
Sekte Anggrek Emas merupakan sekte aliran putih terkuat saat ini, dulu sebelum melemahnya sekte aliran hitam sekte anggrek emas lah yang membuat sekte-sekte aliran hitam menahan hasrat membunuh mereka.
Sekte Anggrek Emas memiliki pendekar-pendekar kuat, salah satunya tiga God Slayer. Dan ketua sekte mereka Xiao Nian yang terkenal dengan keakuratan ramalan-nya dia merupakan pendekar yang hebat dan satu-satunya orang yang ahli nujum di Benua Badai.
Di tengah-tengah ruangan, seorang pria sepuh dengan puluhan orang di samping-nya. Menghadap ribuan orang.
" Aku mengumpulkan kalian, karena tadi malam aku bermimpi sekte kita akan hancur oleh hanya satu orang."
Para Tetua murid serta semua orang yang hadir terkejut dan mengerutkan dahi mereka, mereka tau ketua sekte mereka sangat akurat dan tepat ketika dia sudah bersuara.
" Apakah kalian? Pernah mencari masalah dengan salah satu pendekar? "
Beberapa orang mengerutkan dahi mereka.
" Aku juga melihat, masalah ini berhubungan dengan Singa Perak!? Bahkan ketua sekte Bulan Sabit Tetua Gin Longer mengirimi ku sebuah surat untuk berhati-hati dan menyerah."
Tiba-tiba salah satu orang yang berada di samping-nya, bersujud dan memohon ampun di hadapan Tetua Xiao Nian.
" Patriark, Kau tau bagaimana kemalangan ku karena Singa Perak! jadi aku melampiaskan-nya sekarang! tapi karena ketidak tahuanku aku menjebak seseorang untuk menghindari masalah dengan kekaisaran."
__ADS_1
" Aku mengerti, kita akan menyambut dia dengan baik-baik, tiga tetua Golden Orchid aku minta bantuan kalian! "
" Baik, Patriark! "
***
Sakuta sudah memasuki gerbang yang begitu besar, dia mengambil pedang kusanagi dari sarungnya.
" Namaku Sakuta Ryogo!? Aku akan mengambil!? Nyawa orang yang telah menjebak-ku!? "
Sakuta berteriak seperti orang kesetanan. Nampak keluar beberapa orang dengan mencoba mengeluarkan senyum ramah terbaiknya.
" Salah satu di antara kalian, menjebakku sehingga aku di tuduh pasukan kepengamanan telah membunuh satu keluarga bawahan terpercaya kaisar!? "
" Kita bisa bicarakan ini baik-baik, kami menyesalkan dan meminta maaf atas perlakuan salah satu dari kami."
Sakuta berdecak kecil dan meludah, dia langsung melompat ke arah Tetua Xiao Nian. Tiba-tiba di hadang seseorang dan menghentikan aksi Sakuta, Orang tersebut membawa sebuah Tombak berukir naga dan nampak mengeluarkan aura pembunuh yang cukup kuat.
Dua Orang lagi datang dan mencoba menyerang Sakuta, Sakuta langsung mundur kembali ke belakang beberapa langkah.
__ADS_1
" Kami berniat baik menyambutmu, tapi niat baik kami malah kau anggap sepeleh ."
" Yah, dia benar! Apakah kau yakin akan berbicara dengan gaya seorang pendekar terhadap kami semua? Atau kau cukup memberikan rasa hormatmu kepada kami!? "
" Yah aku ingin sambutan ala pendekar, Jika aku tidak seperti itu! mungkin kalian akan menjadikan orang lain sebagai jalan keluar masalah kalian lagi, kalian tidak akan pernah belajar untuk bertobat."
Wajah orang-orang yang memandang Sakuta kini, berubah menjadi geram.
" Masih bersikeras seperti itu, Maka apa boleh buat."
Tiga orang langsung melompat ke arah Sakuta di hadapan para Tetua dan murid-murid sekte Anggrek Emas. Mereka membawa masing-masing senjata yang berbeda, salah satunya membawa Tombak Naga Mas, Palu Wrat Hammer, Dan Kipas Fan Blade.
" Di dunia persilatan Kami Sering di sebut tiga God Slayer."
" Oh, Jadi kalian yang di sebut tiga pembunuh dewa! Apakah namaku memang sekuat itu? Hingga tanpa segan-segan aku langsung di sambut tiga God Slayer."
Mereka sebenarnya memandang rendah Sakuta, apa lagi mereka tidak merasakan aura Mana sedikitpun dari tubuh Sakuta dan menganggap Tetua mereka terlalu berlebihan. Tapi mereka tidak pernah menyepelekan ucapan Tetua mereka." Jangan Sombong.. "
Walaupun melompat dan menyerang dengan membawa sebuah palu yang besar, tapi itu tidak memperlambat gerakanya.
__ADS_1
' Menarik.. ' Sakuta bergumam, Dengan senyuman licik yang menghiasi wajahnya.