.

__ADS_1


" Waaww... Apa ini semua hanya putri yang dapat melihatnya? " Seru Sakuta.


" Yaahh... Mau bagaimana lagi, karena sudah menjadi kewajiban dan sebuah rahasia bagi keturunan kerajaan kami ini. Sehingga hanya aku sebagai penguasa di negri ini yang dapat melihatnya!? Tapi sekarang sudah tidak menjadi sebuah rahasia lagi He.. he.. he.. Karena aku sudah mememperlihatkanya kepada kalian ruangan ini dan benda-benda lain yang ada di dalamnya."


Charlot mengambil sebuah gulungan yang ukuranya lumayan besar. Dia mengambil sebuah papan kayu yang memang sengaja di taruh di dalam ruangan tersebut untuk melihat dan mempelajari isi peta atau pesan-pesan kuno yang ada di ruangan tersebut.


Sebuah gambar jajaran dunia bebagai alam mulai terlihat, dengan mata Temujin milik Helena dia diam-diam menyalin tulisan dan gambar tiap-tiap dunia yang terpampan di dalam peta.


Tomoe menyipitkan matanya ke arah sebuah gambar yang membuatnya sedikit penasaran, "Alam yang terdiri dari gambar gunung berapi dan gunung es ini di mana? Sepertinya aku baru melihat daerah tersebut."


" Apa jangan-jangan kelompok itu sudah memiliki pusaka yang sangat mengerikan tersebut sehingga mereka dapat mengendalikan dan memerintahkan para Demon untuk menyerang benua Bukit!? " Wajah Helena menjadi sangat serius sambil memahami keadaan mereka saat ini.

__ADS_1


" Itu akan menjadi sebuah bencana besar kalau kita tidak segera bergerak." Seru Sakuta.


" Yahh... ini jelas akan membahayakan seluruh ummat manusia beserta makhluk lainya, itulah kenapa mereka mencari kuburan dan sisa-sisa mayat Dragon atau Titan." Seru Helena.


" Apakah, perang antara Dewa, Titan dan Dragon akan kembali terjadi? "


" Itu semua masih tergantung tindakan kita.. "


Charlot tidak tau harus berbuat apa, dia juga semakin ketakutan dengan bencana besar yang mungkin akan terjadi beberapa saat lagi entah itu beberapa tahun atau beberapa bulan.


" Sebenarnya aku ingin sekali turut andil dalam rencana kalian, tapi ke adaan yang membuat aku bingung harus berbuat apa. Aku akan membantu kalian dengan sumberdaya yang ada di negri ku ini."

__ADS_1


Charlot mengambil sebuah peti besar dengan aura yang nampak jelas berhamburan ke seluruh ruangan ini.


" Negri kami memiliki sebuah pusaka kuno yang leluhur kami sengaja sembunyikan untuk bencana yang mungkin akan terjadi sebentar lagi.. Seperti saat ini!? Sebaiknya aku memberikanya kepada kalian."


__ADS_2